Pengetatan PKM, 9 Ruas Jalan di Kota Semarang Ditutup Dua Pekan

Kompas.com - 08/01/2021, 12:43 WIB
Kawasan Tugu Muda Semarang KOMPAS.com/RISKA FARASONALIAKawasan Tugu Muda Semarang

SEMARANG, KOMPAS.com - Penutupan sejumlah ruas jalan utama bakal diberlakukan kembali guna membatasi pergerakan masyarakat di Kota Semarang, Jawa Tengah.

Hal itu dilakukan seiring pengetatan peraturan pembatasan kegiatan masyarakat ( PKM) pada masa pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat Jawa-Bali pada 11 hingga 25 Januari 2021.

Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi, memutuskan ada sembilan ruas jalan utama yang akan dilakukan penutupan di ibukota Jawa Tengah.

"Penutupan kami perkirakan sekitar sembilan ruas jalan selama dua minggu ke depan," kata wali kota yang akrab disapa Hendi dalam konferensi pers, Kamis (7/1/2021).

Baca juga: Pemkot Semarang Perketat Aturan PKM mulai 11 hingga 25 Januari

Peraturan penutupan ruas jalan, beserta sejumlah poin pembatasan lainnya tertuang dalam revisi Peraturan Wali Kota Semarang terkait PKM yang akan diberlakukan selama dua pekan.

"Akan disusun jadi sebuah revisi Perwal PKM dari yang sudah ada. Dalam satu atau dua hari sudah bisa ditandatangani dan siap dijadikan kebijakan mulai 11-25 Januari," ucapnya.

Pihaknya berharap dengan adanya pembatasan pergerakan, masyarakat semakin disiplin terhadap protokol kesehatan sehingga dapat menekan lonjakan kasus Covid-19 di Kota Semarang.

Kasatlantas Polrestabes Semarang Kompol Sigit mengatakan hasil dalam giat rapat koordinasi, ada sembilan ruas jalan yang akan dilaksanakan alih arus.

Baca juga: Pemkot Semarang Izinkan Tempat Hiburan Buka Selama Pembatasan Kegiatan, Asal...

Pihaknya, menerjunkan seluruh personel untuk menjaga ketat selama diberlakukan penutupan ruas jalan.

"Ini dilakukan untuk pencegahan Covid-19. Sifatnya memutus rantai penyebaran Covid-19 untuk masyarakat Kota semarang, kita dan keluarga kita semua," jelasnya saat dikonfirmasi, Jumat (8/1/2021).

Adapun penutupan ruas jalan dimulai pukul 21.00 - 06.00 WIB diberlakukan di Jalan Letjen Suprapto (Kota Lama) dari Sayangan sampai Jembatan Berok, Jalan Pandanaran dari Tugu Muda sampai Simpang Lima, Jalan Pahlawan dari Air mancur sampai Simpang Lima, Jalan Ahmad Yani dari RRI sampai Simpang Lima, Jalan Pemuda dari Simpang Pemuda sampai Piere Tendean dan Jalan Gajah Mada (Simpang Kampung Kali).

Selanjutnya, penutupan full 24 jam diberlakukan di Jalan Supriyadi dari Simpang Tlogosari sampai Majapahit, Jalan Tanjung dari Simpang Imam Bonjol sampai Pemuda dan Jalan Lamper Tengah Raya dari Simpang Majapahit sampai Simpang Mrican.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 26 Februari 2021

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 26 Februari 2021

Regional
Syarat Swab PCR di Bandara Supadio Pontianak Kembali Diperpanjang sampai Idul Fitri

Syarat Swab PCR di Bandara Supadio Pontianak Kembali Diperpanjang sampai Idul Fitri

Regional
Pidato Gibran Setelah Dilantik: Kebut Vaksinasi, Kebut Pemulihan Ekonomi

Pidato Gibran Setelah Dilantik: Kebut Vaksinasi, Kebut Pemulihan Ekonomi

Regional
Sanksi Kasus Pertengkaran 2 Dosen UMI Makassar Tergantung Dewan Etik Kampus

Sanksi Kasus Pertengkaran 2 Dosen UMI Makassar Tergantung Dewan Etik Kampus

Regional
Pemilik Pabrik Tembakau Maafkan 4 Ibu Terdakwa Pelemparan Atap: Tidak Ada Rasa Benci...

Pemilik Pabrik Tembakau Maafkan 4 Ibu Terdakwa Pelemparan Atap: Tidak Ada Rasa Benci...

Regional
[BERITA FOTO] Cerita di Balik Foto Resmi Bupati Banyuwangi, Dipotret Bang Dzoel Fotografer Difabel

[BERITA FOTO] Cerita di Balik Foto Resmi Bupati Banyuwangi, Dipotret Bang Dzoel Fotografer Difabel

Regional
Kakek Tunarungu Kumpulkan Rp 174 Juta dalam 9 Karung Sejak 1990, Ada 1 Karung Uang yang Sudah Tak Berlaku

Kakek Tunarungu Kumpulkan Rp 174 Juta dalam 9 Karung Sejak 1990, Ada 1 Karung Uang yang Sudah Tak Berlaku

Regional
Ikut Negerikan Unimal Aceh, Gus Dur Diberi Penghargaan

Ikut Negerikan Unimal Aceh, Gus Dur Diberi Penghargaan

Regional
Tetangga Tembak Seorang Ibu dengan Senapa Angin dan Pukul Anak Korban

Tetangga Tembak Seorang Ibu dengan Senapa Angin dan Pukul Anak Korban

Regional
Sambutan Gubernur Saat Pelantikan Bobby Nasution, soal Harmonisasi hingga Rapor Merah Korupsi

Sambutan Gubernur Saat Pelantikan Bobby Nasution, soal Harmonisasi hingga Rapor Merah Korupsi

Regional
Demi Anaknya Jadi PNS, Kusmiyati Ditipu Tetangganya Rp 200 Juta dan Laporannya ke Polisi Tak Ada Kejelasan

Demi Anaknya Jadi PNS, Kusmiyati Ditipu Tetangganya Rp 200 Juta dan Laporannya ke Polisi Tak Ada Kejelasan

Regional
Video Viral Oknum Perangkat Desa di Banyumas Pukul dan Marahi Anak Kecil

Video Viral Oknum Perangkat Desa di Banyumas Pukul dan Marahi Anak Kecil

Regional
Cerita Kusmiyati Utang Rp 200 Juta agar Anak Jadi PNS, Uang Dibawa Kabur, Nyicil Rp 5,3 Per Bulan

Cerita Kusmiyati Utang Rp 200 Juta agar Anak Jadi PNS, Uang Dibawa Kabur, Nyicil Rp 5,3 Per Bulan

Regional
Pidato Bupati Blora Setelah Dilantik: Target Kita Pesawat Sudah Mendarat di Cepu Tahun Ini

Pidato Bupati Blora Setelah Dilantik: Target Kita Pesawat Sudah Mendarat di Cepu Tahun Ini

Regional
Kakek Payuri Simpan Uang Rp 174 Juta dalam 9 Karung, Disebut Hasil Cuci Piring Selama 30 Tahun

Kakek Payuri Simpan Uang Rp 174 Juta dalam 9 Karung, Disebut Hasil Cuci Piring Selama 30 Tahun

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X