Imlek di Kota Magelang, Tak Ada Kembang Api, Barongsai, hingga Kirab Cap Go Meh

Kompas.com - 05/02/2021, 17:26 WIB
Umat Tri Dharma di Kota Magelang, Jawa Tengah, melaksanakan ritual ibadah menjelang Tahun Baru Imlek 2572/2021 dengan cara sederhana di TTID Liong Hok Bio, Jumat (5/2/2021). KOMPAS.COM/IKA FITRIANAUmat Tri Dharma di Kota Magelang, Jawa Tengah, melaksanakan ritual ibadah menjelang Tahun Baru Imlek 2572/2021 dengan cara sederhana di TTID Liong Hok Bio, Jumat (5/2/2021).

MAGELANG, KOMPAS.com - Pandemi Covid-19 mengakibatkan seluruh kegiatan masyarakat dibatasi. Termasuk umat Tri Dharma di Kota Magelang, Jawa Tengah, yang menyambut Tahun Baru Imlek 2572/2021 dengan cara sederhana.

Ketua Yayasan Tri Bhakti Kota Magelang, Paul Candra Wesi Aji menjelaskan, tahun baru Imlek tahun ini jatuh pada 12 Februari 2021.

Biasanya, umat mengadakan berbagai kegiatan dan ritual di kelenteng atau Tempat Ibadah Tri Dharma (TTID) Liong Hok Bio Kota Magelang.

“Untuk tahun ini memang ada perbedaan, ya berhubung Covid-19. Kami tetap menjalankan perintah dari pemerintah jangan sampai virus ini menyebar. Jadi, kita menjaga, saling menjaga tidak seperti biasanya kita rayakan, tapi ritual tetap jalan semua, hanya terbatas," jelas Paul ditemui di sela pembersihan rupang di (TTID) Liong Hok Bio Kota Magelang, Jumat (5/2/2021).

Baca juga: Cegah Lonjakan Kasus Covid-19 Saat Libur Panjang Imlek, Polri Gandeng Ulama Sosialisasi 3M

Pantauan Kompas.com, kegiatan pembersihan rupang (Kiem Sien) atau patung dewa berlangsung sederhana.

Diawali dengan ritual doa bersama oleh beberapa umat saja. Dalam doa, mereka menyisipkan permohonan kepada dewa agar pandemi Covid-19 segera berakhir.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Selama ada Covid-19, tiap doa pasti kita singgung terus, kita minta pada Yang Kuasa agar Covid-19 ini segera berlalu,” kata

Usai berdoa, umat membersihkan 18 rupang berbagai ukuran dan nama yang ada di altar di dalam kelenteng menggunakan kuas.

Pembersihan ini biasanya dilakukan setiap sepekan menjelang tahun baru Imlek.

Baca juga: Perayaan Imlek di Palembang Tanpa Barongsai dan Lampion

Tahun ini, banyak kegiatan rangkaian perayaan Imlek juga terpaksa dibatasi, bahkan ditiadakan.

Di antaranya, tidak ada penyalaan kembang api pada malam pergantian tahun, tidak ada pentas seni barongsai, dan kirab budaya Cap Go Meh yang biasanya digelar sepekan setelah Imlek.

“Pentas barongsai enggak ada, cuman ritual-ritual. Kegiatan yang mengundang massa semua ditiadakan,” tuturnya. 

Dijelaskan, dalam kalender Cina, tahun ini masuk Shio Kerbau.

Harapan umat ke depan ekonomi dan keamanan lebih baik sehingga Indonesia bisa bangkit lagi dan masyarakat sejahtera. 

Wakil Ketua Harian Pengelola TITD Liong Hok Bio, Gunawan mengatakan, peniadaan kegiatan penting di peringatan Imlek tahun ini juga imbas dari perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Kota Magelang.

Sebagai informasi, PPKM Kota Magelang jilid 2 akan berakhir pada 8 Februari 2021.

"Kita tahu kondisi sekarang seperti apa. Juga kita hormati kebijakan pemerintah yang mengatur soal PSBB Jawa-Bali, PPKM di sejumlah daerah di Jawa Tengah, termasuk di Kota Magelang. Kita juga sama-sama ikut berupaya mencegah penyebaran Covid-19," jelasnya.

Baca juga: Soal Jateng di Rumah Saja, Wali Kota Magelang: Kasihan Rakyat, Masa Enggak Boleh Jualan

Dia menuturkan, kegiatan lain yang ikut ditiadakan adalah ibadah ketok pintu yang biasanya dilakukan malam hari saat pergantian tahun.

"Untuk rangkaian ibadah Imlek tidak dibuka untuk umat. Namun, hanya pengurus inti saja di jam yang sudah ditentukan. Kalau umat mau melakukan ibadah sendiri tetap bisa, namun di luar dari jam yang sudah ditetapkan," terangnya.

Meski demikian, perayaan Imlek tetap disambut dengan sukacita oleh umat.

Kelenteng yang merupakan tempat peribadatan warga Tionghoa ini juga tetap membuka kegiatan sembahyang Pra Sinca dan Cap Go Meh meski terbatas hanya bisa diikuti oleh 20 orang pengurus inti.

"Kami sudah mulai memasang lampion dan bunga meihua agar suasana Imlek tetap ada walaupun tidak dirayakan secara besar-besaran," imbuhnya.

Baca juga: Capaian Vaksinasi Covid-19 Kota Magelang Ranking 2 Nasional

Adapun Kelenteng Liong Hok Bio tetap dibuka setiap hari pada jam operasional dari 06.00 WIB sampai 21.00 WIB.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Peringati WCD, Dompet Dhuafa Bersama Tabur BankSa Tanam 1.000 Pohon Bakau

Peringati WCD, Dompet Dhuafa Bersama Tabur BankSa Tanam 1.000 Pohon Bakau

Regional
Jelang PON XX Papua, Kodam Cenderawasih Gencar 'Jemput Bola' Vaksinasi Warga

Jelang PON XX Papua, Kodam Cenderawasih Gencar "Jemput Bola" Vaksinasi Warga

Regional
Tangsel Raih Anugerah Parahita Ekapraya, Walkot Benyamin: Ini Bentuk Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender

Tangsel Raih Anugerah Parahita Ekapraya, Walkot Benyamin: Ini Bentuk Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender

Regional
Lewat '1000 Baju Baru', Dompet Dhuafa Penuhi Kebutuhan Pakaian Muslim Yatim Piatu

Lewat "1000 Baju Baru", Dompet Dhuafa Penuhi Kebutuhan Pakaian Muslim Yatim Piatu

Regional
Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Regional
Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Regional
Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Regional
Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Regional
Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Regional
Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Regional
Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Regional
Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Regional
Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Regional
Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Regional
Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.