Korban Cabut Laporan, Polisi Tetap Kejar Pesilat yang Terlibat Pemukulan dan Penjarahan

Kompas.com - 15/03/2021, 17:49 WIB
Belasan pesilat ditahan di Mapolsek Wlingi, Kabupaten Blitar, Jawa Timur setelah melakukan konvoi dan terlibat insiden pemukulan terhadap warga dan penjarahan makanan di warung angkringan, Sabtu malam (13/3/2021) (Dok. Polres Blitar) Belasan pesilat ditahan di Mapolsek Wlingi, Kabupaten Blitar, Jawa Timur setelah melakukan konvoi dan terlibat insiden pemukulan terhadap warga dan penjarahan makanan di warung angkringan, Sabtu malam (13/3/2021)

BLITAR, KOMPAS.com - Polres Blitar tetap melanjutkan penyidikan kasus dugaan pemukulan dan penjarahan yang dilakukan sekelompok pesilat muda dari Ikatan Kera Sakti (IKS) pada Sabtu (13/3/2021) malam.

Para pesilat itu memukul warga dan menjarah warung makan angkringan di Blitar.

"Memang hari ini korban yang dipukul datang ke Polsek (Wlingi) dan menyatakan mencabut laporan. (Korban) Tidak ingin kasus dilanjutkan karena dari pihak keluarga 13 anggota kelompok IKS yang kemarin kami amankan mendatangi korban dan meminta maaf," ujar Kapolres Blitar AKBP Leonard M Sinambela kepada Kompas.com saat ditemui di Pendopo Kabupaten Blitar, Senin (15/3/2021).

Leo mengatakan, pihak keluarga 13 pesilat muda itu bersama pengurus IKS cabang Blitar telah memberi ganti rugi Rp 500.000 kepada penjual warung angkringan berinisial A yang menjadi korban.

"Tapi ini bukan delik aduan. Polisi akan terus melakukan penyidikan dan akan mendapatkan seluruh identitas siapa saja yang datang ke acara kopdar IKS itu. Prinsipnya ini harus kita luruskan dulu. Harus paham bahwa apa yang mereka lakukan ini salah, melanggar hukum," ujar Leo.

Baca juga: Positif Covid-19, Wagub NTB: Keadaan Saya Baik-baik Saja dengan Kategori Tanpa Gejala

Meski ancaman pasal pidana yang dilanggar ringan, lanjut Leo, tapi mereka harus bertanggung jawab terhadap perbuatannya.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Polisi menjerat para pelaku dengan Pasal 352 KUHP tentang penganiayaan ringan dan Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan.

Penindakan penting dilakukan untuk memberi efek jera bagi seluruh pihak yang terlibat.

Leo khawatir tindakan serupa dilakukan kelompok lain jika perbuatan itu tak ditindak sesuai hukum yang berlaku.

Leo mengatakan, polisi sedang bekerja melakukan identifikasi seluruh peserta dari luar Blitar.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bupati Madiun Ajak Penyintas Covid-19 Jadi Relawan, Tugasnya Sosialisasi Prokes kepada Warga

Bupati Madiun Ajak Penyintas Covid-19 Jadi Relawan, Tugasnya Sosialisasi Prokes kepada Warga

Regional
Tawarkan Jasa di Media Sosial, Komplotan Pembuat Ijazah Palsu Diringkus Polisi

Tawarkan Jasa di Media Sosial, Komplotan Pembuat Ijazah Palsu Diringkus Polisi

Regional
Pria di Gunungkidul Meninggal Usai Injak Kabel Saat Tenangkan Sapi Ngamuk

Pria di Gunungkidul Meninggal Usai Injak Kabel Saat Tenangkan Sapi Ngamuk

Regional
Kasus Covid-19 Meningkat, BOR ICU di Banyuwangi Mencapai 87 Persen

Kasus Covid-19 Meningkat, BOR ICU di Banyuwangi Mencapai 87 Persen

Regional
Isolasi Mandiri, Seorang Pasien Positif Covid-19 Ditemukan Meninggal di Kamar Kos

Isolasi Mandiri, Seorang Pasien Positif Covid-19 Ditemukan Meninggal di Kamar Kos

Regional
Situs PPDB 'Error', Gubernur Banten Putuskan Siswa Bisa Daftar secara Offline

Situs PPDB "Error", Gubernur Banten Putuskan Siswa Bisa Daftar secara Offline

Regional
Positif Covid-19, Bupati Ponorogo Jalankan Tugas Secara Virtual

Positif Covid-19, Bupati Ponorogo Jalankan Tugas Secara Virtual

Regional
Catat, Masyarakat Harus Jujur Saat Screening Sebelum Disuntik Vaksin

Catat, Masyarakat Harus Jujur Saat Screening Sebelum Disuntik Vaksin

Regional
ASN Pemkot Padang Wajib Vaksinasi, Pelanggar Disanksi Tunjangannya Ditahan

ASN Pemkot Padang Wajib Vaksinasi, Pelanggar Disanksi Tunjangannya Ditahan

Regional
Bupati Ponorogo dan Istri Positif Covid-19, Sekda: Beliau Merakyat Sekali, Banyak Terima Tamu

Bupati Ponorogo dan Istri Positif Covid-19, Sekda: Beliau Merakyat Sekali, Banyak Terima Tamu

Regional
Gelar Balap Merpati Saat Pandemi, Panitia Terancam 6 Tahun Penjara

Gelar Balap Merpati Saat Pandemi, Panitia Terancam 6 Tahun Penjara

Regional
Dalam Sehari, 10 Warga Gunungkidul Meninggal karena Covid-19

Dalam Sehari, 10 Warga Gunungkidul Meninggal karena Covid-19

Regional
PPKM Kabupaten Tangerang Diperketat, Bermain Sepak Bola Dilarang

PPKM Kabupaten Tangerang Diperketat, Bermain Sepak Bola Dilarang

Regional
Video Viral Petugas di Pos Penyekatan Suramadu Diserang Pakai Petasan, Begini Penjelasan Polisi...

Video Viral Petugas di Pos Penyekatan Suramadu Diserang Pakai Petasan, Begini Penjelasan Polisi...

Regional
Kasus Positif Covid-19 Melonjak, Pemkab Wonogiri Siapkan 200 Tempat Tidur di Gedung PGRI

Kasus Positif Covid-19 Melonjak, Pemkab Wonogiri Siapkan 200 Tempat Tidur di Gedung PGRI

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X