Gara-gara Video 35 Detik, Isma Mendekam di Penjara bersama Bayinya

Kompas.com - 27/02/2021, 21:43 WIB
Ilustrasi penjara. .Ilustrasi penjara.

KOMPAS.com - Sebuah video yang viral di media sosial pada 6 April 2020 lalu, bikin Kepala Desa Lhok Puuk, Kecamatan Seunuddon, Aceh Utara, berang.

Dalam video berdurasi 35 detik itu, tampak kericuhan yang melibatkan dirinya dan seorang ibu.

Karena dirasa nama baiknya tercemar, si kepala desa melaporkan pengunggah video itu, Isma (33).

Isma mengunggah video tersebut ke Facebook. Sesosok ibu-ibu yang terlibat perselisihan dengan kepala desa itu ternyata ibunya.

Baca juga: Divonis Langgar UU ITE, Seorang Ibu di Aceh Ditahan Bersama Bayinya

Dari pelaporan pencemaran nama baik itu, Isma kini berada di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Lhoksukon, Aceh Utara.

Oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Lhoksukon, Aceh Utara, dia divonis bersalah karena melanggar Undang-undang Informasi dan Traksaksi Elektronik (UU ITE).

Berdasar vonis hakim, Isma dihukum tiga bulan.

Saat ini, Isma sudah berada di tahanan selama 21 hari.

Baca juga: Mantan Kades Terseret Banjir, Jenazahnya Ditemukan 2 Hari Kemudian, Hanyut 10 Kilometer

Artinya, sisa masa tahanan Isma 2 bulan 10 hari lagi.

Dalam menjalani penahanan, Isma turut membawa bayinya yang berusia enam bulan.

“Anak bayinya enam bulan juga di tahanan, karena masih menyusui, dan itu sesuai aturan dibolehkan ikut ibunya di tahanan,” ujar Kepala Rutan Lhoksukon Yusnadi, saat dihubungi Kompas.com, Sabtu (27/2/2021).

Baca juga: Pernah Dirampok, Kakek yang Punya Berkarung-karung Uang Menggembok Rumahnya Pakai 4 Kunci

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Terinspirasi Gibran, Mantan Wabup 42 Hari Bikin Pesantren Vokasi

Terinspirasi Gibran, Mantan Wabup 42 Hari Bikin Pesantren Vokasi

Regional
Ada Kampung Narkoba di Palembang, Begini Respons Wakil Wali Kota

Ada Kampung Narkoba di Palembang, Begini Respons Wakil Wali Kota

Regional
Kronologi Ratusan Pesilat Bentrok dengan Warga, Berawal dari Dilarang Masuk ke Tempat Wisata untuk Kopdar

Kronologi Ratusan Pesilat Bentrok dengan Warga, Berawal dari Dilarang Masuk ke Tempat Wisata untuk Kopdar

Regional
Kronologi Edi Tusuk Kekasih Mantan Istri karena Cemburu, Korban Kritis dengan 9 Luka Tusuk

Kronologi Edi Tusuk Kekasih Mantan Istri karena Cemburu, Korban Kritis dengan 9 Luka Tusuk

Regional
Curhat ke Dedi Mulyadi, Pelajar yang Hidup Sebatang Kara di Gubuk Reyot Sampaikan Keinginan Ini

Curhat ke Dedi Mulyadi, Pelajar yang Hidup Sebatang Kara di Gubuk Reyot Sampaikan Keinginan Ini

Regional
Oknum Dosen di Jember yang Diduga Lecehkan Anak di Bawah Umur Jadi Tersangka

Oknum Dosen di Jember yang Diduga Lecehkan Anak di Bawah Umur Jadi Tersangka

Regional
Mengenal Jagung Titi, Camilan Khas Buka Puasa di Flores Timur yang Ingatkan Kampung Halaman

Mengenal Jagung Titi, Camilan Khas Buka Puasa di Flores Timur yang Ingatkan Kampung Halaman

Regional
Istri Pensiunan Polisi Jadi Pemulung, Ini Kata Kapolres Sumedang

Istri Pensiunan Polisi Jadi Pemulung, Ini Kata Kapolres Sumedang

Regional
Heboh Tiket Masuk Pantai Anyer Rp 100.000, Ini Kata Pemkab Serang

Heboh Tiket Masuk Pantai Anyer Rp 100.000, Ini Kata Pemkab Serang

Regional
Perbaiki Atap Rumah, Seorang Pekerja Bangunan di Bantul Tewas Tersetrum

Perbaiki Atap Rumah, Seorang Pekerja Bangunan di Bantul Tewas Tersetrum

Regional
BMKG: Waspada Ancaman Banjir Pesisir di Wilayah Sulawesi Utara dan Sekitarnya

BMKG: Waspada Ancaman Banjir Pesisir di Wilayah Sulawesi Utara dan Sekitarnya

Regional
Begini Penampakan Pulau Baru yang Muncul Usai Badai Siklon Tropis Seroja di NTT

Begini Penampakan Pulau Baru yang Muncul Usai Badai Siklon Tropis Seroja di NTT

Regional
Kasus Keracunan Gas di Aceh, 7 Orang Masih Dirawat di Rumah Sakit

Kasus Keracunan Gas di Aceh, 7 Orang Masih Dirawat di Rumah Sakit

Regional
PP Muhammadiyah Anggap Tidak Mudik sebagai Bentuk Kesalehan

PP Muhammadiyah Anggap Tidak Mudik sebagai Bentuk Kesalehan

Regional
Dilarang Masuk Tempat Wisata untuk Kopdar, Ratusan Pesilat Bentrok dengan Warga

Dilarang Masuk Tempat Wisata untuk Kopdar, Ratusan Pesilat Bentrok dengan Warga

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X