Padamkan Karhutla di Bengkalis Riau, Petugas Harus Terobos Hutan Menuju Lokasi Kebakaran

Kompas.com - 22/02/2021, 07:37 WIB
Tim Manggala Agni Sumatera V Daops Dumai melakukan pemadaman titik api karhutla di Desa Tasik Serai, Kecamatan Talang Mandau, Kabupaten Bengkalis, Riau, Minggu (21/2/2021). Dok. Manggala Agni DumaiTim Manggala Agni Sumatera V Daops Dumai melakukan pemadaman titik api karhutla di Desa Tasik Serai, Kecamatan Talang Mandau, Kabupaten Bengkalis, Riau, Minggu (21/2/2021).

PEKANBARU, KOMPAS.com - Memasuki hari kedua, kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Desa Tasik Serai, Kecamatan Talang Mandau, Kabupaten Bengkalis, Riau, belum juga padam. 

Pada Minggu (21/2/2021), Tim satuan tugas (Satgas) karhutla yang terdiri dari Manggala Agni Sumatera V Daerah Operasi (Daops) Dumai, Polri, TNI, BPBD, BBKSDA Riau dan masyarakat peduli api (MPA),  tengah berjibaku memadamkan karhutla. 

Pemadaman titik api menguras tenaga para tim. Selain akses ke lokasi cukup jauh, pemadaman api juga membutuhkan waktu karena kedalaman gambut mencapai tiga meter.

"Jarak tempuh ke lokasi sekitar 10 kilometer. Akses yang dilalui hutan, sungai dan kebun masyarakat. Jalan menuju ke lokasi hanya bisa ditempuh pakai sepeda motor untuk mengangkut peralatan pemadaman," kata Kepala Manggala Agni Sumatera V Daops Dumai Ismail Hasibuan saat dihubungi Kompas.com melalui sambungan telepon, Minggu.

Baca juga: Karhutla Juga Melanda Dumai, Puluhan Petugas Diterjunkan ke Lokasi untuk Pemadaman Api


Kemudian, lanjut dia, pemadaman titik api juga sulit dilakukan karena gambut yang dalam.

Apalagi, api cepat meluas karena bahan bakar semak belukar gambut yang sudah mengering sejak dilanda musim panas.

Namun, tim sudah berhasil menyekat kepala api untuk mencegah meluas kebakaran semak belukar, hutan dan kebun sawit warga.

"Sudah kita sekat sekeliling. Saat ini kami fokus memadamkan api di bagian tengah," ujar Ismail.

Baca juga: Diadang Asap dan Sumber Air Terbatas, Pemadaman Karhutla di Riau Terkendala

Ia mengaku sejauh ini memang tidak ada kendala dalam memadamkan api, karen sumber air tersedia di lokasi.

Hanya saja, untuk pemadaman titik api dibagian tengah, kata Ismail, perlu dengan bantuan helikopter water bombing.

"Kalau ada heli water bombing bisa cepat pemadaman di tengah. Kalau kita tim darat kan memadamkan api dari tepi menuju ke tengah, sehingga membutuhkan waktu cukup lama. Sementara kondisi kebakaran cukup luas," kata Ismail.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ini Kegiatan yang Dilakukan Eri Cahyadi Jelang Dilantik Jadi Wali Kota Surabaya

Ini Kegiatan yang Dilakukan Eri Cahyadi Jelang Dilantik Jadi Wali Kota Surabaya

Regional
Geledah Rumah Tersangka Korupsi Migas Blok Mahakam, Kejati Kaltim Sita 3 Mobil Mewah

Geledah Rumah Tersangka Korupsi Migas Blok Mahakam, Kejati Kaltim Sita 3 Mobil Mewah

Regional
Seusai Mengantar Pacar, Pria di Palembang Ini Ditodong Pistol Mainan

Seusai Mengantar Pacar, Pria di Palembang Ini Ditodong Pistol Mainan

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 25 Februari 2021

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 25 Februari 2021

Regional
Takut Temukan Hiu Berwajah Manusia, Nelayan Ini Sempat Membuangnya, Begini Kronologi dan Penjelasan Ahli

Takut Temukan Hiu Berwajah Manusia, Nelayan Ini Sempat Membuangnya, Begini Kronologi dan Penjelasan Ahli

Regional
Salatiga Ditetapkan sebagai Kota Paling Toleran 2020 versi Setara Institute

Salatiga Ditetapkan sebagai Kota Paling Toleran 2020 versi Setara Institute

Regional
Ini Daftar Daerah di Jatim Berstatus Siaga dan Waspada Banjir, Surabaya Salah Satunya

Ini Daftar Daerah di Jatim Berstatus Siaga dan Waspada Banjir, Surabaya Salah Satunya

Regional
Anggota DPR Ditampar 2 Kali oleh Pria yang Anaknya Hendak Diselamatkan

Anggota DPR Ditampar 2 Kali oleh Pria yang Anaknya Hendak Diselamatkan

Regional
Polda Sulut Akan Berlakukan Tilang Elektronik di Manado, Ini Lokasinya

Polda Sulut Akan Berlakukan Tilang Elektronik di Manado, Ini Lokasinya

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 25 Februari 2021

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 25 Februari 2021

Regional
Seorang Polisi Ditangkap Terkait Pembunuhan 2 Wanita di Medan dan Serdang Bedagai

Seorang Polisi Ditangkap Terkait Pembunuhan 2 Wanita di Medan dan Serdang Bedagai

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 25 Februari 2021

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 25 Februari 2021

Regional
Duduk Perkara Wali Kota Tegal Laporkan Wakilnya ke Polisi, Bermula Penggerebekan hingga Ganjar Berikan Wejangan

Duduk Perkara Wali Kota Tegal Laporkan Wakilnya ke Polisi, Bermula Penggerebekan hingga Ganjar Berikan Wejangan

Regional
Pelantikan 6 Kepala Daerah Terpilih di Bali Digelar Tatap Muka

Pelantikan 6 Kepala Daerah Terpilih di Bali Digelar Tatap Muka

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 25 Febuari 2021

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 25 Febuari 2021

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X