Sembunyikan Sabu Dalam Plastik Cokelat, Mantan Kontraktor Diringkus di Mal

Kompas.com - 10/03/2021, 22:09 WIB
BNNP NTB mengamankan MAZ warga Medan dan RFA warga Mataram usai transaksi sabu di salah satu pusat perbelanjaan di Mataram. KOMPAS.COM/KARNIA SEPTIA KUSUMANINGRUMBNNP NTB mengamankan MAZ warga Medan dan RFA warga Mataram usai transaksi sabu di salah satu pusat perbelanjaan di Mataram.

MATARAM, KOMPAS.com - MAZ (45) mantan kontraktor asal Medan, Sumatera Utara, diringkus petugas Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Nusa Tenggara Barat (NTB) usai melakukan transaksi narkotika jenis sabu di salah satu pusat perbelanjaan di kota Mataram.

Barang haram sabu tersebut disamarkan di dalam plastik bekas makanan ringan cokelat.

"Saat akan melakukan transaksi di sebuah mal, sabu dibungkus untuk kamuflase," terang Kepala BNNP NTB, Gde Sugianyar Dwi Putra, dalam keterangan pers di Kantor BNN NTB, Rabu (10/3/2021).

Selain menangkap MAZ, petugas juga menangkap RFA (22) warga Dasan Agung, Kota Mataram.

RFA merupakan orang yang akan mengambil sabu.

Baca juga: Samarkan Ganja dengan Serbuk Kopi, Mantan Bartender Ditangkap

Keduanya ditangkap usai melakukan transaksi sabu di salah satu mal di Mataram, Selasa (9/3/2021) sekitar pukul 11.06 Wita.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dari tangan keduanya, petugas mengamankan barang bukti sabu dengan berat 189,62 gram.

Selain itu, petugas juga menggeledah kamar penginapan yang ditempati MAZ dan menemukan sabu seberat 0,58 gram.

Sehingga total barang bukti sabu yang diamankan petugas sekitar 190,20 gram.

Bila diuangkan, barang bukti sabu tersebut senilai Rp 380,4 juta.

Sugianyar mengatakan, pelaku MAZ sudah beberapa kali membawa masuk sabu ke wilayah NTB.

"Yang bersangkutan sudah beberapa kali ke NTB membawa sabu," kata Sugianyar.

MAZ mengaku terpaksa menggeluti bisnis haram narkoba setelah dirinya bangkrut dari pekerjaan sebelumnya sebagai kontraktor.

"Yang bersangkutan sebetulnya adalah salah satu kontraktor pengadaan dan perawatan gedung. Karena bangkrut akhirnya menjadi kurir narkoba," terang Sugianyar.

Sementara pelaku RFA merupakan pengangguran yang sebelumnya pernah dipenjara dalam kasus penadah motor curian.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Perampok Mobil Mahasiswa Diduga Anggota Polisi

Perampok Mobil Mahasiswa Diduga Anggota Polisi

Regional
Atletnya Raih Medali di Pon XX Papua, Pemkot Madiun Beri Bonus, Biaya Kuliah, hingga Pekerjaan

Atletnya Raih Medali di Pon XX Papua, Pemkot Madiun Beri Bonus, Biaya Kuliah, hingga Pekerjaan

Regional
Wali Kota Mohan: Kota Mataram Turun dari Level 2 Menjadi Level 1 PPKM...

Wali Kota Mohan: Kota Mataram Turun dari Level 2 Menjadi Level 1 PPKM...

Regional
Buntut Banteng Vs Celeng, Ketua Seknas Ganjar Indonesia Diperingatkan DPP PDI-P

Buntut Banteng Vs Celeng, Ketua Seknas Ganjar Indonesia Diperingatkan DPP PDI-P

Regional
Konflik di Lokasi Tambang Bolaang Mongondow, 1 Orang Jadi DPO

Konflik di Lokasi Tambang Bolaang Mongondow, 1 Orang Jadi DPO

Regional
Soal Rencana Beli Klub Bola Asal Garut Persigar, Ini Kata Mulan Jameela

Soal Rencana Beli Klub Bola Asal Garut Persigar, Ini Kata Mulan Jameela

Regional
Yakin Berjaya Pada Pemilu 2024, PPP Targetkan 11 Juta Suara

Yakin Berjaya Pada Pemilu 2024, PPP Targetkan 11 Juta Suara

Regional
Perdagangan Satwa Dilindungi Terbongkar, BKSDA Jatim: Pelaku Tak Kantongi Izin

Perdagangan Satwa Dilindungi Terbongkar, BKSDA Jatim: Pelaku Tak Kantongi Izin

Regional
Seorang Remaja Hilang Saat Mendaki di Gunung Andong Magelang

Seorang Remaja Hilang Saat Mendaki di Gunung Andong Magelang

Regional
Pemilik Situs Judi Online di Pekanbaru Dapat Rp 20 Juta Sehari

Pemilik Situs Judi Online di Pekanbaru Dapat Rp 20 Juta Sehari

Regional
Antisipasi Gelombang Ketiga Covid-19, Lab PCR di RSUD Kardinah Tegal Dioperasikan

Antisipasi Gelombang Ketiga Covid-19, Lab PCR di RSUD Kardinah Tegal Dioperasikan

Regional
Emil Dardak Temui Eri Cahyadi di Balai Kota Surabaya, Apa Saja yang Dibahas?

Emil Dardak Temui Eri Cahyadi di Balai Kota Surabaya, Apa Saja yang Dibahas?

Regional
Janjikan Bonus untuk Atlet PON, Gubernur NTB: Jangan Sampai Ada yang Menderita di Usia Tua

Janjikan Bonus untuk Atlet PON, Gubernur NTB: Jangan Sampai Ada yang Menderita di Usia Tua

Regional
Terkait Gempa Bali, Sandiaga Pastikan Fasilitas Wisata Tidak Terganggu

Terkait Gempa Bali, Sandiaga Pastikan Fasilitas Wisata Tidak Terganggu

Regional
Nenek di Kudus Diduga Jadi Korban Pencabulan Remaja 17 Tahun

Nenek di Kudus Diduga Jadi Korban Pencabulan Remaja 17 Tahun

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.