Bupati Sintang Sakit dan Wabup Wafat, Gubernur Kalbar Tunjuk Sekda Jadi Pelaksana Harian

Kompas.com - 21/09/2021, 11:54 WIB
Bupati Kabupaten Sintang Jarot Winarno tampat masih dalam perawatan saat menyambut kedatangan jenazah Wakil Bupati Sintang Yosep Sudiyanto di Bandara Supadio Pontianak, Kalbar, Minggu (19/9/2021). Saat ini, Gubernur Kalbar Sutarmidji telah menunjuk Sekda Sintang Yosepha Hasnah sebagai pelaksana harian. KOMPAS.COM/HENDRA CIPTABupati Kabupaten Sintang Jarot Winarno tampat masih dalam perawatan saat menyambut kedatangan jenazah Wakil Bupati Sintang Yosep Sudiyanto di Bandara Supadio Pontianak, Kalbar, Minggu (19/9/2021). Saat ini, Gubernur Kalbar Sutarmidji telah menunjuk Sekda Sintang Yosepha Hasnah sebagai pelaksana harian.

PONTIANAK, KOMPAS.com - Gubernur Kalimantan Barat Sutarmidji menugaskan Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang Yosepha Hasnah sebagai pelaksana harian (Plh) Bupati Sintang.

Penugasan tersebut tertuang dalam surat bernomor 131.61/3285/Pem-B tertanggal 20 September 2021.

“Betul, sesuai surat Gubernur Kalbar. (Bupati Jarot Winarno) Masih dalam pemulihan,” kata Bagian Prokopim Sekretariat Daerah Kabupaten Sintang, Syukur Saleh saat dihubungi, Selasa (21/9/2021).

Baca juga: Wabup Sintang Yosep Sudiyanto Wafat, Sempat Terinfeksi Covid-19 dan Dirawat di RSCM Jakarta

Surat tersebut menerangkan, berdasarkan Pasal 65 ayat (6) Undang-undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, ditegaskan bahwa apabila kepala daerah sedang menjalani masa tahanan atau berhalangan sementara dan tidak ada wakil kepala daerah, maka sekretaris daerah melaksanakan tugas sehari-hari kepala daerah.

Sebagai informasi, Bupati Sintang Jarot Winarno saat ini masih izin cuti lantaran berhalangan sementara sakit dan perawatan, sedangkan Wakil Bupati Sintang Yosep Sudiyanto wafat pada Sabtu (18/9/2021).

Berdasarkan keterangan tertulis Pemkab Sintang, Wakil Bupati Sintang Yosef Sudiyanto berobat ke Jakarta pada 8 September 2021.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Keesokan harinya, Yosep menjalani pemerikasaan rawat jalan RSCM Jakarta.

“12 September Bapak Yosef Sudiyanto masuk rawat inap, rencananya akan mendapat tindakan ablasi radiofrequency,” kata Saleh.

Baca juga: Polisi Masih Jaga Rumah Warga Ahmadiyah di Sintang

Namun, lanjut Saleh, pada 14 September, karena kondisinya mengalami perdarahan, tindakan ablasi radiofrequency ditunda.

“Karena kondisi melemah dan saturasi oksigen menurun, pada 17 September malam beliau dipindahkan ke ruang ICU dan 18 September pukul 10.58 WIB dinyatakan meninggal dunia,” terang Saleh.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

21.000 Pelajar di Pekanbaru Telah Disuntik Vaksin Covid-19 Dosis Pertama

21.000 Pelajar di Pekanbaru Telah Disuntik Vaksin Covid-19 Dosis Pertama

Regional
Seorang Warga Tewas Saat Konflik di Lokasi Tambang Bolaang Mongondow, Polisi Masih Dalami Motif Pelaku

Seorang Warga Tewas Saat Konflik di Lokasi Tambang Bolaang Mongondow, Polisi Masih Dalami Motif Pelaku

Regional
Rokok dan Minuman Beralkohol Ilegal Senilai Rp 65,8 Miliar Disita di Batam

Rokok dan Minuman Beralkohol Ilegal Senilai Rp 65,8 Miliar Disita di Batam

Regional
4 Fakta di Balik Penggerebekan Kantor Pinjol Ilegal di Yogyakarta, Pengakuan Debt Collector dan Buru Pemodal

4 Fakta di Balik Penggerebekan Kantor Pinjol Ilegal di Yogyakarta, Pengakuan Debt Collector dan Buru Pemodal

Regional
Soal Pembelajaran Tatap Muka, Pemkab Sleman Siapkan Tambahan 85 SD

Soal Pembelajaran Tatap Muka, Pemkab Sleman Siapkan Tambahan 85 SD

Regional
Vaksinasi Massal di Bukittinggi, Warga Bisa Dapat Hadiah Sepeda hingga Motor

Vaksinasi Massal di Bukittinggi, Warga Bisa Dapat Hadiah Sepeda hingga Motor

Regional
Pembudidaya Ikan Terjebak Eceng Gondok di Waduk Jatiluhur, Hasil Panen Tak Bisa Dijual

Pembudidaya Ikan Terjebak Eceng Gondok di Waduk Jatiluhur, Hasil Panen Tak Bisa Dijual

Regional
Bakal Ada Pajak untuk Penggunaan Air Tanah di Semarang

Bakal Ada Pajak untuk Penggunaan Air Tanah di Semarang

Regional
7 Tradisi Maulid Nabi di Indonesia, Ada Weh-wehan hingga Masak Nasi Suci Ulam Sari

7 Tradisi Maulid Nabi di Indonesia, Ada Weh-wehan hingga Masak Nasi Suci Ulam Sari

Regional
Antisipasi Gelombang Ketiga Covid-19, Ini Arahan Sandiaga Uno untuk Pariwisata Jabar

Antisipasi Gelombang Ketiga Covid-19, Ini Arahan Sandiaga Uno untuk Pariwisata Jabar

Regional
Istri Siri Oknum ASN Pemkab Madiun Datangi BKD, Merasa Ditelantarkan Suami dan Minta Dinikahi Sah

Istri Siri Oknum ASN Pemkab Madiun Datangi BKD, Merasa Ditelantarkan Suami dan Minta Dinikahi Sah

Regional
[POPULER NUSANTARA] Asal-usul hingga Legenda Marga Ginting | Belum Vaksin, Korban Pemerkosaan Ditolak Lapor ke Polisi

[POPULER NUSANTARA] Asal-usul hingga Legenda Marga Ginting | Belum Vaksin, Korban Pemerkosaan Ditolak Lapor ke Polisi

Regional
Minta Menkominfo Blokir PUBG, Gubernur Aceh: Agar Syariat Islam Terlaksana...

Minta Menkominfo Blokir PUBG, Gubernur Aceh: Agar Syariat Islam Terlaksana...

Regional
'Korban Disuruh Vaksin Dulu Baru Akan Diterima Laporan Dugaan Percobaan Pemerkosaan Itu'

"Korban Disuruh Vaksin Dulu Baru Akan Diterima Laporan Dugaan Percobaan Pemerkosaan Itu"

Regional
Pria Dikira Mencuri dan Dibakar hingga Tewas, Ternyata Tak Ada Warga yang Kehilangan Motor

Pria Dikira Mencuri dan Dibakar hingga Tewas, Ternyata Tak Ada Warga yang Kehilangan Motor

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.