Kompas.com - 28/01/2021, 15:35 WIB
Kepala Dinas Pendidikan Kota Mataram, Lalu Fatwir Uzali KOMPAS.COM/KARNIA SEPTIA KUSUMANINGRUMKepala Dinas Pendidikan Kota Mataram, Lalu Fatwir Uzali

MATARAM, KOMPAS.com - Simulasi pembelajaran tatap muka sekolah di Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), dihentikan sementara mulai Senin (1/2/2021).

Kepala Dinas Pendidikan Kota Mataram Lalu Fatwir Uzali mengatakan, kebijakan itu diterapkan bagi siswa kelas satu hingga lima sekolah dasar (SD), kelas tujuh dan delapan di tingkat sekolah menengah pertama (SMP), serta kelas 10 dan 11 di sekolah menengah atas (SMA).

"Kita akan memberhentikan dulu pembelajaran tatap muka untuk kelas di bawah kelas enam yaitu kelas satu sampai lima (sekolah dasar), kalau SMP kelas VII dan kelas VIII. Kita hentikan pembelajaran tatap muka mulai hari Senin," kata Fatwir saat dikonfirmasi, Kamis (28/1/2021).

Fatwir mengatakan, sekolah di Kota Mataram mulai melakukan simulasi belajar tatap muka sejak 14 Januari 2021.

Selama proses belajar tatap muka, sekolah telah menetapkan protokol kesehatan pencegahan penularan virus Covid-19 dengan sangat ketat.

Baca juga: 10 Remaja Berkomplot Curi Belasan Kotak Amal, Uangnya Dipakai Foya-foya dan Beli Narkoba

Saat ini, kata dia, guru dan siswa sedang semangat menjalani belajar tatap muka. Sebab, siswa mengetahui tugas yang diberikan guru secara rinci dan mendapat penjelasan utuh tentang materi yang akan dikerjakan di rumah.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Namun, peningkatan kasus positif Covid-19 di Kota Mataram pada awal tahun menjadi pertimbangan penghentian belajar tatap muka.

Belajar tatap muka, kata Fatwir, hanya diikuti siswa kelas akhir, seperti kelas enam sekolah dasar, kelas sembilan untuk sekolah menengah pertama, dan kelas 12 untuk sekolah menengah atas (SMA).

"Sekolah mengikuti surat edaran gubernur tanggal 22 Januari, bahwa yang diperbolehkan melakukan pembelajaran tatap muka adalah kelas akhir. Kalau SD itu kelas enam, SMP kelas sembilan, kalau SMA kelas 12," terang Fatwir.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Regional
Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Regional
Dompet Dhuafa Salurkan 106 Ekor Hewan Kurban di Pedalaman Riau

Dompet Dhuafa Salurkan 106 Ekor Hewan Kurban di Pedalaman Riau

Regional
Terkait PPKM Level 4 di Semarang, Walkot Hendi Longgarkan 3 Aturan Ini

Terkait PPKM Level 4 di Semarang, Walkot Hendi Longgarkan 3 Aturan Ini

Regional
Ingin Luwu Utara Aman dan Sehat, Bupati IDP Imbau Warga Beradaptasi dengan Kebiasaan Baru

Ingin Luwu Utara Aman dan Sehat, Bupati IDP Imbau Warga Beradaptasi dengan Kebiasaan Baru

Regional
Beri Bantuan Alsintan untuk Poktan, Bupati IDP: Tolong Agar Tidak Diperjualbelikan

Beri Bantuan Alsintan untuk Poktan, Bupati IDP: Tolong Agar Tidak Diperjualbelikan

Regional
UM Bandung Gelar Vaksinasi Massal untuk 3.000 Warga, Ridwan Kamil Berikan Apresiasi

UM Bandung Gelar Vaksinasi Massal untuk 3.000 Warga, Ridwan Kamil Berikan Apresiasi

Regional
Pemprov Jabar Targetkan Pembangunan TPPAS Regional Legok Nangka Rampung pada 2023

Pemprov Jabar Targetkan Pembangunan TPPAS Regional Legok Nangka Rampung pada 2023

Regional
Optimalisasi Penyaluran Bansos di Gorontalo, Gubernur Rusli Gunakan 2 Metode Ini

Optimalisasi Penyaluran Bansos di Gorontalo, Gubernur Rusli Gunakan 2 Metode Ini

Regional
Tekan Dampak PPKM, Pemprov Jabar Akan Salurkan Bansos ke 1,9 Juta Keluarga

Tekan Dampak PPKM, Pemprov Jabar Akan Salurkan Bansos ke 1,9 Juta Keluarga

Regional
Serapan Anggaran Covid-19 Jateng Capai 17,28 Persen, Bukan 0,15 Persen

Serapan Anggaran Covid-19 Jateng Capai 17,28 Persen, Bukan 0,15 Persen

Regional
Ridwan Kamil Janji Usulkan PPKM yang Lebih Proporsional kepada Pemerintah Pusat

Ridwan Kamil Janji Usulkan PPKM yang Lebih Proporsional kepada Pemerintah Pusat

Regional
Ikuti Rakor Virtual Kampanye 3M, Ridwan Kamil Usulkan Tiga Hal ke Pemerintah Pusat

Ikuti Rakor Virtual Kampanye 3M, Ridwan Kamil Usulkan Tiga Hal ke Pemerintah Pusat

Regional
BST Mulai Disalurkan di Semarang, Walkot Hendi Jelaskan Teknis Distribusinya

BST Mulai Disalurkan di Semarang, Walkot Hendi Jelaskan Teknis Distribusinya

Regional
Atasi Dampak Pandemi, Anggota DPRD PDIP hingga Wali Kota Hendi Serahkan Gajinya

Atasi Dampak Pandemi, Anggota DPRD PDIP hingga Wali Kota Hendi Serahkan Gajinya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X