Diduga Masalah Sengketa Lahan, Satu Keluarga di Lombok Tengah Bentrok

Kompas.com - 14/04/2021, 17:45 WIB
Ilustrasi penganiayaan ShutterstockIlustrasi penganiayaan

LOMBOK TENGAH, KOMPAS.com - Dua kelompok keluarga di Desa Landah, Kecamatan Praya Timur, Kabupaten Lombok Tengah, terlibat bentrok, Selasa (13/4/2021) malam.

Kapolres Lombok Tengah AKBP Esty Setyo Nugroho, menyampaikan, peristiwa bentrok atau perkelahian antara dua kelompok keluarga dipicu karena permasalahan sengketa lahan yang sudah cukup lama.

"Kejadian tadi malam itu bukan penyerangan atau perang kampung, ini murni masalah sengketa lahan karena kedua belah pihak masih ada hubungan keluarga," kata Esty, dalam keterangan tertulisnya kepada Kompas.com, Rabu (14/4/2021).

Baca juga: Cara Agustinus Menanam Porang, Pernah Belajar ke Jepang, hingga Dapat Rp 50 Juta dari Panen

Esty menuturkan, salah seorang pelaku berinisial AW yang berada dari pihak selatan, sebelum kejadian, sempat melakukan kebut-kebutan menggunakan sepeda motor sambil teriak-teriak, sehingga memancing pihak utara untuk keluar.

Mengetahui pihak utara yang keluar ke jalan, membuat pihak dari selatan merespons balik dan keluar sambil membawa senjata tajam dan melakukan pelemparan.

Akibatnya kejadian tersebut, setidaknya ada sepuluhan orang mengalami luka-luka.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Akibat kejadian itu, sekitar 10 orang dari pihak selatan maupun utara yang menjadi korban dan mengalami luka-luka ringan," kata Esty.

Baca juga: Organda Jatim Masih Berharap Pemerintah Mengubah Kebijakan Larangan Operasi Semua Moda Transportasi Saat Lebaran

Esty menyamapaikan, pihaknya telah beberapa kali melakukan upaya perdamaian antara keduanya, namun sampai saat ini belum ada titik temu.

Esty mengimbau agar kedua belah pihak tidak saling memprovokasi yang bisa mengakibatkan kerugian dan pelanggaran hukum.

"Saya berharap kedua belah pihak tidak saling memprovokasi kembali dan tidak melakukan tindakan yang mengarah kepada pelanggaran hukum," kata Esty.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Luhut Minta Target Vaksinasi Covid-19 di Daerah !0.000-20.000 Dosis Per Hari

Luhut Minta Target Vaksinasi Covid-19 di Daerah !0.000-20.000 Dosis Per Hari

Regional
Vaksin Booster untuk Nakes, Dinkes Banyumas: Belum Ada Petunjuk

Vaksin Booster untuk Nakes, Dinkes Banyumas: Belum Ada Petunjuk

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 5 Agustus 2021

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 5 Agustus 2021

Regional
Kapolda Sumsel: Mohon Maaf, Ini Terjadi atas Ketidakhati-hatian Saya

Kapolda Sumsel: Mohon Maaf, Ini Terjadi atas Ketidakhati-hatian Saya

Regional
Kadinkes Sumsel Orang Pertama yang Hubungi Kapolda Terkait Sumbangan Rp 2 Triliun Akidi Tio

Kadinkes Sumsel Orang Pertama yang Hubungi Kapolda Terkait Sumbangan Rp 2 Triliun Akidi Tio

Regional
Petani Asal Klaten Kembalikan BST ke Ganjar: 'Wong' Sudah, Kok Dapat Lagi

Petani Asal Klaten Kembalikan BST ke Ganjar: "Wong" Sudah, Kok Dapat Lagi

Regional
Cerita Petani Hidroponik Terancam Gulung Tikar akibat Pandemi, Terbantu Penjualan Online

Cerita Petani Hidroponik Terancam Gulung Tikar akibat Pandemi, Terbantu Penjualan Online

Regional
Penuh Haru, Vino yang Yatim Piatu Akibat Covid-19 Ungkap Hal Ini ke Paman

Penuh Haru, Vino yang Yatim Piatu Akibat Covid-19 Ungkap Hal Ini ke Paman

Regional
Diduga Korupsi Dana Upacara Adat Rp 1 Miliar, Pejabat Disbud Kota Denpasar Jadi Tersangka

Diduga Korupsi Dana Upacara Adat Rp 1 Miliar, Pejabat Disbud Kota Denpasar Jadi Tersangka

Regional
Kronologi Pembunuhan Nakes di Banjarbaru Kalsel, Polisi Sebut Sudah Direncanakan

Kronologi Pembunuhan Nakes di Banjarbaru Kalsel, Polisi Sebut Sudah Direncanakan

Regional
Bertahan di Tengah Pandemi, PT Kahatex Tak PHK 55.000 Karyawannya

Bertahan di Tengah Pandemi, PT Kahatex Tak PHK 55.000 Karyawannya

Regional
Banyak Warga Terpapar Covid-19, Sebanyak 14 Lingkungan di Medan Lakukan Isolasi

Banyak Warga Terpapar Covid-19, Sebanyak 14 Lingkungan di Medan Lakukan Isolasi

Regional
Bupati Simalungun Pecahkan Rekor MURI, 100 Hari Bangun Jalan Terpanjang dengan Swadaya Masyarakat

Bupati Simalungun Pecahkan Rekor MURI, 100 Hari Bangun Jalan Terpanjang dengan Swadaya Masyarakat

Regional
Waspada Demam Berdarah Dengue di Masa Pandemi, 375 Warga Terjangkit dan 9 Meninggal di Tasikmalaya

Waspada Demam Berdarah Dengue di Masa Pandemi, 375 Warga Terjangkit dan 9 Meninggal di Tasikmalaya

Regional
Toko Sembako Bisnis Sampingan Jual Miras, Polisi Kesulitan Bongkar Transaksinya

Toko Sembako Bisnis Sampingan Jual Miras, Polisi Kesulitan Bongkar Transaksinya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X