Kompas.com - 12/01/2021, 21:47 WIB
Kepala Dinas Kesehatan Kota Solo, Siti Wahyuningsih. KOMPAS.com/LABIB ZAMANIKepala Dinas Kesehatan Kota Solo, Siti Wahyuningsih.

SOLO, KOMPAS.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Solo, Jawa Tengah menerima sebanyak 10.609 dosis vaksin Sinovac tahap pertama pada Selasa (12/1/2021).

Saat ini vaksin Sinovac telah disimpan di instalasi gedung farmasi Solo.

"Yang datang hari ini ada 10.609 dosis vaksin Covid-19 Sinovac dan akan kita pakai tanggal 14 Januari 2021," kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Solo Siti Wahyuningsih kepada wartawan, Selasa.

Siti mengatakan, vaksinisasi tahap pertama akan diprioritaskan kepada tenaga kesehatan.

"Intinya vaksin Sinovac ini diberikan kepada nakes, pendukung nakes dua kali dosis. Masing-masing dosis 0,5 cc. Nanti jarak dosis satu dengan dosis dua minimal 14 hari," terang dia.

Baca juga: Pemkot Solo Beri Kelonggaran Jam Operasional Warung Makan hingga Pusat Kuliner, Asalkan...

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Program vaksinasi Covid-19 dilaksanakan di 33 fasilitas kesehatan di Solo.

"Dan ini akan diberikan kepada 33 fasilitas kesehatan yang ditunjuk oleh pemerintah, yaitu 17 puskesmas satu klinik Bhayangkara, kemudian 14 rumah sakit," sambung dia.

Siti mengungkapkan, program vaksinasi Covid-19 baru dilaksanakan di tiga kabupaten/kota di Jawa Tengah, yakni Semarang, Kabupaten Semarang dan Solo.

Adapun pertimbangan Solo sebagai salah satu dari tiga daerah di Jateng yang melaksanakan vaksinasi karena jumlah tenaga kesehatannya banyak.

"Solo nakesnya banyak karena merupakan rumah sakit rujukan. Semarang rumah sakitnya juga banyak ibu kota provinsi. Solo itu kota nomor dua setelah Semarang," tutur dia.

Baca juga: Bupati Luwu Utara Siap Jadi Penerima Vaksin Tahap Pertama

Sementara itu, Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo menambahkan, kedatangan vaksin Covid-19 untuk memotivasi Satgas Penanganan Covid-19 dalam menekan penularan virus corona.

Menurutnya, tahap pertama vaksinasi Covid-19 akan diberikan kepada tenaga kesehatan.

Setelah itu kemudian diberikan kepada anggota TNI/Polri.

"Sehingga adanya nakes divaksin tentunya memotivasi teman-teman yang bergerak di bidang kesehatan ini sudah tidak takut lagi. Biarpun vaksin ini belum mampu untuk menangkal Covid-19. Paling tidak kepercayaan itu muncul terlebih dahulu," katanya.

Kompas.com Berita Vaksinasi

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Kita peduli, pandemi berakhir!



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Regional
Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Regional
Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Regional
Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Regional
Dompet Dhuafa Salurkan 106 Ekor Hewan Kurban di Pedalaman Riau

Dompet Dhuafa Salurkan 106 Ekor Hewan Kurban di Pedalaman Riau

Regional
Terkait PPKM Level 4 di Semarang, Walkot Hendi Longgarkan 3 Aturan Ini

Terkait PPKM Level 4 di Semarang, Walkot Hendi Longgarkan 3 Aturan Ini

Regional
Ingin Luwu Utara Aman dan Sehat, Bupati IDP Imbau Warga Beradaptasi dengan Kebiasaan Baru

Ingin Luwu Utara Aman dan Sehat, Bupati IDP Imbau Warga Beradaptasi dengan Kebiasaan Baru

Regional
Beri Bantuan Alsintan untuk Poktan, Bupati IDP: Tolong Agar Tidak Diperjualbelikan

Beri Bantuan Alsintan untuk Poktan, Bupati IDP: Tolong Agar Tidak Diperjualbelikan

Regional
UM Bandung Gelar Vaksinasi Massal untuk 3.000 Warga, Ridwan Kamil Berikan Apresiasi

UM Bandung Gelar Vaksinasi Massal untuk 3.000 Warga, Ridwan Kamil Berikan Apresiasi

Regional
Pemprov Jabar Targetkan Pembangunan TPPAS Regional Legok Nangka Rampung pada 2023

Pemprov Jabar Targetkan Pembangunan TPPAS Regional Legok Nangka Rampung pada 2023

Regional
Optimalisasi Penyaluran Bansos di Gorontalo, Gubernur Rusli Gunakan 2 Metode Ini

Optimalisasi Penyaluran Bansos di Gorontalo, Gubernur Rusli Gunakan 2 Metode Ini

Regional
Tekan Dampak PPKM, Pemprov Jabar Akan Salurkan Bansos ke 1,9 Juta Keluarga

Tekan Dampak PPKM, Pemprov Jabar Akan Salurkan Bansos ke 1,9 Juta Keluarga

Regional
Serapan Anggaran Covid-19 Jateng Capai 17,28 Persen, Bukan 0,15 Persen

Serapan Anggaran Covid-19 Jateng Capai 17,28 Persen, Bukan 0,15 Persen

Regional
Ridwan Kamil Janji Usulkan PPKM yang Lebih Proporsional kepada Pemerintah Pusat

Ridwan Kamil Janji Usulkan PPKM yang Lebih Proporsional kepada Pemerintah Pusat

Regional
Ikuti Rakor Virtual Kampanye 3M, Ridwan Kamil Usulkan Tiga Hal ke Pemerintah Pusat

Ikuti Rakor Virtual Kampanye 3M, Ridwan Kamil Usulkan Tiga Hal ke Pemerintah Pusat

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X