Kompas.com - 08/01/2021, 21:05 WIB
Wali Kota Pontianak, Kalimantan Barat (Kalbar) mengaku siap divaksin virus corona atau Covid-19, jika hasil pengecekan kesehatan yang telah dilakukan menunjukkan telah memenuhi syarat. DOK PEMKOT PONTIANAKWali Kota Pontianak, Kalimantan Barat (Kalbar) mengaku siap divaksin virus corona atau Covid-19, jika hasil pengecekan kesehatan yang telah dilakukan menunjukkan telah memenuhi syarat.

PONTIANAK, KOMPAS.com – Wali Kota Pontianak, Kalimantan Barat (Kalbar) Edi Rusdi Kamtono mengaku siap divaksin virus corona atau Covid-19, jika hasil pengecekan kesehatan yang telah dilakukan menunjukkan telah memenuhi syarat.

"Jika memenuhi syarat saya divaksin Covid-19. Siap saja. sama seperti halnya donor darah jika hemoglobin (HB) saya cukup tidak masalah," kata Edi dalam keterangan tertulisnya, Jumat (8/1/2021).

Edi menerangkan, Pemkot Pontianak telah menggelar simulasi vaksinasi Covid-19 di Puskesmas Kampung Bali, Kelurahan Tengah, Kecamatan Pontianak Kota, Jumat pagi.

Baca juga: Berebut Warisan, Seorang Pria di Pontianak Bacok Adiknya

Simulasi dilakukan dalam rangka mempersiapkan vaksinasi yang rencananya akan digelar tanggal 14 Januari 2021 mendatang.

“Para tenaga kesehatan (nakes) berperan sesuai dengan tugasnya masing-masing dalam simulasi tersebut. Mulai dari saat calon penerima vaksin datang, pendaftaran, screening hingga selesai dilakukannya vaksin,” ucap Edi.

Menurut Edi, digelarnya simulasi ini agar saat pelaksanaan vaksinasi, para petugas sudah memahami perannya masing-masing.

“Untuk tahap awal, setidaknya ada 5.500 nakes yang terdaftar dalam program vaksinasi Covid-19. Kita berharap masyarakat bisa lebih memahami bahwa vaksin ini untuk mengatasi penyebaran Covid-19," ujar Edi.

Baca juga: Syarat Swab PCR di Bandara Supadio Pontianak Diklaim Efektif Kendalikan Covid-19

Namun lanjut Edi, tidak semua orang bisa divaksin, sebab ada beberapa persyaratan medis. Diantaranya tidak ada penyakit bawaan atau komorbid, tekanan darah stabil dan lain sebagainya.

Kemudian, para tenaga kesehatan dan aparat keamanan mendapat prioritas sebab mereka sangat rentan terhadap penularan.

“Selanjutnya petugas yang memberi pelayanan langsung kepada masyarakat. Setelah itu barulah masyarakat dengan persyaratan tertentu," sebut Edi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Kompas.com Berita Vaksinasi

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Kita peduli, pandemi berakhir!



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Peduli Warga Terdampak Pandemi di Salatiga, Partai Golkar Gelar Baksos dan Pengobatan Gratis

Peduli Warga Terdampak Pandemi di Salatiga, Partai Golkar Gelar Baksos dan Pengobatan Gratis

Regional
Turunkan Angka Kemiskinan di Jateng, Ganjar Targetkan Pembangunan 100.000 RSLH

Turunkan Angka Kemiskinan di Jateng, Ganjar Targetkan Pembangunan 100.000 RSLH

Regional
8 Peristiwa Viral karena Gunakan Google Maps, dari Sekeluarga Tersesat di Hutan hingga Truk Masuk Jurang

8 Peristiwa Viral karena Gunakan Google Maps, dari Sekeluarga Tersesat di Hutan hingga Truk Masuk Jurang

Regional
Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Regional
Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Regional
Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Regional
DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

Regional
Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Regional
BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

Regional
Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Regional
Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.