Kisah Sukses Panut, Dapat Rp 50 Juta Per Bulan dari Jualan Ikan Cupang

Kompas.com - 09/01/2021, 08:30 WIB
Panut saat pameran ikan di Mall WTC Jambi dari tanggal 13 Desember hingga 4 Januari 2021 lalu. Enam tahun menggeluti bisnis ikan cupang membuat perubahan dalam hidupnya. KOMPAS.COM/JAKA HBPanut saat pameran ikan di Mall WTC Jambi dari tanggal 13 Desember hingga 4 Januari 2021 lalu. Enam tahun menggeluti bisnis ikan cupang membuat perubahan dalam hidupnya.

JAMBI, KOMPAS.com - Seperti enam tahun belakangan, Panut Nur Fallah (24) harus bangun pagi apa pun cuacanya. Dia harus membersihkan air akuarium dan memperhatikan satu per satu makhluk di dalamnya, serta diberinya makan. Makhluk itu tak lain adalah ikan cupang.

Bisnis ikan cupang membawa banyak perubahan pada kehidupan pribadi Panut Nur Fallah, terutama dari sisi ekonomi. Omzet sekitar Rp 50 juta tak lepas setiap bulan masuk kantongnya.

Meskipun begitu, omzet sebesar itu bukannya tanpa jerih payah dicapai. Selama enam tahun Panut jatuh bangun berbisnis sekaligus mendalami seluk-beluk ikan cupang. Mulai dari cara berbisnis hingga bagaimana menjaga kesehatan ikan cupang.

Baca juga: Tren Ikan Cupang 2021, Ini Jenis yang Bakal Banyak Dicari

Pulang ke Jambi, tak ada kerjaan, pilih tekuni hobi

Semua hasil yang didapat Panut hari ini bermula pada tahun 2014. Panut sempat merantau ke Bandung dan pulang ke Jambi pada 2014. Di Bandung dia bekerja di bidang konfeksi. Saat pulang ke Jambi, dia tidak langsung dapat pekerjaan.

Belum dapat kerja dan kegiatan hanya makan tidur, Panut berinisiatif melakukan kembali hobi masa kecilnya, memelihara ikan cupang. Dia membeli beberapa dan meletakkannya di rumah.

Suatu ketika datang seorang anak kecil melihat ikan cupang milik Panut.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

”Bang, ikannya dijual dak?” tanya anak itu.

Tanpa pikir panjang diiyakannya. Ikan cupang itu pun jadi yang pertama dijual seharga Rp 5.000 per ekor.

Tak lama setelah itu, si anak tadi kembali lagi membawa kawan-kawannya untuk melihat.

Beberapa dari mereka ikut membeli. Melihat kondisi ini, Panut kemudian gerak cepat langsung membeli ikan cupang hias dan mengulangi jual beli seperti itu.

Baca juga: Curi 150 Ikan Cupang Senilai Rp 20 Juta, 5 Pemuda di Pontianak Ditangkap

Breeding ikan cupang, jualan di Facebook

Hampir setahun dia melakukan jual beli itu, Panut merasa capek harus ke pasar membeli cupang. Sebab, stoknya juga kadang ada dan kadang kosong.

Lantas dia memutuskan untuk melakukan breeding atau ternak cupang sendiri.

Sementara melakukan ternak cupang, Panut mencoba peruntungan berjualan di Facebook.

Sambil berjalan itu upgrade terus dari kualitas sampai penjualan hingga akhirnya masuk ke pasar online. Dia belajar secara otodidak terkait pemeliharaan cupang dan dari sisi bisnisnya.

“Ada ngebantu juga dari Google, dari internet. Karena rasa penasaran yang kuat. Tapi sekadar teori. Kalau praktik kebanyakan dari pengalaman dan terkadang teori dari orang lain tidak cocok jadi coba cara sendiri. Kalau ada cocok dipakai,” katanya saat bertemu dengan Kompas.com pada Jumat (8/1/2021).

Baca juga: Fakta di Balik Kisah Sukses Heru Si Peternak Ikan Cupang, Untung Rp 15 Juta Per Bulan hingga Bantu Cegah DBD

Halaman Selanjutnya
Halaman:


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Regional
Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Regional
Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Regional
Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Regional
Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Regional
Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Regional
Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Regional
Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Regional
Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Regional
Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Regional
Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Regional
Upaya Berau Coal Sinarmas Atasi Pandemi, dari Bakti Sosial hingga Dukung Vaksinasi

Upaya Berau Coal Sinarmas Atasi Pandemi, dari Bakti Sosial hingga Dukung Vaksinasi

Regional
Selain Dana Sponsor Rp 5 Miliar, PLN Investasi Rp 300 Miliar untuk Dukung PON XX Papua

Selain Dana Sponsor Rp 5 Miliar, PLN Investasi Rp 300 Miliar untuk Dukung PON XX Papua

Regional
Gerakkan Masyarakat untuk Tangani Pandemi, BNPB Gelar Pelatihan 1.000 Relawan Covid-19 di DIY

Gerakkan Masyarakat untuk Tangani Pandemi, BNPB Gelar Pelatihan 1.000 Relawan Covid-19 di DIY

Regional
Entaskan Pandemi di Samarinda, Satgas Covid-19 Gelar Pelatihan 1.000 Relawan

Entaskan Pandemi di Samarinda, Satgas Covid-19 Gelar Pelatihan 1.000 Relawan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.