Polisi Selidiki Dugaan Korupsi Pajak Reklame 2 ASN Bakeuda Kota Tegal

Kompas.com - 27/01/2021, 20:32 WIB
Kasatreskrim Polres Tegal Kota AKP Syuaib Abdullah menunjukan berkas aduan Inspektorat terkait dugaan Tipikor pajak reklame oleh dua ASN Bakeuda, di Mapolres Tegal Kota, Rabu (27/1/2021) KOMPAS.com/Tresno SetiadiKasatreskrim Polres Tegal Kota AKP Syuaib Abdullah menunjukan berkas aduan Inspektorat terkait dugaan Tipikor pajak reklame oleh dua ASN Bakeuda, di Mapolres Tegal Kota, Rabu (27/1/2021)

TEGAL, KOMPAS.com - Satreskrim Polres Tegal Kota tengah menyelidiki dugaan kasus korupsi pajak reklame yang diduga dilakukan dua oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) Badan Keuangan Daerah (Bakeuda) Kota Tegal.

Kapolres Tegal Kota AKBP Rita Wulandari Wibowo melalui Kasatreskrim AKP Syuaib Abdullah mengatakan, pihaknya mulai melakukan penyelidikan setelah menerima berkas pengaduan dari Inspektorat Kota Tegal.

"Sudah. Kita sudah menerima (berkas) serahan pengaduan dugaan Tipikor dari Inspektorat kemarin (Selasa (26/1/2021)," kata Syuaib ditemui di ruang kerjanya di Mapolres Tegal Kota, Rabu (27/1/2021).

Baca juga: Kasus Dugaan Korupsi Proyek Pengaman Pantai Lhokseumawe, Kontraktor Kembalikan Dana Rp 4,2 M

Syuaib mengatakan, selanjutnya pihaknya langsung melakukan penyelidikan untuk memastikan apakah ada unsur perbuatan melawan hukumnya.

"Akan kita tindaklanjuti, apakah ada unsur Tipikornya atau tidak melihat perkembangan penyelidikan nanti," pungkas Syuaib.

Sementara itu, Kepala Inspektorat Kota Tegal Praptomo saat dikonfirmasi membenarkan telah melimpahkan berkas aduan karena ada indikasi perbuatan melawan hukum yang dilakukan dua ASN Bakeuda.

"Iya. Kemarin. Langsung (konfirmasi) dengan kepolisian tidak ada-apa," kata Praptomo.

Sebelumnya, kata Praptomo, pihaknya telah melakukan penyelidikan internal hingga diketahui ada indikasi korupsi.

"Dibawa ke sana karena ada tanda-tanda mengarah ke korupsi, maka sesuai MoU tiga pilar, dilimpahkan ke aparat penegak hukum (APH)," kata Praptomo.

Baca juga: Satgas Tipikor Selidiki 4 Kasus Dugaan Korupsi, 10 Pejabat Pemkot Tegal Diperiksa

Praptomo sendiri belum menyinggung soal sanksi yang akan dijatuhkan kepada dua ASN tersebut.

Yang jelas masih menunggu perkembangan kasus yang sedang ditangani pihak kepolisian.

"Memang ada indikasi, masalah setelah didalami terbukti benar atau tidak selanjutnya menjadi kewenangan polisi untuk menyelidiki," pungkasnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

'Herlis Memang Pulang Kampung, Tapi Sudah Jadi Mayat'

"Herlis Memang Pulang Kampung, Tapi Sudah Jadi Mayat"

Regional
Kebijakan Wali Kota Hendi Antar Semarang Jadi Pilot Project Pendataan Keluarga

Kebijakan Wali Kota Hendi Antar Semarang Jadi Pilot Project Pendataan Keluarga

Regional
Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Regional
Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Regional
Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Regional
Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Regional
Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah 'Siap, Pak'

Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah "Siap, Pak"

Regional
Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Regional
[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

Regional
Nama Ahli Waris Diubah, Anak Laporkan Ibu Kandung ke Polisi, Ini Ceritanya

Nama Ahli Waris Diubah, Anak Laporkan Ibu Kandung ke Polisi, Ini Ceritanya

Regional
Sandera Anak dan Rampok Uang Rp 70 Juta, Pria Ini Ditangkap 2 Jam Setelah Bebas dari Penjara

Sandera Anak dan Rampok Uang Rp 70 Juta, Pria Ini Ditangkap 2 Jam Setelah Bebas dari Penjara

Regional
Nur, Mantan Pegawai BCA, Ceritakan Awal Mula Salah Transfer Uang Rp 51 Juta hingga Ardi Dipenjara

Nur, Mantan Pegawai BCA, Ceritakan Awal Mula Salah Transfer Uang Rp 51 Juta hingga Ardi Dipenjara

Regional
Kampung Mati di Ponorogo, Berawal dari Pembangunan Pesantren Tahun 1850 hingga Warga Pindah karena Sepi

Kampung Mati di Ponorogo, Berawal dari Pembangunan Pesantren Tahun 1850 hingga Warga Pindah karena Sepi

Regional
Wali Kota Semarang Minta Jembatan Besi Sampangan Segera Difungsikan

Wali Kota Semarang Minta Jembatan Besi Sampangan Segera Difungsikan

Regional
Polsek Pekalongan Selatan, Sering Dikira Kafe karena Ada Minibar dan Penuh Lampu Hias

Polsek Pekalongan Selatan, Sering Dikira Kafe karena Ada Minibar dan Penuh Lampu Hias

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X