Stok Vaksin Menipis, Pemkab Blitar Sudah 4 Hari Tak Gelar Vaksinasi

Kompas.com - 23/07/2021, 17:15 WIB
Ilustrasi vaksinasi. KOMPAS.com / KRISTIANTO PURNOMOIlustrasi vaksinasi.

 

Animo masyarakat ikut vaksinasi tinggi

Animo warga Kabupaten Blitar untuk mengikuti vaksinasi Covid-19 meningkat terutama sejak pemberlakuan PPKM Darurat mulai 3 Juli lalu, karena sertifikat vaksin dipersyaratkan bagi pelaku perjalanan antarwilayah.

Namun realisasi vaksinasi di Kabupaten Blitar justru merosot selama periode tersebut akibat keterbatasan jumlah stok vaksin yang ada di gudang dinkes.

Di hari pertama PPKM Darurat pada Sabtu (3/7/2021), realisasi vaksinasi masih cukup tinggi yaitu 7.808 dosis atau sasaran warga, dan menurun di angka 6 ribuan sasaran hingga Jumat (9/7/2021).

Baca juga: BIN Kepri Gelar Vaksinasi Anak, Diikuti 4.784 Pelajar Se-Batam

Selanjutnya, realisasi vaksinasi turun lagi di angka 3 ribuan dosis per hari hingga Senin (19/7/2021).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Bahkan angka realisasi terendah terjadi pada Rabu (14/7/2021) dengan 1.420 dosis.

Di hari terakhir PPKM Darurat pada Selasa (20/7/2021), pelayanan vaksinasi tidak lagi dapat dilakukan karena stok yang ada tinggal diperuntukkan bagi mereka yang harus segera mendapatkan dosis kedua vaksin Covid-19.

"Sekarang yang masih bisa berjalan tinggal vaksinasi yang diselenggarakan oleh TNI dan Polri," ujar Eko yang juga juru bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Blitar itu.

Capaian vaksinasi 31 persen

Berdasarkan pembaruan data per 20 Juli di Kabupaten Blitar, total capaian vaksinasi mencapai angka sekitar 31 persen atau 298.411 orang dari 962.297 orang yang ditargetkan. Sementara jumlah penduduk Blitar mencapai 1,3 juta jiwa.

Dari target itu, baru sekitar 4,1 persen yang sudah mendapatkan vaksinasi dosis kedua atau 39.476 orang.

Baca juga: Solo Minta Tambahan 50.000 Dosis Vaksin, Kejar Target 5.000 Per Hari

Pada kelompok lansia, vaksinasi telah menjangkau 52.312 orang atau sekitar 35 persen dari target 149.398 lansia.

Untuk kelompok rentan dan masyarakat umum, baru 24,2 persen atau 152.493 orang yang telah divaksin dari target 630.943 orang.

Capaian terendah adalah kelompok sasaran remaja yang baru terdapat 53 orang yang mendapatkan vaksinasi dari target 107.165 orang.

Kelompok sasaran tenaga medis dan petugas pelayanan publik di tahap satu program vaksinasi Covid-19 telah tercapai realisasi melebihi target sasaran.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:
Kompas.com Berita Vaksinasi

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Kita peduli, pandemi berakhir!



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Perampok Mobil Mahasiswa Diduga Anggota Polisi

Perampok Mobil Mahasiswa Diduga Anggota Polisi

Regional
Atletnya Raih Medali di Pon XX Papua, Pemkot Madiun Beri Bonus, Biaya Kuliah, hingga Pekerjaan

Atletnya Raih Medali di Pon XX Papua, Pemkot Madiun Beri Bonus, Biaya Kuliah, hingga Pekerjaan

Regional
Wali Kota Mohan: Kota Mataram Turun dari Level 2 Menjadi Level 1 PPKM...

Wali Kota Mohan: Kota Mataram Turun dari Level 2 Menjadi Level 1 PPKM...

Regional
Buntut Banteng Vs Celeng, Ketua Seknas Ganjar Indonesia Diperingatkan DPP PDI-P

Buntut Banteng Vs Celeng, Ketua Seknas Ganjar Indonesia Diperingatkan DPP PDI-P

Regional
Konflik di Lokasi Tambang Bolaang Mongondow, 1 Orang Jadi DPO

Konflik di Lokasi Tambang Bolaang Mongondow, 1 Orang Jadi DPO

Regional
Soal Rencana Beli Klub Bola Asal Garut Persigar, Ini Kata Mulan Jameela

Soal Rencana Beli Klub Bola Asal Garut Persigar, Ini Kata Mulan Jameela

Regional
Yakin Berjaya Pada Pemilu 2024, PPP Targetkan 11 Juta Suara

Yakin Berjaya Pada Pemilu 2024, PPP Targetkan 11 Juta Suara

Regional
Perdagangan Satwa Dilindungi Terbongkar, BKSDA Jatim: Pelaku Tak Kantongi Izin

Perdagangan Satwa Dilindungi Terbongkar, BKSDA Jatim: Pelaku Tak Kantongi Izin

Regional
Seorang Remaja Hilang Saat Mendaki di Gunung Andong Magelang

Seorang Remaja Hilang Saat Mendaki di Gunung Andong Magelang

Regional
Pemilik Situs Judi Online di Pekanbaru Dapat Rp 20 Juta Sehari

Pemilik Situs Judi Online di Pekanbaru Dapat Rp 20 Juta Sehari

Regional
Antisipasi Gelombang Ketiga Covid-19, Lab PCR di RSUD Kardinah Tegal Dioperasikan

Antisipasi Gelombang Ketiga Covid-19, Lab PCR di RSUD Kardinah Tegal Dioperasikan

Regional
Emil Dardak Temui Eri Cahyadi di Balai Kota Surabaya, Apa Saja yang Dibahas?

Emil Dardak Temui Eri Cahyadi di Balai Kota Surabaya, Apa Saja yang Dibahas?

Regional
Janjikan Bonus untuk Atlet PON, Gubernur NTB: Jangan Sampai Ada yang Menderita di Usia Tua

Janjikan Bonus untuk Atlet PON, Gubernur NTB: Jangan Sampai Ada yang Menderita di Usia Tua

Regional
Terkait Gempa Bali, Sandiaga Pastikan Fasilitas Wisata Tidak Terganggu

Terkait Gempa Bali, Sandiaga Pastikan Fasilitas Wisata Tidak Terganggu

Regional
Nenek di Kudus Diduga Jadi Korban Pencabulan Remaja 17 Tahun

Nenek di Kudus Diduga Jadi Korban Pencabulan Remaja 17 Tahun

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.