Remaja 17 Tahun Asal Jatim Ditangkap Petugas Bandara Syamsuddin Noor karena Palsukan Surat Rapid Test Antigen

Kompas.com - 22/06/2021, 17:22 WIB
Ilustrasi rapid test antigen(SHUTTERSTOCK) KOMPAS.com/MUHAMMAD NAUFALIlustrasi rapid test antigen(SHUTTERSTOCK)

KOMPAS.com - Palsukan surat rapid test antigen, seorang remaja 17 tahun asal Gresik, Jawa Timur, berinisial TAM, diamankan petugas Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Minggu (20/6/2021).

Atas perbuatannya, pelaku terpaksa berurusan dengan pihak kepolisian.

Kepada polisi, pelaku mengaku memalsukan surat tersebut dengan cara mengeditnya melalui ponselnya setelah meniru surat rapid test antigen milik kakaknya.

"Pelaku membuat surat antigen palsu tersebut dengan mengedit melalui ponsel miliknya," kata Kapolsek Banjarbaru Kompol Andri Hutagalung dalam keterangan yang diterima, Selasa (22/6/2021).

Baca juga: Kronologi Warung Milik Hadi Diobrak-abrik 9 Preman Bersenjata Tajam, Polisi Turun Tangan

Surat itu, lanjut Andri, hendak digunakan untuk keberangkatan menggunakan pesawat Lion Air dengan tujuan Surabaya pada pukul 16.45 Wita.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Namun, saat dlikakukan pemeriksaan oleh petugas bandara ternyata surat itu palsu.

Baca juga: Palsukan Surat Rapid Test Antigen, Warga Gresik Ini Harus Berurusan dengan Polisi

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Puting Beliung di Bandar Lampung, Atap Seng dan Baliho Beterbangan

Puting Beliung di Bandar Lampung, Atap Seng dan Baliho Beterbangan

Regional
19 Hari Bertugas, Ini Cerita Digma, Mahasiswa Relawan Swab yang Meninggal karena Covid-19

19 Hari Bertugas, Ini Cerita Digma, Mahasiswa Relawan Swab yang Meninggal karena Covid-19

Regional
Tanggapan Ridwan Kamil soal Rp 600 Juta untuk Sewa Helikopter

Tanggapan Ridwan Kamil soal Rp 600 Juta untuk Sewa Helikopter

Regional
Kerusakan Mesin Produksi Perusahaan Pemasok Sempat Buat Kaltim Kekurangan 15 Ton Oksigen

Kerusakan Mesin Produksi Perusahaan Pemasok Sempat Buat Kaltim Kekurangan 15 Ton Oksigen

Regional
Kondisi Ketua Akar Jabar yang Mencoba Bunuh Diri di Depan Balai Kota Bandung

Kondisi Ketua Akar Jabar yang Mencoba Bunuh Diri di Depan Balai Kota Bandung

Regional
Terlibat Tarung Bebas di Jalanan Kota Makassar, 8 Remaja Ditangkap

Terlibat Tarung Bebas di Jalanan Kota Makassar, 8 Remaja Ditangkap

Regional
Gempa M 3,6 Guncang Buleleng Bali, Tak Berpotensi Tsunami, Warga Panik dan Berlarian

Gempa M 3,6 Guncang Buleleng Bali, Tak Berpotensi Tsunami, Warga Panik dan Berlarian

Regional
Ayah Apriyani Rahayu Ketiban Untung, Dapat Rp 100 Juta dan Rumah Usai Anaknya Sukses di Olimpiade

Ayah Apriyani Rahayu Ketiban Untung, Dapat Rp 100 Juta dan Rumah Usai Anaknya Sukses di Olimpiade

Regional
Kepsek dan Bendahara di Manggarai Ditahan, Korupsi Dana BOS Rp 839 Juta dengan Modus Kegiatan Fiktif

Kepsek dan Bendahara di Manggarai Ditahan, Korupsi Dana BOS Rp 839 Juta dengan Modus Kegiatan Fiktif

Regional
Kuota Vaksin Minim, Bupati Magetan: Begitu Datang Kami Segera Habiskan

Kuota Vaksin Minim, Bupati Magetan: Begitu Datang Kami Segera Habiskan

Regional
Penyekatan di Perbatasan Aceh dan Sumut Tetap Berlaku

Penyekatan di Perbatasan Aceh dan Sumut Tetap Berlaku

Regional
Sehari Sebelum Tewas, Remaja Ini Tulis Status 'RIP' di Medsos

Sehari Sebelum Tewas, Remaja Ini Tulis Status "RIP" di Medsos

Regional
Temukan Beras Bansos Berkutu Saat Sidak, Emil: Segera Ganti

Temukan Beras Bansos Berkutu Saat Sidak, Emil: Segera Ganti

Regional
150 Anak di DI Yogyakarta Kehilangan Orangtuanya karena Covid-19

150 Anak di DI Yogyakarta Kehilangan Orangtuanya karena Covid-19

Regional
Pelajar SMA di Madiun Divaksin, Wali Kota: Covid-19 Tak Kenal Umur, Vaksin Harus Segera, Termasuk Remaja

Pelajar SMA di Madiun Divaksin, Wali Kota: Covid-19 Tak Kenal Umur, Vaksin Harus Segera, Termasuk Remaja

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X