[POPULER NUSANTARA] Pembantu Bunuh Majikan | 4 Ibu Pelempar Atap Dimaafkan Pemilik Pabrik

Kompas.com - 28/02/2021, 09:07 WIB
Ilustrasi Pembunuhan KOMPAS.COM/HANDOUTIlustrasi Pembunuhan

KOMPAS.com - Kasus pembunuhan terhadap Dewi Romlah (85) akhirnya menemui titik terang. Dari hasil penyelidikan, polisi menetapkan R (22) sebagai pelaku. R merupakan pembantu nenek tersebut.

Motif R melakukan pembunuhan karena sang majikan memukulnya.

R mengaku tidak memiliki niatan untuk membunuh sang majikan. Namun, karena terus dipukuli, dia merasa kesal dan kehabisan kesabaran.

Berita populer lainnya adalah pemberian maaf oleh pemilik pabrik tembakau terhadap empat ibu terdakwa yang melempari pabriknya.

Pemilik pabrik tembakau, Suhardi, yang datang ke persidangan empat terdakwa itu, mengucapkan maaf dan menyalami keempatnya.

Suhardi berharap agar pemberian maafnya itu bisa meringankan hukuman para terdakwa.

Berikut adalah berita populer selengkapnya yang menjadi fokus perhatian pembaca di Kompas.com.

1. Pengakuan pembantu yang bunuh majikan di Bandung

IlustrasiShutterstock Ilustrasi

Dewi Komala (85) ditemukan tewas bersimbah darah di kamar mandi rumahnya di Komplek Perumahan Buana Cigi Regency, Kelurahan Cijawura, Kecamatan, Buah Batu, Kota Bandung, Jawa Barat, Kamis (18/2/2021) malam.

Dari hasil penyelidikan dan olah tempat kejadian perkara (TKP) diketahui bahwa nenek tersebut dibunuh oleh asisten rumah tangganya, R (22).

Awalnya, R mengaku bila majikannya itu dibunuh oleh dua orang berbadan besar membawa linggis yang memasuki rumahnya.

Ternyata, itu hanyalah sandiwara R.

Ia bahkan melukai dirinya sendiri agar orang percaya bahwa ada orang lain yang membunuh majikannya.

Dari pengakuannya, R membunuh Dewi Komala karena kesal terus dipukuli.

Saat dia meminta kepada korban agar dipulangkan ke kampung, nenek tersebut malah memukulnya lagi dan mendorongnya memakai tongkat.

"Akhirnya saya pukul kembali kepalanya sampai tiga kali di bagian atas," katanya.

Pelaku berujar awalnya tidak ingin membunuh sang majikan.

"Saya nggak niat untuk membuat dia meninggal. Jadi saya kesal, saya udah sabar, saya masih dipukul," kata R di Mapolrestabes Bandung, Jumat (26/2/2021).

Baca juga: Pengakuan Pembantu yang Bunuh Majikannya di Bandung: Saya Sudah Sabar, Malah Dipukul Terus Pakai Tongkat

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Istri Ridwan Kamil, Atalia Praratya Positif Covid-19

Istri Ridwan Kamil, Atalia Praratya Positif Covid-19

Regional
KKB di Beoga Bakar Sekolah dan Rumah Kepala Suku, Ini Penjelasan Polisi

KKB di Beoga Bakar Sekolah dan Rumah Kepala Suku, Ini Penjelasan Polisi

Regional
Kantornya Rusak akibat Gempa, Anggota DPRD Kabupaten Blitar Curiga soal Pembangunan Gedung Rp 44 Miliar

Kantornya Rusak akibat Gempa, Anggota DPRD Kabupaten Blitar Curiga soal Pembangunan Gedung Rp 44 Miliar

Regional
Respons Pertamina Terkait Kebocoran Pipa Minyak Mentah di Blora

Respons Pertamina Terkait Kebocoran Pipa Minyak Mentah di Blora

Regional
Curi Aset Mertua Senilai Rp 1 Miliar, Wanita Ini Hidup Mewah dengan Selingkuhannya, Ini Ceritanya

Curi Aset Mertua Senilai Rp 1 Miliar, Wanita Ini Hidup Mewah dengan Selingkuhannya, Ini Ceritanya

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 17 April 2021

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 17 April 2021

Regional
Pagelaran Pelangi di Langit NTT, Cara UKSW Bantu Korban Bencana Alam

Pagelaran Pelangi di Langit NTT, Cara UKSW Bantu Korban Bencana Alam

Regional
Pelajar, Sipir dan Napi Jadi Jaringan Pengedar Ganja di Lapas Bukittinggi

Pelajar, Sipir dan Napi Jadi Jaringan Pengedar Ganja di Lapas Bukittinggi

Regional
Pengurusan 18 Layanan Adminduk di Surabaya Kini Makin Mudah dan Cepat

Pengurusan 18 Layanan Adminduk di Surabaya Kini Makin Mudah dan Cepat

Regional
Mulai 29 April 2021, Bandara Adi Soemarmo Solo Gunakan GeNose sebagai Syarat Penumpang

Mulai 29 April 2021, Bandara Adi Soemarmo Solo Gunakan GeNose sebagai Syarat Penumpang

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 17 April 2021

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 17 April 2021

Regional
“Puji Tuhan, Hari Ini, Saudara-saudara Kita dari Sumatera Barat Bawa Rendang”

“Puji Tuhan, Hari Ini, Saudara-saudara Kita dari Sumatera Barat Bawa Rendang”

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 17 April 2021

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 17 April 2021

Regional
KKB Kembali Berulah, Bakar Sekolah Dasar dan Rumah di Beoga Papua

KKB Kembali Berulah, Bakar Sekolah Dasar dan Rumah di Beoga Papua

Regional
Detik-detik Tubuh Melki Diseret Buaya hingga Menghilang, Sempat Terjadi Tarik Menarik

Detik-detik Tubuh Melki Diseret Buaya hingga Menghilang, Sempat Terjadi Tarik Menarik

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X