Kompas.com - 28/01/2021, 16:00 WIB
Kerusakan akibat pohon menimpa atap ruang kelas 1 SD Negeri Kutogiri, Kalurahan Sendangsari, Kapanewon Pengasih, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta. Relawan, warga, pemerintah desa dan aparat bantu mengevakuasi pohon dan memperbaiki kerusakan. KOMPAS.COM/DANI JULIUSKerusakan akibat pohon menimpa atap ruang kelas 1 SD Negeri Kutogiri, Kalurahan Sendangsari, Kapanewon Pengasih, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta. Relawan, warga, pemerintah desa dan aparat bantu mengevakuasi pohon dan memperbaiki kerusakan.

KULON PROGO, KOMPAS.comHujan deras disertai angin kencang merusak puluhan bangunan di Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

“Warga yang melapor karena kerusakan seperti pohon roboh mengenai rumah, kandang sapi, kamar mandi, merusak rumah dan mengganggu kenyamanan,” kata Koordinator TRC BPBD Kulon Progo, Sunardi via telepon, Kamis (28/1/2021).

Baca juga: Hujan Disertai Angin Kencang, Pohon dan Baliho di Purwokerto Tumbang

Sunardi menuturkan, hujan deras disertai angin kencang melanda Kulon Progo beberapa hari terakhir.

Peristiwa ini juga mengakibatkan sejumlah pohon tumbang di beberapa titik.

Sampai Kamis siang ini, kata dia, sudah 42 laporan pohon tumbang di hampir semua kapanewon atau kecamatan.

“Kemarin saja laporan masuk 20 titik dari jam 15.00-18.00 WIB. Laporan bisa bertambah karena masih banyak kejadian yang sudah bisa ditangani sendiri oleh warga dan komunitas relawan,” kata Sunardi yang juga Ketua Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Kulon Progo.

Baca juga: Waspada Angin Kencang di Jateng Selatan 2 Hari ke Depan, Kecepatan hingga 61 Km/Jam

Salah satu kerusakan terjadi pada SD Negeri Kutogiri di Pedukuhan Parakan, Kalurahan Sidomulyo, Kapanewon Pengasih.

Dua pohon kayu besar menimpa atap ruang kelas 1, bangunan kamar mandi, serta penampungan air warga.

SDN Kutogiri sendiri berada di bawah lereng sebuah kebun yang ditumbuhi banyak pohon keras.

Kepala Sekolah SDN Kutogiri Sakiya mengatakan, penjaga sekolah mendengar gemuruh saat hujan deras sekitar pukul 17.30 WIB.

“Kami sangat terbantu oleh kehadiran relawan desa, warga yang gotong royong mengevakuasi pohon, juga ada dari kantor desa sampai Baninsa,” kata Kepala Sekolah SDN Kutogiri, Sakiya di ruang kerjanya.

Akibat pohon tumbang, sebagian besar genteng di atas ruang kelas 1 hancur, atap kelas bolong, kaca jendera pecah, dan atap kamar mandi rusak.

“Kerugian bisa Rp 10-an juta,” kata Sakiya.

Sementara itu, Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kulon Progo, Edi Wibowo menerangkan, apa yang terjadi belakangan ini terkait cuaca ekstrem sejak 11 Januari 2021.

Mengutip peringatan BMKG, Edi mengatakan, cuaca ekstrem ini masih akan terjadi hingga 28 Februari 2021.

Pihaknya mengingatkan warga terus waspada menghadapi potensi bencana terutamabanjir bandang, longsor dan pohon tumbang.

“Dalam situasi seperti ini, kita sudah mengajukan SK Siaga Darurat Menghadapi Bencana Hidrometeorologi dari 11-28 Februari 2021, ini mengacu juga pada peringatan BMKG bahwa puncak cuaca ekstrem disertai hujan dan angin akan terjadi sampai Januari sampai Februari,” kata Edi.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Regional
Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Regional
Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Regional
Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Regional
Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Regional
Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Regional
Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Regional
Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Regional
Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Regional
Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Regional
Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Regional
Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Regional
Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Regional
Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Regional
Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X