Tak Ada Larangan Mudik Lebaran 2021, Ganjar Minta Pintu Masuk Jateng Dijaga Ketat

Kompas.com - 17/03/2021, 12:28 WIB
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo KOMPAS.com/RISKA FARASONALIAGubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo

SEMARANG, KOMPAS.com - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meminta seluruh pintu masuk ke daerahnya agar dijaga ketat untuk mengantisipasi lonjakan pemudik Lebaran tahun 2021.

Menurutnya, meskipun mudik tahun ini tidak dilarang pemerintah, tapi pelaksanaannya tidak boleh disamakan seperti mudik sebelum pandemi.

Untuk itu, Ganjar meminta pelaksanaan mudik tahun ini harus benar-benar terbatas dan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

"Semua harus diperhatikan nanti, berkaitan dengan orang boleh mudik lebaran. Pertama sistem transportasi mesti ditata, kedua tentu terkait persyaratan-persyaratan prosedur protokol kesehatan benar-benar ketat," jelas Ganjar di rumah dinasnya, Rabu (17/3/2021).

Baca juga: Pimpinan DPR Minta Menhub Kaji Kebijakan Mudik, Masyarakat Diharap Menahan Diri

Ganjar menyarankan bagi pengguna kendaraan pribadi, pengecekan dengan GeNose bisa menjadi alat yang praktis karena bisa mendeteksi dalam waktu singkat.

"Kalau itu dilakukan, maka potensi melakukan mudik secara ketat dan terbatas itu bisa dilakukan. Kalau tidak, tentu kita tidak boleh mengambil risiko yang lebih berat," ucapnya.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sedangkan, pemudik yang menggunakan moda transportasi umum wajib melakukan tes cepat antigen.

Atau sesuai aturan Kemenhub yang mewajibkan penumpang kereta api dan pesawat menggunakan GeNose C-19.

"Jadi prosedurnya mesti diperketat. Kalau tidak melakukan itu, menurut saya tidak boleh. Sehingga kita betul-betul harus menyiapkan itu dengan baik," tegasnya.

Baca juga: Ada Tim Asesmen, Ganjar Nilai Salatiga Siap Gelar Belajar Tatap Muka

Ganjar mengungkapkan masih ada waktu untuk menyiapkan sarana prasarana transportasi umum apabila kebijakan tersebut mau dilaksanakan.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Peserta Vaksinasi Massal Tak Gunakan Masker dengan Benar, Ini yang Dilakukan Bupati Semarang

Peserta Vaksinasi Massal Tak Gunakan Masker dengan Benar, Ini yang Dilakukan Bupati Semarang

Regional
Cerita di Balik Suksesnya Harsono Berjualan Cilok hingga Bisa Beli 13 Rumah dan 3 Apartemen

Cerita di Balik Suksesnya Harsono Berjualan Cilok hingga Bisa Beli 13 Rumah dan 3 Apartemen

Regional
Gara-gara Uang Obat Cacing, Cucu Aniaya Nenek, Ini Cerita Lengkapnya

Gara-gara Uang Obat Cacing, Cucu Aniaya Nenek, Ini Cerita Lengkapnya

Regional
Ini Jadwal, Lokasi, dan Syarat Pendaftaran Vaksin Covid-19 Gratis di Bandung

Ini Jadwal, Lokasi, dan Syarat Pendaftaran Vaksin Covid-19 Gratis di Bandung

Regional
Mantan Wakil Gubernur Papua Alex Hesegem Meninggal

Mantan Wakil Gubernur Papua Alex Hesegem Meninggal

Regional
Vaksinasi di Bali Bisa untuk Masyarakat Umum, Ini Jadwal dan Syaratnya

Vaksinasi di Bali Bisa untuk Masyarakat Umum, Ini Jadwal dan Syaratnya

Regional
Syarat dan Cara Daftar Vaksinasi Covid-19 Gratis untuk Usia 18 Tahun ke Atas di Kalbar

Syarat dan Cara Daftar Vaksinasi Covid-19 Gratis untuk Usia 18 Tahun ke Atas di Kalbar

Regional
Lonjakan 201 Kasus Positif Covid-19 di Kulon Progo, Gara-gara Jenguk Tetangga Sakit hingga Hajatan Pernikahan

Lonjakan 201 Kasus Positif Covid-19 di Kulon Progo, Gara-gara Jenguk Tetangga Sakit hingga Hajatan Pernikahan

Regional
Suami Tikam Istri hingga Tewas, Pelaku Terancam 20 Tahun Penjara

Suami Tikam Istri hingga Tewas, Pelaku Terancam 20 Tahun Penjara

Regional
16 Warga Sebuah Kelurahan Positif Covid-19 Usai Wisata ke Pangandaran, Akses Jalan Ditutup

16 Warga Sebuah Kelurahan Positif Covid-19 Usai Wisata ke Pangandaran, Akses Jalan Ditutup

Regional
Polisi Tangkap Pria yang Aniaya Neneknya hingga Terluka Setelah Diberi Uang Rp 25.000

Polisi Tangkap Pria yang Aniaya Neneknya hingga Terluka Setelah Diberi Uang Rp 25.000

Regional
Pusat Perbelanjaan di Pangkalpinang Gelar Vaksinasi Massal Selama 40 Hari, Ini Ketentuannya...

Pusat Perbelanjaan di Pangkalpinang Gelar Vaksinasi Massal Selama 40 Hari, Ini Ketentuannya...

Regional
Pembunuhan Pemred di Sumut, AJI Medan Sebut Korban Dikenal Kritis Kawal Kasus Kriminal

Pembunuhan Pemred di Sumut, AJI Medan Sebut Korban Dikenal Kritis Kawal Kasus Kriminal

Regional
Penjaga Pintu Air Hilang Diterkam Buaya, Saksi Temukan Bekas Cakaran di Tanah

Penjaga Pintu Air Hilang Diterkam Buaya, Saksi Temukan Bekas Cakaran di Tanah

Regional
Penjaga Pintu Air Hilang Diseret Buaya di Belitung Timur, Ini Faktanya

Penjaga Pintu Air Hilang Diseret Buaya di Belitung Timur, Ini Faktanya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X