Melepas Laju Terakhir KA Prameks Usai 27 Tahun Bertugas di Solo-Yogya

Kompas.com - 12/02/2021, 07:30 WIB
Tangkapan layar video suasana pemberian penghormatan terakhir operasional KA Prameks lintas Solo-Yogyakarta di Stasiun Solo Balapan. Instagram @commuterlineTangkapan layar video suasana pemberian penghormatan terakhir operasional KA Prameks lintas Solo-Yogyakarta di Stasiun Solo Balapan.

KOMPAS.com - Tak terasa 27 tahun sudah Kereta Api (KA) Prambanan Ekspres (Prameks) menemani para penumpangnya menempuh perjalanan Solo-Yogyakarta maupun sebaliknya.

Sejak Kereta Rel Listrik (KRL) Solo-Yogyakarta (PP) beroperasi mulai 10 Februari 2021, KA Prameks relasi Solo-Yogyakarta (PP) “dipensiunkan”.

Sebagai ungkapan terima kasih atas jasa KA Prameks, komunitas pengguna KA Prameks, Pramekers, bersama PT Commuter Indonesia (KCI) memberikan penghormatan terakhir di Stasiun Balapan, Kamis (9/2/2021).

Baca juga: KA Prameks 27 Tahun Layani Solo-Yogyakarta PP, Pramekers Beri Penghormatan di Perjalanan Terakhirnya

Dalam sebuah video viral tampak para anggota Pramekers dan pegawai PT KCI melepas perjalanan KA Prameks relasi Solo-Yogyakarta terakhir.

Kereta tersebut diberangkatkan pukul 18.50 WIB dari Stasiun Solo Balapan, Selasa (9/2/2021).

Mereka berbaris di peron stasiun sambil memberikan penghormatan kepada KA Prameks.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Pukul 18.30 WIB kita ngasih bunga ke para pengguna ke kepala stasiun dan masinis. Ada acara foto-foto, sebagai rasa terima kasih juga tentu kan Prameks bisa melayani sampai 27 tahun ini tidak lepas dari masyarakat pengguna. Makanya, kita berikan suvenir," ujar Manajer Humas PT KCI Adli Hakim kepada Kompas.com, Rabu (10/2/2021).

Baca juga: KRL Yogya-Solo Segera Beroperasi, Begini Nasib KA Prameks

Dia menjelaskan seremoni tersebut merupakan gagasan dari para komunitas pengguna KA Prameks maupun pengguna KA di wilayah Solo dan Yogyakarta.

"Kemudian dikomunikasikan ke kami, pimpinan-pimpinan kami juga punya rasa dan keinginan yang sama makanya kita realisasikan dengan acara kemarin malam," terangnya.

Adli menuturkan KA Prameks masih beroperasi, tetapi tidak lagi melayani rute Solo-Yogyakarta (PP).

"Mulai hari ini KA Prameks sudah tidak berjalan lagi di lintas Solo-Yogyakarta. Lintas Solo-Yogyakarta seluruhnya dengan KRL. Prameks geser ke lintas Yogyakarta-Kutoarjo," ucap dia.

Sebagai pengganti KA Prameks, PT KCI mengoperasikan KRL Solo-Yogyakarta yang durasi tempuhnya disebut lebih cepat.

Baca juga: Diduga Goda Pengunjung Malioboro, Oknum Jogoboro Disanksi Push Up

Menurut Adli, dengan menggunakan KRL, Solo-Yogyakarta bisa ditempuh dalam 68 menit.

"Kalau Prameks di 75 menit berhenti di tujuh stasiun. Kalau KRL Solo-Yogyakarta sudah lebih cepat dan melayani naik turun di 11 stasiun kereta api," paparnya.

Sumber: Kompas.com (Penulis: Kontributor Solo, Labib Zamani | Editor: Khairina)

 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Regional
Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Regional
Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Regional
25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Regional
Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

Regional
Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

Regional
Lewat “Gebyar PON”, Panitia Buktikan Kesiapan Papua sebagai Tuan Rumah PON XX 2021

Lewat “Gebyar PON”, Panitia Buktikan Kesiapan Papua sebagai Tuan Rumah PON XX 2021

Regional
Walkot Hendi Prioritaskan Vaksin untuk Guru PAUD

Walkot Hendi Prioritaskan Vaksin untuk Guru PAUD

Regional
Kabupaten Wonogiri Dapat Penghargaan Tercepat Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri: Ini Pertama Kali di Indonesia

Kabupaten Wonogiri Dapat Penghargaan Tercepat Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri: Ini Pertama Kali di Indonesia

Regional
Mendes PDTT Dorong Program SDGs Desa, Bupati Wonogiri Berikan Apresiasi

Mendes PDTT Dorong Program SDGs Desa, Bupati Wonogiri Berikan Apresiasi

Regional
Kabupaten Wonogiri Tercepat dalam Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri Penasaran

Kabupaten Wonogiri Tercepat dalam Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri Penasaran

Regional
Ditinggali Lebih dari Setengah Abad, Rumah Ini Dapat Bantuan Renovasi dari Pemprov Jateng

Ditinggali Lebih dari Setengah Abad, Rumah Ini Dapat Bantuan Renovasi dari Pemprov Jateng

Regional
Soal Viral Nenek Binah yang Terlantar, Ini Klarifikasi TKSK Tulungagung

Soal Viral Nenek Binah yang Terlantar, Ini Klarifikasi TKSK Tulungagung

Regional
Terima Penghargaan Green Leadership, Walkot Maidi: Jadi Kado Ulang Tahun Kota Madiun

Terima Penghargaan Green Leadership, Walkot Maidi: Jadi Kado Ulang Tahun Kota Madiun

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X