Kompas.com - 30/08/2021, 12:54 WIB
Ilustrasi narkoba. SHUTTERSTOCKIlustrasi narkoba.

BLITAR, KOMPAS.com - Seorang petugas pemadam kebakaran (Damkar) di Blitar ditangkap polisi karena mengonsumsi dan mengedarkan sabu-sabu.

Kapolres Blitar Kota AKBP Yudhi Hery Setiawan mengatakan, Satuan Reserse Narkoba mengungkap empat kasus peredaran sabu-sabu dan obat keras jenis pil dobel L.

Dari empat kasus tersebut, ujarnya, polisi menahan lima tersangka, salah satunya adalah seorang petugas di UPT Damkar Kabupaten Blitar dengan nama inisial SPAW alias Sanca.

"Tersangka Sanca ini juga kedapatan memiliki sabu-sabu paling banyak. Dari total 30,05 gram barang bukti sabu-sabu dari 3 kasus, sebanyak 28,74 gram berasal dari Sanca," kata Yudhi pada konferensi pers, Senin (30/8/2021).

Baca juga: Kepala Dinas di Maluku Asyik Berjudi bersama Oknum Polisi, Kini Jadi Tersangka dan Ditahan

Tiga tersangka kasus sabu-sabu lainnya, ujar Yudhi, adalah HC alias Cetol, DB alias Basuki, dan YW alias Yudi dengan barang bukti sabu-sabu seberat 1,31 gram.

Yudhi mengatakan, satu kasus yang lain adalah penyalahgunaan obat keras jenis pil dobel L dengan tersangka ARS alias Preti dan barang bukti berupa 527 butir pil dobel L.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pegawai UPT Damkar

Kapolres Blitar Kota AKBP Yudhi Hery Setiawan memberikan keterangan kepada wartawan terkait pengungkapan 4 kasus narkoba, Senin (30/8/2021)KOMPAS.COM/ASIP HASANI Kapolres Blitar Kota AKBP Yudhi Hery Setiawan memberikan keterangan kepada wartawan terkait pengungkapan 4 kasus narkoba, Senin (30/8/2021)

Kasi Humas Polres Blitar Kota Iptu Ahmad Rochan mengatakan, Sanca tercatat sebagai pegawai harian lepas pada UPT Damkar, Pemkab Blitar.

Pria berusia 35 tahun itu, ujarnya, ditangkap polisi di rumahnya di wilayah Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar.

Polisi menangkap Sanca bukan hanya atas sangkaan mengonsumsi sabu-sabu tapi juga mengedarkan barang terlarang itu.

Meski menyangkal tuduhan sebagai pengedar sabu-sabu, kata Rochan, polisi memiliki bukti yang cukup untuk menyangkanya sebagai pengedar.

"Barang bukti sebanyak itu, 28,74 gram, tidak mungkin dipakai sendiri. Pasti dikemas ulang untuk dijual, apalagi di rumah tersangka juga ditemukan timbangan digital," ujarnya.

Baca juga: Terjaring OTT KPK, Bupati Probolinggo dan Anggota DPR RI Diterbangkan ke Jakarta

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Divonis Bebas Setelah Sebelumnya Dituntut karena Omeli Mantan Suami, Valencya: Tuhan Tak Tidur

Divonis Bebas Setelah Sebelumnya Dituntut karena Omeli Mantan Suami, Valencya: Tuhan Tak Tidur

Regional
10 Jalan Raya di Kota Bandung Akan Ditutup pada Malam Tahun Baru

10 Jalan Raya di Kota Bandung Akan Ditutup pada Malam Tahun Baru

Regional
Sempat Terganggu karena Pusat Data Cyber 1 Terbakar, Layanan 112 Surabaya Kini Bisa Diakses Kembali

Sempat Terganggu karena Pusat Data Cyber 1 Terbakar, Layanan 112 Surabaya Kini Bisa Diakses Kembali

Regional
8 Lokasi Ganjil Genap di Bandung Selama Akhir Tahun 2021

8 Lokasi Ganjil Genap di Bandung Selama Akhir Tahun 2021

Regional
Soal Dua Oknum Dokter Tepergok Satpol PP di Kamar Hotel, Ini Respons IDI Sinjai

Soal Dua Oknum Dokter Tepergok Satpol PP di Kamar Hotel, Ini Respons IDI Sinjai

Regional
Oktria, Gadis Disabilitas Asal Bangka yang Memukau Penonton dengan Lagu 'A Million Dreams'

Oktria, Gadis Disabilitas Asal Bangka yang Memukau Penonton dengan Lagu "A Million Dreams"

Regional
Tahanan Kasus Curanmor Melarikan Diri, Pura-pura Izin ke Toilet hingga Berkelahi dengan Petugas

Tahanan Kasus Curanmor Melarikan Diri, Pura-pura Izin ke Toilet hingga Berkelahi dengan Petugas

Regional
Tersangka Investasi Bodong di Tasikmalaya Janjikan Untung 30 Persen Tiap Pekan

Tersangka Investasi Bodong di Tasikmalaya Janjikan Untung 30 Persen Tiap Pekan

Regional
Usut Video Porno Seorang Wanita di Bandara YIA, Tim Siber Polda DIY Dilibatkan

Usut Video Porno Seorang Wanita di Bandara YIA, Tim Siber Polda DIY Dilibatkan

Regional
Jenazah Pria Tanpa Identitas Ditemukan Membusuk di Sungai Brantas Sidoarjo

Jenazah Pria Tanpa Identitas Ditemukan Membusuk di Sungai Brantas Sidoarjo

Regional
'Saya Kerja Setengah Mati, kalau Masyarakat NTT Tidak Mau Lagi, Saya Akan Berhenti Jadi Gubernur'

"Saya Kerja Setengah Mati, kalau Masyarakat NTT Tidak Mau Lagi, Saya Akan Berhenti Jadi Gubernur"

Regional
4 Fakta soal Video Tak Senonoh Seorang Wanita di Bandara YIA, Diduga Direkam di Gedung Parkir

4 Fakta soal Video Tak Senonoh Seorang Wanita di Bandara YIA, Diduga Direkam di Gedung Parkir

Regional
Pencuri Jual Motor Curian di Medsos, Ditangkap oleh Polisi yang Menyamar Jadi Pembeli

Pencuri Jual Motor Curian di Medsos, Ditangkap oleh Polisi yang Menyamar Jadi Pembeli

Regional
Proyektil Peluru Nyasar Lukai Paha Bocah di Gorontalo Diduga Milik Polisi

Proyektil Peluru Nyasar Lukai Paha Bocah di Gorontalo Diduga Milik Polisi

Regional
Adu Mulut karena Ditegur Saat Pesta Miras, Pria di Manado Ditikam Berulang Kali

Adu Mulut karena Ditegur Saat Pesta Miras, Pria di Manado Ditikam Berulang Kali

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.