Terkendala Kondisi Geografis, Polisi Kesulitan Jangkau Lokasi Pembakaran Pesawat MAF

Kompas.com - 08/01/2021, 17:15 WIB
Kapolda Papua Irjen Paulus Waterpauw menunjukkan foto MT, DPO pembelian Senpi dan amunisi, Jayapura, Selasa (5/1/2021) Dok Humas Polda PapuaKapolda Papua Irjen Paulus Waterpauw menunjukkan foto MT, DPO pembelian Senpi dan amunisi, Jayapura, Selasa (5/1/2021)

TIMIKA, KOMPAS.com - Polisi belum bisa menjangkau lokasi pembakaran pesawat milik Mission Aviation Fellowship (MAF) di Kampung Pagamba, Distrik Mbiandoga, Intan Jaya.

Pesawat itu diduga dibakar kelompok kriminal bersenjata (KKB) pada Rabu (6/1/2021).

Baca juga: Pengusaha Mal Protes Pembatasan Kegiatan Masyarakat, Terancam Kehilangan Separuh Omzet

Kapolda Papua Irjen Polisi Paulus Waterpauw mengatakan, kondisi geografis menjadi penghalang untuk petugas menjangkau lokasi itu.

Meski begitu, Polda Papua telah meminta bantuan Satuan Tugas (Satgas) Nemangkawi untuk bergabung dengan personel lain agar dapat menjangkau lokasi itu.

Menurutnya, Kapolres Intan Jaya AKBP I Wayan G Antara juga belum bisa melaporkan informasi terkait jarak tempuh menuju lokasi dari pusat kota Kabupaten Intan Jaya.

"Memang kendala terbesar ada dua, selain cuaca medan, keadaan alam maksud saya, juga komunikasi," ujar Kapolda di Timika, Jumat (8/1/2021).

Selain personel dari Polres Intan Jaya, Polres Nabire juga mengerahkan sejumlah anggota untuk mencapai lokasi kejadian.

Paulus mengatakan, insiden pembakaran pesawat itu telah dilaporkan kepada Kapolri Jenderal Idham Azis.

Kapolri, kata Paulus, memerintah personel di Polda Papua mengejar pelaku pembakaran pesawat tersebut.

Baca juga: Detik-detik Pesawat MAF Dibakar KKB, Pilot Diselamatkan Warga

"Wilayah terdekat dalam berkoordinasi dan komunikasi hanya Nabire," ujar Kapolda.

"Kami sedang menunggu perkembangan dari Kapolres Intan Jaya. Itulah kadang-kadang kami harus banyak menunggu karena masalah sinyal. Setelah mereka mempunyai kemampuan sinyal, atau mendapatkan sinyal, baru mereka lapor," jelas Kapolda.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Oknum Polisi Bunuh 2 Wanita di Medan karena Tak Terima Dikomplain, Ini Kronologinya

Oknum Polisi Bunuh 2 Wanita di Medan karena Tak Terima Dikomplain, Ini Kronologinya

Regional
Kembali Dilantik Jadi Wali Kota Semarang, Hendi Paparkan Program Jangka Pendek

Kembali Dilantik Jadi Wali Kota Semarang, Hendi Paparkan Program Jangka Pendek

Regional
Berkunjung ke Tamborasi, Sungai Terpendek di Dunia yang Ada di Kolaka

Berkunjung ke Tamborasi, Sungai Terpendek di Dunia yang Ada di Kolaka

Regional
Cerita di Sepiring Nasi Pecel, dari Suguhan Ki Gede Pemanahan hingga Ditulis di Serat Centhini

Cerita di Sepiring Nasi Pecel, dari Suguhan Ki Gede Pemanahan hingga Ditulis di Serat Centhini

Regional
Lantik Terdakwa Korupsi sebagai Wakil Bupati, Ini Kata Gubernur Sumsel

Lantik Terdakwa Korupsi sebagai Wakil Bupati, Ini Kata Gubernur Sumsel

Regional
Gegara Sakit Hati, Seorang Oknum Polisi Bunuh 2 Wanita Sekaligus, Ini Faktanya

Gegara Sakit Hati, Seorang Oknum Polisi Bunuh 2 Wanita Sekaligus, Ini Faktanya

Regional
Jejak Sejarah Loji Gandrung, Rumah Dinas Wali Kota Solo yang Akan Ditempati Gibran

Jejak Sejarah Loji Gandrung, Rumah Dinas Wali Kota Solo yang Akan Ditempati Gibran

Regional
Kesaksian Ketua RT soal Terduga Teroris yang Ditangkap di Surabaya

Kesaksian Ketua RT soal Terduga Teroris yang Ditangkap di Surabaya

Regional
Malam Terang di Pantai Cacalan Banyuwangi

Malam Terang di Pantai Cacalan Banyuwangi

Regional
Ini 8 Bangunan Sejarah di Kota Sematang, dari Toko Oen hingga Mercusuar Pelabuhan Tanjung Emas

Ini 8 Bangunan Sejarah di Kota Sematang, dari Toko Oen hingga Mercusuar Pelabuhan Tanjung Emas

Regional
Sandiwara Pembantu yang Bunuh Majikannya, Tusuk Diri Sendiri dan Mengaku Diperkosa, Malah Jadi Tersangka

Sandiwara Pembantu yang Bunuh Majikannya, Tusuk Diri Sendiri dan Mengaku Diperkosa, Malah Jadi Tersangka

Regional
Sederet Cerita Pelantikan Para Kepala Daerah, Tangan Diborgol dan Beri Ponsel ke Penjaga Parkir

Sederet Cerita Pelantikan Para Kepala Daerah, Tangan Diborgol dan Beri Ponsel ke Penjaga Parkir

Regional
Longsor di Cipager Garut, Total 109 Rumah Warga Terdampak

Longsor di Cipager Garut, Total 109 Rumah Warga Terdampak

Regional
Cerita Lansia Pertama yang Disuntik Vaksin di Yogyakarta

Cerita Lansia Pertama yang Disuntik Vaksin di Yogyakarta

Regional
Usai Gibran Dilantik Menjadi Wali Kota Solo, Ini Kata Rudy...

Usai Gibran Dilantik Menjadi Wali Kota Solo, Ini Kata Rudy...

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X