Senyum Ratusan Tukang Becak Saat Terima Santunan Ramadhan, Tusiyo: Cari Rezeki Itu Susah

Kompas.com - 30/04/2021, 12:29 WIB
Penyaluran santunan pada tukang becak di Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta. Tukang becak salah satu dari 18 kelompok sasaran penerima santunan dari Basnaz Kulon Progo. Ini merupakan program tahunan Pemkab Kulon Progo bersama Baznas. DOKUMEN WARGAPenyaluran santunan pada tukang becak di Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta. Tukang becak salah satu dari 18 kelompok sasaran penerima santunan dari Basnaz Kulon Progo. Ini merupakan program tahunan Pemkab Kulon Progo bersama Baznas.

 

KULON PROGO, KOMPAS.com -Senyum menggantung di ujung bibir ratusan pengayuh becak di Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta. Pasalnya, mereka menerima santunan pada bulan Ramadhan.

Salah satu di antara mereka adalah Tusiyo (62) asal Kalurahan Giripeni, Kapanewon Wates.

Tusiyo mengungkapkan, santunan terasa berarti di tengah sulitnya mencari rezeki semasa pandemi Covid-19. Santunan menjadi berkah tersendiri baginya.

“Kami berterima kasih mendapat bantuan. Semoga memberi manfaat anak dan keluarga saya,” kata Tusiyo saat menghadiri acara pemberian santunan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) di depan rumah dinas Bupati Kulon Progo, Kamis (29/4/2021).

Baca juga: Walau Terdampak Covid-19, Perusahaan Tetap Wajib Bayar THR Tepat Waktu, atau Kena Denda 5 Persen

Tusiyo menggambarkan bagaimana penghasilan lewat becak sekarang berkurang, dari biasanya memperoleh Rp 50.000 per hari jadi Rp 20.000-30.000 per hari.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kadang, tidak dapat sama sekali. Padahal, kata dia, dirinya harus menghidupi anak-anaknya yang masih SD.

Beruntung ia masih punya sampingan sebagai penggarap lahan tani, juga beberapa bantuan seperti santunan melalui Baznas.

“Berat. Mencari rezeki itu susah,” kata Tusiyo.

Tusiyo satu dari ratusan tukang becak di Kulon Progo yang menerima santunan pada Bulan Ramadhan. Ini merupakan kegiatan rutin Pemerintah Kabupaten Kulon Progo bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kulon Progo setiap tahun.

Ketua Baznas Kulon Progo Abdul Madjid mengungkapkan, penyaluran santunan seperti ini rutin dilaksanakan setiap tahun. Kali ini, ada 18 kelompok sasaran penerima santunan, di mana tukang becak adalah salah satu kelompok penerima itu.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Syarat dan Cara Daftar Vaksinasi Covid-19 Gratis untuk Usia 18 Tahun ke Atas di Kalbar

Syarat dan Cara Daftar Vaksinasi Covid-19 Gratis untuk Usia 18 Tahun ke Atas di Kalbar

Regional
Lonjakan 201 Kasus Positif Covid-19 di Kulon Progo, Gara-gara Jenguk Tetangga Sakit hingga Hajatan Pernikahan

Lonjakan 201 Kasus Positif Covid-19 di Kulon Progo, Gara-gara Jenguk Tetangga Sakit hingga Hajatan Pernikahan

Regional
Suami Tikam Istri hingga Tewas, Pelaku Terancam 20 Tahun Penjara

Suami Tikam Istri hingga Tewas, Pelaku Terancam 20 Tahun Penjara

Regional
16 Warga Sebuah Kelurahan Positif Covid-19 Usai Wisata ke Pangandaran, Akses Jalan Ditutup

16 Warga Sebuah Kelurahan Positif Covid-19 Usai Wisata ke Pangandaran, Akses Jalan Ditutup

Regional
Polisi Tangkap Pria yang Aniaya Neneknya hingga Terluka Setelah Diberi Uang Rp 25.000

Polisi Tangkap Pria yang Aniaya Neneknya hingga Terluka Setelah Diberi Uang Rp 25.000

Regional
Pusat Perbelanjaan di Pangkalpinang Gelar Vaksinasi Massal Selama 40 Hari, Ini Ketentuannya...

Pusat Perbelanjaan di Pangkalpinang Gelar Vaksinasi Massal Selama 40 Hari, Ini Ketentuannya...

Regional
Pembunuhan Pemred di Sumut, AJI Medan Sebut Korban Dikenal Kritis Kawal Kasus Kriminal

Pembunuhan Pemred di Sumut, AJI Medan Sebut Korban Dikenal Kritis Kawal Kasus Kriminal

Regional
Penjaga Pintu Air Hilang Diterkam Buaya, Saksi Temukan Bekas Cakaran di Tanah

Penjaga Pintu Air Hilang Diterkam Buaya, Saksi Temukan Bekas Cakaran di Tanah

Regional
Penjaga Pintu Air Hilang Diseret Buaya di Belitung Timur, Ini Faktanya

Penjaga Pintu Air Hilang Diseret Buaya di Belitung Timur, Ini Faktanya

Regional
Cekcok Masalah Rumah Tangga, Suami Tikam Istri dengan Keris hingga Tewas

Cekcok Masalah Rumah Tangga, Suami Tikam Istri dengan Keris hingga Tewas

Regional
Klaster Perkantoran Dinas Pariwisata Kulon Progo, 45 Kasus dari Penularan Pegawai ke Keluarga

Klaster Perkantoran Dinas Pariwisata Kulon Progo, 45 Kasus dari Penularan Pegawai ke Keluarga

Regional
Pria Ini Tega Aniaya Neneknya Setelah Diberi Uang Rp 25.000 untuk Beli Obat Cacing, Begini Kronologinya

Pria Ini Tega Aniaya Neneknya Setelah Diberi Uang Rp 25.000 untuk Beli Obat Cacing, Begini Kronologinya

Regional
Buat Karcis Sendiri, Sejumlah Juru Parkir Liar di Lombok Diciduk Polisi

Buat Karcis Sendiri, Sejumlah Juru Parkir Liar di Lombok Diciduk Polisi

Regional
Pemred Media Online yang Tewas Ditembak OTK Disebut Kerap Memberitakan Kasus Kejahatan

Pemred Media Online yang Tewas Ditembak OTK Disebut Kerap Memberitakan Kasus Kejahatan

Regional
2 Warga Tewas Terseret Arus Irigasi Saat Kerja Bakti, 1 Orang Terluka

2 Warga Tewas Terseret Arus Irigasi Saat Kerja Bakti, 1 Orang Terluka

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X