Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kematian Covid-19 Tinggi hingga Petugas Kewalahan, Bupati Purbalingga Minta Tiap Desa Bentuk Tim Pengubur Jenazah

Kompas.com - 19/07/2021, 16:39 WIB
Iqbal Fahmi,
Khairina

Tim Redaksi

PURBALINGGA, KOMPAS.com- Jumlah korban meninggal akibat virus corona (Covid-19) di Kabupaten Purbalingga kian hari kian bertambah.

Hingga Senin (19/7/2021), jumlah korban meninggal menembus angka 535 orang.

Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi mengatakan, tingginya jumlah kematian membuat petugas pengubur jenazah dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kewalahan.

Pasalnya dalam sehari, petugas harus wara-wiri melakukan penguburan di pelosok daerah hingga tengah malam.

Baca juga: Ganjar Minta Warga Jateng Shalat Idul Adha di Rumah Masing-masing

Untuk itu, Dyah meminta kepada masing-masing desa untuk membentuk petugas pemulasaran dan pemakaman jenazah Covid-19 sendiri.

“Petugas nantinya mendapatkan pelatihan dari BPBD dan Puskesmas sehingga terkaitan pemulasaran dan pemakaman tetap tidak terhambat dan sesuai protokol kesehatan,” katanya.

Sementara itu, Pemkab Purbalingga masih menunggu keputusan pusat terkait Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.

Dyah mengaku sudah mempersiapkan skenario pemberian Jaring Pengaman Sosial (JPS) jika nanti PPKM Darurat diperpanjang.

“Pemkab Purbalingga sudah mempersiapkan skenario pemberian Jaring Pengaman Sosial (JPS) bagi komunitas atau masyarakat yang terdampak Covid-19,” katanya.

Baca juga: Guru di Sleman Relakan Sapi Kesayangan Anaknya Dibeli Jokowi untuk Dikurbankan

Seperti yang diketahui per 18 Juli 2021 kasus aktif Covid-19 di Kabupaten Purbalingga mencapai 3063 orang.

Sebanyak 2846 orang pasien di antaranya menjalani isolasi mandiri, dan 217 pasien dirawat di beberapa rumah sakit di Purbalingga.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Sempat Kabur, Ayah yang Bunuh Anaknya di Banten Ditangkap

Sempat Kabur, Ayah yang Bunuh Anaknya di Banten Ditangkap

Regional
Kapolda Kalbar Perintahkan Penyidikan Judi Online, termasuk di Internal Kepolisian

Kapolda Kalbar Perintahkan Penyidikan Judi Online, termasuk di Internal Kepolisian

Regional
Mengintip 'Grebeg' Besar Keraton Solo, Dua Gunungan Habis Jadi Rebutan Warga

Mengintip "Grebeg" Besar Keraton Solo, Dua Gunungan Habis Jadi Rebutan Warga

Regional
Seorang Pemuda Dibunuh Preman, Mayatnya Dimasukkan ke Sumur

Seorang Pemuda Dibunuh Preman, Mayatnya Dimasukkan ke Sumur

Regional
Kronologi Warga Pingsan Ditendang Sapi Kurban di Lampung, Berawal Suara Motor

Kronologi Warga Pingsan Ditendang Sapi Kurban di Lampung, Berawal Suara Motor

Regional
Prakiraan Cuaca Manado Hari Ini Selasa 18 Juni 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Petir

Prakiraan Cuaca Manado Hari Ini Selasa 18 Juni 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Petir

Regional
TNI Sebut Warga Bibida Sempat Mengungsi Buntut Teror KKB di Paniai

TNI Sebut Warga Bibida Sempat Mengungsi Buntut Teror KKB di Paniai

Regional
Berduel pada Hari Idul Adha, 1 Orang Tewas dan 1 Kritis

Berduel pada Hari Idul Adha, 1 Orang Tewas dan 1 Kritis

Regional
Gempa Erupsi Gunung Lewotobi Meningkat, Ini Penjelasan PVMBG

Gempa Erupsi Gunung Lewotobi Meningkat, Ini Penjelasan PVMBG

Regional
Hindari Plastik, Pembagian Daging Kurban di Purworejo Pakai Daun Jati dan Besek

Hindari Plastik, Pembagian Daging Kurban di Purworejo Pakai Daun Jati dan Besek

Regional
Ayah Bunuh Anak Balitanya Saat Tidur di Serang Banten

Ayah Bunuh Anak Balitanya Saat Tidur di Serang Banten

Regional
50 TKI Ilegal dari NTT Meninggal di Luar Negeri dalam 6 Bulan, Sebagian Diduga Dibunuh

50 TKI Ilegal dari NTT Meninggal di Luar Negeri dalam 6 Bulan, Sebagian Diduga Dibunuh

Regional
Ingin Punya Motor CBR, Pria di Lampung Begal Temannya Sendiri

Ingin Punya Motor CBR, Pria di Lampung Begal Temannya Sendiri

Regional
Prakiraan Cuaca Pekanbaru Hari Ini Selasa 18 Juni 2024, dan Besok : Siang ini Cerah Berawan

Prakiraan Cuaca Pekanbaru Hari Ini Selasa 18 Juni 2024, dan Besok : Siang ini Cerah Berawan

Regional
Pekerja Tambang Emas di Dompu Temukan Benda Diduga Tengkorak dan Tulang Manusia

Pekerja Tambang Emas di Dompu Temukan Benda Diduga Tengkorak dan Tulang Manusia

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com