Pekan Depan, Wabup Lombok Utara Diperiksa sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Pembangunan IGD dan ICU RSUD KLU

Kompas.com - 24/09/2021, 05:51 WIB
Wakil Bupati Lombok Utara, Dani Karter Febrianto (DKF) akan segera diperiksa sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pembangunan penambahan ruang UGD dan ICU RSUD Lombok Utara. dok Pemkab Lombok UtaraWakil Bupati Lombok Utara, Dani Karter Febrianto (DKF) akan segera diperiksa sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pembangunan penambahan ruang UGD dan ICU RSUD Lombok Utara.

MATARAM, KOMPAS.COM - Wakil Bupati Lombok Utara Dani Karter Febrianto akan diperiksa sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pembangunan penambahan ruang UGD dan ICU RSUD Kabupaten Lombok Utara (KLU) pekan depan.

Hal tersebut disampaikan juru bicara Kejaksaan Tinggi NTB Dedi Irawan di kantor Kejati NTB, Kamis (23/9/2021) sore.

Dani sebelumnya telah diperiksa sebagai saksi atas kasus tersebut sebelum menjabat sebagai wakil bupati. 

Baca juga: Wakil Bupati Lombok Utara Jadi Tersangka Dugaan Korupsi Pembangunan IGD dan ICU RSUD KLU

"Yang bersangkutan diperiksa dengan sangat kooperatif dan tidak ada kesulitan dalam proses pemeriksaan, dan saat ini wakil bupati belum diperiksa sebagai tersangka," kata Dedi, Kamis.

Sesuai ketentuan, setelah penetapan tersangka, langkah yang dilakukan adalah pemanggilan untuk pemeriksaan, kemudian penyitaan atau penangkapan yang merupakan rangkaian dari penyidikan.

Dedi menekankan bahwa penetapan Dani sebagai tersangka tak terkait dengan jabatannya saat ini.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Jadi perbuatan pidana ini tidak terkait dengan kapasitas yang bersangkutan sebagai wakil bupati, melainkan saat tindakan pidana tersebut pada tahun anggaran 2019 selaku konsultan pengawas RSUD Kabupaten Lombok Utara," terang Dedi.

Baca juga: 3 Pemancing Tenggelam di NTB, Sempat Mengapung Pakai Jeriken, 1 Orang Masih Hilang

Sebelumnya, Dani telah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pembangunan penambahan ruang UGD dan ICU RSUD KLU yang mengakibatkan kerugian negara hingga Rp 742.757.112,79. 

Selain Dani, terdapat empat tersangka lain yakni Direktur RSUD Lombok Utara Samsul Hidayat, HZ selaku PPK RSUD Lombok Utara, MR selaku kuasa PT Batara Guru (penyedia), dan LFH Direktur CV Indo Mulya.

Dedi menegaskan tidak pandang bulu dalam penegakan hukum dan tidak ada intervensi dari siapa pun atau pihak mana pun terkait penanganan kasus ini sebagaimana yang diatur dalam Undang-undang.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Perampok Mobil Mahasiswa Diduga Anggota Polisi

Perampok Mobil Mahasiswa Diduga Anggota Polisi

Regional
Atletnya Raih Medali di Pon XX Papua, Pemkot Madiun Beri Bonus, Biaya Kuliah, hingga Pekerjaan

Atletnya Raih Medali di Pon XX Papua, Pemkot Madiun Beri Bonus, Biaya Kuliah, hingga Pekerjaan

Regional
Wali Kota Mohan: Kota Mataram Turun dari Level 2 Menjadi Level 1 PPKM...

Wali Kota Mohan: Kota Mataram Turun dari Level 2 Menjadi Level 1 PPKM...

Regional
Buntut Banteng Vs Celeng, Ketua Seknas Ganjar Indonesia Diperingatkan DPP PDI-P

Buntut Banteng Vs Celeng, Ketua Seknas Ganjar Indonesia Diperingatkan DPP PDI-P

Regional
Konflik di Lokasi Tambang Bolaang Mongondow, 1 Orang Jadi DPO

Konflik di Lokasi Tambang Bolaang Mongondow, 1 Orang Jadi DPO

Regional
Soal Rencana Beli Klub Bola Asal Garut Persigar, Ini Kata Mulan Jameela

Soal Rencana Beli Klub Bola Asal Garut Persigar, Ini Kata Mulan Jameela

Regional
Yakin Berjaya Pada Pemilu 2024, PPP Targetkan 11 Juta Suara

Yakin Berjaya Pada Pemilu 2024, PPP Targetkan 11 Juta Suara

Regional
Perdagangan Satwa Dilindungi Terbongkar, BKSDA Jatim: Pelaku Tak Kantongi Izin

Perdagangan Satwa Dilindungi Terbongkar, BKSDA Jatim: Pelaku Tak Kantongi Izin

Regional
Seorang Remaja Hilang Saat Mendaki di Gunung Andong Magelang

Seorang Remaja Hilang Saat Mendaki di Gunung Andong Magelang

Regional
Pemilik Situs Judi Online di Pekanbaru Dapat Rp 20 Juta Sehari

Pemilik Situs Judi Online di Pekanbaru Dapat Rp 20 Juta Sehari

Regional
Antisipasi Gelombang Ketiga Covid-19, Lab PCR di RSUD Kardinah Tegal Dioperasikan

Antisipasi Gelombang Ketiga Covid-19, Lab PCR di RSUD Kardinah Tegal Dioperasikan

Regional
Emil Dardak Temui Eri Cahyadi di Balai Kota Surabaya, Apa Saja yang Dibahas?

Emil Dardak Temui Eri Cahyadi di Balai Kota Surabaya, Apa Saja yang Dibahas?

Regional
Janjikan Bonus untuk Atlet PON, Gubernur NTB: Jangan Sampai Ada yang Menderita di Usia Tua

Janjikan Bonus untuk Atlet PON, Gubernur NTB: Jangan Sampai Ada yang Menderita di Usia Tua

Regional
Terkait Gempa Bali, Sandiaga Pastikan Fasilitas Wisata Tidak Terganggu

Terkait Gempa Bali, Sandiaga Pastikan Fasilitas Wisata Tidak Terganggu

Regional
Nenek di Kudus Diduga Jadi Korban Pencabulan Remaja 17 Tahun

Nenek di Kudus Diduga Jadi Korban Pencabulan Remaja 17 Tahun

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.