Kompas.com - 11/12/2020, 18:06 WIB
Buaya muara (crocodylus porosus) yang tertangkap di perairan Waduk Mrican atau Bendungan Panglima Besar Jenderal Sudirman, Banjarnegara, Jawa Tengah menjadi koleksi Taman Rekreasi Margasatwa Serulingmas (TRMS), Jumat (11/12/2020). KOMPAS.COM/Dok TRMSBuaya muara (crocodylus porosus) yang tertangkap di perairan Waduk Mrican atau Bendungan Panglima Besar Jenderal Sudirman, Banjarnegara, Jawa Tengah menjadi koleksi Taman Rekreasi Margasatwa Serulingmas (TRMS), Jumat (11/12/2020).

BANJARNEGARA, KOMPAS.com- Buaya muara (Crocodylus porosus) yang tertangkap di perairan Waduk Mrican atau Bendungan Panglima Besar Jenderal Sudirman, Banjarnegara, Jawa Tengah menjadi koleksi Taman Rekreasi Margasatwa Serulingmas (TRMS).

Penyerahan dilakukan oleh Kepala Desa Wanakarsa, Kecamatan Wanadadi, Erna Ariyanti kepada manajemen perusahaan milik Pemerintah Kabupaten Banjarnegara tersebut.

Marketing TRMS Novrizal Alamsyah Diantara mengatakan, penyerahan satwa dilindungi tersebut dilakukan pada Kamis (10/12/2020) pukul 14.00 WIB.

"Saat penyerahan, kondisi buaya jantan ini masih sehat, jenisnya buaya muara, bobot delapan kilogram, kami perkirakan usianya sekitar dua tahun," katanya saat dihubungi Kompas.com, Jumat (11/12/2020).

Baca juga: Warga Tangkap Buaya Sepanjang Satu Meter di Waduk Mrican Banjarnegara

Novrizal mengungkapkan, ini kali kedua pihak Serulingmas mendapatkan hibah buaya tangkapan. Sebelumnya, pada 2018, pihaknya mendapatkan hibah buaya yang ditangkap di hulu Sungai Serayu.

"Jadi sekarang koleksi Serulingmas ada tujuh buaya. Enam buaya muara dan satu buaya senyulong," terangnya.

Buaya terakhir ini, kata Novrizal, masih diisolasi sebelum dicampurkan sekandang dengan buaya lain.

Isolasi dilakukan selama tiga hari sembari mengurus surat hibah dan berita acara dari Balai Konservasi Sumberdaya Alam.

Baca juga: Geger Buaya di Waduk Mrican, Warga Diimbau Hindari Perairan

Diberitakan sebelumnya, seekor buaya berukuran 1 meter ditangkap warga dari perairan Waduk Mrican. Predator yang diduga berjenis buaya muara ini terjerat perangkap ikan yang ditebar oleh nelayan bernama Roni Prasetyawan (25).

“Kejadian sekitar pukul 10.00 WIB, jadi Mas Roni ini sedang mencari ikan di waduk seperti biasa. Nah waktu wuwu (perangkap ikan) diangkat, ternyata buayanya masuk ke situ,” kata Kepala Desa Wanakarsa, Kecamatan Wanadadi, Erna Ariyanti.

Erna dan warga setempat meyakini masih ada buaya lain di perairan sekitar waduk. Untuk itu, dia mengimbau masyarakat agar lebih waspada saat beraktivitas di sekitar waduk. Terlebih saat ini debit waduk tengah surut sehingga ruang gerak satwa air dimungkinkan semakin sempit.

“Di sekitar waduk memang banyak satwa yang berukuran raksasa, seperti pelus atau biawak, kalau buaya ini baru pertama kali ditangkap, tapi kalau hanya penampakan pernah ramai 10 tahun lalu,” terangnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wisatawan Membludak, Pantai Selatan Garut Ditutup, Polisi Lakukan Penyekatan

Wisatawan Membludak, Pantai Selatan Garut Ditutup, Polisi Lakukan Penyekatan

Regional
Beberapa Titik di Medan Dilanda Banjir, Bobby Pastikan Warga Terdampak Tak Kekurangan Pangan

Beberapa Titik di Medan Dilanda Banjir, Bobby Pastikan Warga Terdampak Tak Kekurangan Pangan

Regional
Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Regional
Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Regional
Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Regional
Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Regional
H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

Regional
12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

Regional
Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Regional
Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Regional
Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Regional
Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Regional
Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X