Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 02/05/2021, 16:16 WIB

KOMPAS.com - Seorang lurah di Kota Solo diduga melakukan pungutan liar (pungli) bermodus sedekah dan zakat fitrah kepada warganya.

Soal kasus pungli ini, Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka berpesan kepada lurah dan camat di Solo supaya membuang jauh pola pikir tersebut.

Gibran juga mengatakan, agar kejadian serupa tidak terulang, ia bakal memeriksa kelurahan-kelurahan lain di Solo.

"Ini mau saya cek lagi. Kalau sudah ada satu seperti ini biasanya kelurahan lain akan bersuara. Jangan harap lurah-lurah, camat punya mindset seperti ini. Kita itu pelayan publik harusnya tidak seperti ini," ungkapnya.

Dia juga meminta agar tradisi seperti ini jangan diteruskan.

"Yang namanya tradisi-tradisi jelek seperti ini tidak boleh diteruskan. Sekali lagi ya, kita membiasakan untuk sesuatu yang benar. Jangan membenarkan sesuatu yang sudah biasa. Tradisi pungli kok dibiarkan. Ini tidak bisa. Harus dipotong tidak boleh seperti itu," tuturnya.

Baca juga: Gibran Turun Langsung Kembalikan Uang Hasil Pungli Bermodus Zakat


Kembalikan hasil pungli

Uang hasil pungutan liar (pungli) bermodus sedekah dan zakat fitrah yang diduga dilakukan Lurah Gajahan, dikembalikan oleh Gibran. 

Didampingi Camat Pasar Kliwon Ari Dwi Daryatmo, Gibran turun langsung ke pemilik toko yang menjadi korban pungli.

"Ada 145 toko yang dimintain uang dengan jumlah total Rp 11,5 juta. Hari ini uangnya dikembalikan satu per satu," ujarnya di saat ditemui di alah satu toko di kawasan Jalan Dr. Radjiman, Solo, Jawa Tengah, Minggu (2/5/2021).

Para pemilik toko memberikan sumbangan sebesar Rp 50.000 hingga Rp 100.000.

Baca juga: Lurah di Solo Diduga Terlibat Pungli Belasan Juta Bermodus Zakat, Camat: Kembalikan Semua ke Warga

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman:
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kekesalan Warga Bakar Hotel di Lombok Timur, Tak Bisa Jemur Rumput Laut karena Akses Jalan Terhalang Tembok

Kekesalan Warga Bakar Hotel di Lombok Timur, Tak Bisa Jemur Rumput Laut karena Akses Jalan Terhalang Tembok

Regional
Lagi, Konflik Harimau dan Manusia Terjadi di Hutan Aceh Selatan, 2 Petani Luka Parah

Lagi, Konflik Harimau dan Manusia Terjadi di Hutan Aceh Selatan, 2 Petani Luka Parah

Regional
7 Pelaku Pemicu Bentrok di Tual Dintangkap, Polda Maluku: Sudah Jadi Tersangka

7 Pelaku Pemicu Bentrok di Tual Dintangkap, Polda Maluku: Sudah Jadi Tersangka

Regional
Tawuran Pelajar Berdarah di Lhokseumawe Aceh, 3 Orang Jadi Tersangka

Tawuran Pelajar Berdarah di Lhokseumawe Aceh, 3 Orang Jadi Tersangka

Regional
Kecelakaan Tunggal Innova Reborn di Lombok Tengah, 2 Orang Meninggal, 3 Terluka

Kecelakaan Tunggal Innova Reborn di Lombok Tengah, 2 Orang Meninggal, 3 Terluka

Regional
Gegara Uang Rp 460.000, Perempuan di Kalsel Dianiaya hingga Luka-luka

Gegara Uang Rp 460.000, Perempuan di Kalsel Dianiaya hingga Luka-luka

Regional
Bertemu Anies, Tokoh Agama di Bima Cerita Pernah Cium Tangan AR Baswedan

Bertemu Anies, Tokoh Agama di Bima Cerita Pernah Cium Tangan AR Baswedan

Regional
Soal Pilpres 2024, SBY: Nanti Saja, Saya Pelukis Saja

Soal Pilpres 2024, SBY: Nanti Saja, Saya Pelukis Saja

Regional
Pembunuh Pria dengan Luka Bacok di Pinggir Jalan Pontianak Mulai Terkuak, Polisi Buru Pelaku

Pembunuh Pria dengan Luka Bacok di Pinggir Jalan Pontianak Mulai Terkuak, Polisi Buru Pelaku

Regional
Wali Kota Semarang Ungkap Pesan Khusus dari Megawati

Wali Kota Semarang Ungkap Pesan Khusus dari Megawati

Regional
3 Polisi Terluka Saat Lerai Bentrok Warga di Tual

3 Polisi Terluka Saat Lerai Bentrok Warga di Tual

Regional
Jalur Simpang Beutong Laweung-Padang Tiji Aceh Masih Ambles, Macet Mengular 2 Km

Jalur Simpang Beutong Laweung-Padang Tiji Aceh Masih Ambles, Macet Mengular 2 Km

Regional
Bentrok Warga di Kota Tual, 13 Orang Terluka, Sejumlah Rumah Dibakar

Bentrok Warga di Kota Tual, 13 Orang Terluka, Sejumlah Rumah Dibakar

Regional
Tembak Warga Diduga Mencuri Sawit, 2 Polisi di Lampung Diperiksa Intensif

Tembak Warga Diduga Mencuri Sawit, 2 Polisi di Lampung Diperiksa Intensif

Regional
Kasus Kematian Anak akibat DBD di Bima Bertambah Jadi 12 Orang

Kasus Kematian Anak akibat DBD di Bima Bertambah Jadi 12 Orang

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.