Tersandung Kasus Korupsi, Wakil Bupati Lombok Utara: Mohon Doanya...

Kompas.com - 24/09/2021, 13:31 WIB
Wakil Bupati Lombok Utara, Dani Karter Febrianto priode 2021-2026, ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi pembangunan penambahan ruang ICU dan IGD RSUD Lombok Utara, ketika itu sang wakil bupati menjabat sebagai staf ahli dan konsultan CV. Indo Mulya Web Pemkab Lombok UtaraWakil Bupati Lombok Utara, Dani Karter Febrianto priode 2021-2026, ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi pembangunan penambahan ruang ICU dan IGD RSUD Lombok Utara, ketika itu sang wakil bupati menjabat sebagai staf ahli dan konsultan CV. Indo Mulya

LOMBOK UTARA, KOMPAS.com - Wakil Bupati Lombok Utara Dani Karter Febrianto minta doa dalam menghadapi kasus dugaan korupsi pembangunan penambahan ruang ICU dan IGD RSUD Lombok Utara, tahun anggaran 2019.

"Mohon doanya, mari sama-sama menghargai dan menjalani proses ini dengan sebaik baiknya," kata Dani singkat, melalui telepon pada Kompas.com, Jumat (24/9/2021).

Dani baru 8 bulan lalu dilantik dan resmi menjabat sebagai Wakil Bupati Lombok Utara berpasangan dengan H Djohan Sjamsu, periode 2021-2026.

Baca juga: Wakil Bupati Lombok Utara Jadi Tersangka Dugaan Korupsi Pembangunan IGD dan ICU RSUD KLU

Dani dilantik di Kantor Gubernur NTB bersama lima bupati/wali kota terpilih se-Nusa Tenggara Barat, hasil pilkada serentak tahun 2020.

Mengingat masa jabatan Dani yang baru seumur jagung dari hasil pilkada serentak se-Indonesia termasuk di NTB, Ketua KPU Lombok Utara, Juraidin mengatakan, pihaknya tidak bisa memberikan komentar lebih jauh karena proses pilkada sudah dijalankan, dan tugas KPU menghantar hasil pilkada sudah selesai.

"Selian itu, status yang bersangkutan masih tersangka, belum ada kepastian hukum atas kasusnya, belum ada putusan dari pengadilan, jadi asas praduga tidak bersalah kami kedepankan," kata Juraidin.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Barat (Kejati NTB) sebelumnya menetapkan Wakil Bupati Lombok Utara Dani Karter Febrianto (DKF) sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pembangunan IGD dan ICU di Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Lombok Utara (RSUD KLU).

Baca juga: Pekan Depan, Wabup Lombok Utara Diperiksa sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Pembangunan IGD dan ICU RSUD KLU

 

"Tersangka berinisial DKF itu adalah wakil bupati Lombok Utara saat ini," ujar Dedi Irawan, juru bicara Kejati NTB saat dihubungi melalui telepon, Kamis (23/9/2021).

Saat kasus ini terjadi, Dani menjabat sebagai staf ahli dan konsultan CV Indo Mulya terkait pembangunan penambahan ruang IGD dan ICU RSUD Lombok Utara.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kelompok Zikir di Sumedang Diduga Melenceng dari Islam, Istri Disuruh Cerai dari Suami, Ini Duduk Perkaranya

Kelompok Zikir di Sumedang Diduga Melenceng dari Islam, Istri Disuruh Cerai dari Suami, Ini Duduk Perkaranya

Regional
2 LRT Jabodebek Rusak akibat Tabrakan, Dirut INKA: Setelah Investigasi Selesai, Kereta Itu Diperbaiki

2 LRT Jabodebek Rusak akibat Tabrakan, Dirut INKA: Setelah Investigasi Selesai, Kereta Itu Diperbaiki

Regional
Pura-pura ke ATM, Kopassus Gadungan Bawa Kabur Motor Warga di Semarang

Pura-pura ke ATM, Kopassus Gadungan Bawa Kabur Motor Warga di Semarang

Regional
Banyak Peziarah Buang Celana Dalam untuk Buang Sial di Gunung Sanggabuana, Ini Kata Kepala Disparbud Karawang

Banyak Peziarah Buang Celana Dalam untuk Buang Sial di Gunung Sanggabuana, Ini Kata Kepala Disparbud Karawang

Regional
Universitas Negeri Malang Mulai Kuliah Tatap Muka

Universitas Negeri Malang Mulai Kuliah Tatap Muka

Regional
Terduga Pencuri Dihakimi Warga Desa hingga Tewas, Jenazahnya Langsung Dikubur di Kaki Gunung Cikuray

Terduga Pencuri Dihakimi Warga Desa hingga Tewas, Jenazahnya Langsung Dikubur di Kaki Gunung Cikuray

Regional
Indeks Kemerdekaan Pers Jabar Peringkat 2 Se-Indonesia dari Sebelumnya Ranking 29

Indeks Kemerdekaan Pers Jabar Peringkat 2 Se-Indonesia dari Sebelumnya Ranking 29

Regional
Amarah 'Emak-emak' Saat Geruduk Kantor PDAM Cianjur, 'Tiga Bulan Air Ledeng Tersendat, Ini Gimana Susah Mandi...'

Amarah "Emak-emak" Saat Geruduk Kantor PDAM Cianjur, "Tiga Bulan Air Ledeng Tersendat, Ini Gimana Susah Mandi..."

Regional
Tabrakan LRT Jabodebek, Dirut INKA: Masinis Luka Ringan, Dirawat di RS dan Kondisinya Sadar

Tabrakan LRT Jabodebek, Dirut INKA: Masinis Luka Ringan, Dirawat di RS dan Kondisinya Sadar

Regional
Disdik Riau Kaji Penambahan Durasi PTM bagi Siswa SMA dan SMK

Disdik Riau Kaji Penambahan Durasi PTM bagi Siswa SMA dan SMK

Regional
Sosok Mahasiswa UNS Solo yang Tewas Saat Diklatsar Menwa di Mata Teman Kampus

Sosok Mahasiswa UNS Solo yang Tewas Saat Diklatsar Menwa di Mata Teman Kampus

Regional
Sosok Gilang, Mahasiswa UNS yang Diduga Tewas Saat Diklatsar Menwa

Sosok Gilang, Mahasiswa UNS yang Diduga Tewas Saat Diklatsar Menwa

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 25 Oktober 2021

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 25 Oktober 2021

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 25 Oktober 2021

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 25 Oktober 2021

Regional
Khofifah: Lebih Baik Akses KUR daripada Pinjol

Khofifah: Lebih Baik Akses KUR daripada Pinjol

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.