Ada Tim Asesmen, Ganjar Nilai Salatiga Siap Gelar Belajar Tatap Muka

Kompas.com - 17/03/2021, 11:15 WIB
Ganjar Pranowo meninjau PTM di SMP Negeri 6 Salatiga KOMPAS.com/Dian Ade PermanaGanjar Pranowo meninjau PTM di SMP Negeri 6 Salatiga

SALATIGA, KOMPAS.com - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meninjau simulasi pembelajaran tatap muka (PTM) di Kota Salatiga, Rabu (17/3/2021).

Ganjar mengunjungi SMA Negeri 2 Salatiga, SMP Negeri 6 Salatiga, SD Negeri Dukuh 1, dan SMK Negeri 1 Salatiga.

Ganjar juga menyempatkan berdiskusi dengan Komite Sekolah dan siswa yang berada di kelas.

"Menurut saya Salatiga ini sudah siap dengan PTM. Di Salatiga ini ada tim assesment juga yang menilai kesiapan sekolah," jelasnya.

Baca juga: Bupati Blora Curahkan Masalah Sekolah Tatap Muka hingga Jalan Rusak ke Ganjar

Selain itu, pola pembelajaran bergilir selama 90 menit juga diapresiasinya.

"Memang dipadatkan, satu mata pelajaran 30 menit. Setelah tiga mata pelajaran atau 90 menit, lalu bergantian siswa yang gelombang kedua," kata Ganjar.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ganjar juga menegaskan bahwa para siswa harus menerapkan protokol kesehatan dengan ketat.

"Meski sudah tidak belajar bersama selama satu tahun, tidak boleh asal rangkulan, gojekan tetap harus jaga jarak," ungkapnya.

Menurutnya, kesadaran menerapkan protokol kesehatan juga sudah bagus.

"Siswa ada kesadaran, orangtua juga. Mereka diantar jemput, sekolah juga sudah siap. Nanti peran guru juga harus dimaksimalkan, sehingga kalau ada pelanggaran harus ditindak tegas sehingga anak-anak bisa mengikuti kebiasaan baru bersekolah saat pandemi," papar Ganjar.

Baca juga: Plantea Barcode Scanner, Aplikasi Pengenal Tanaman Karya Guru SMA Negeri 2 Salatiga

Sementara Wali Kota Salatiga Yuliyanto mengungkapkan pembelajaran tatap muka telah disiapkan.

"Kita tidak mau ada klaster sekolah, jadi semua protokol kesehatan disiapkan. Sekolah juga berintegrasi dengan puskesmas, juga ada tim assesment termasuk dari Dinas Kesehatan," ungkapnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Heboh Biaya Wisata di Curug Bidadari Tak Wajar, Warganet: Kapok, Tempat Biasa, Pungli Luar Biasa

Heboh Biaya Wisata di Curug Bidadari Tak Wajar, Warganet: Kapok, Tempat Biasa, Pungli Luar Biasa

Regional
Berkunjung ke Dusun Butuh, 'Nepal van Java' yang Dibanggakan Menteri Sandiaga

Berkunjung ke Dusun Butuh, "Nepal van Java" yang Dibanggakan Menteri Sandiaga

Regional
[POPULER NUSANTARA] Upaya Evakuasi Kapal 'Hantu' Terkendala Medan | Foto Viral Biaya Masuk Curug Bidadari

[POPULER NUSANTARA] Upaya Evakuasi Kapal "Hantu" Terkendala Medan | Foto Viral Biaya Masuk Curug Bidadari

Regional
Dalam 2 Bulan, 2 Kali Ditemukan Mayat Hangus Terbakar di Maros

Dalam 2 Bulan, 2 Kali Ditemukan Mayat Hangus Terbakar di Maros

Regional
Sejarah Becak Pertama di Yogyakarta, dari Antar Beras hingga Candu

Sejarah Becak Pertama di Yogyakarta, dari Antar Beras hingga Candu

Regional
Seorang Warga Sorong Menyerahkan Senjata Api dan Amunisi kepada TNI

Seorang Warga Sorong Menyerahkan Senjata Api dan Amunisi kepada TNI

Regional
Keterisian RS Covid-19 di Kota Bandung Tinggi akibat Banyak Pasien Luar Daerah

Keterisian RS Covid-19 di Kota Bandung Tinggi akibat Banyak Pasien Luar Daerah

Regional
Besok, Grobogan Berlakukan Gerakan Satu Hari di Rumah Saja

Besok, Grobogan Berlakukan Gerakan Satu Hari di Rumah Saja

Regional
60 Orang pada Satu Perusahaan di Karawang Positif Covid-19

60 Orang pada Satu Perusahaan di Karawang Positif Covid-19

Regional
Unggah Video Meresahkan soal Covid-19 di Facebook, Warga Jember Diamankan Polisi hingga Minta Maaf

Unggah Video Meresahkan soal Covid-19 di Facebook, Warga Jember Diamankan Polisi hingga Minta Maaf

Regional
Ganjar Kritik Rencana Pemerintah soal Sembako Kena Pajak

Ganjar Kritik Rencana Pemerintah soal Sembako Kena Pajak

Regional
Modus Berikan Pekerjaan, Pria Ini Setubuhi Gadis di Bawah Umur Selama 17 Hari

Modus Berikan Pekerjaan, Pria Ini Setubuhi Gadis di Bawah Umur Selama 17 Hari

Regional
Kasus Covid-19 Naik, Bupati Jepara Keluarkan Kebijakan Dua Hari di Rumah Saja

Kasus Covid-19 Naik, Bupati Jepara Keluarkan Kebijakan Dua Hari di Rumah Saja

Regional
Kasus Covid-19 di Jabar Terus Melonjak, BOR Lewati Standar WHO

Kasus Covid-19 di Jabar Terus Melonjak, BOR Lewati Standar WHO

Regional
13 Guru MI di Sragen Terpapar Covid-19, Diduga Berawal Saat Selfie Tanpa Pakai Masker

13 Guru MI di Sragen Terpapar Covid-19, Diduga Berawal Saat Selfie Tanpa Pakai Masker

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X