Situbondo Berduka, Selamat Jalan Pak Dadang Wigiarto...

Kompas.com - 27/11/2020, 11:05 WIB
Foto Dok - Bupati Situbondo Dadang Wigiarto (kiri) didampingi Plt Kepala Dinas Kesehatan saat konferensi pers penanganan COVID-19 pada Maret lalu. ANTARA/Novi Husdinariyanto. Foto Dok - Bupati Situbondo Dadang Wigiarto (kiri) didampingi Plt Kepala Dinas Kesehatan saat konferensi pers penanganan COVID-19 pada Maret lalu. ANTARA/Novi Husdinariyanto.
Editor Rachmawati

Syaifullah mengatakan telah melapor ke Pemprov Jatim perihal meninggalnya Bupati Dadang.

Untuk mengisi kekosongan jabatan, Pemprov akan menunjuk plh bupati karena Wakil Bupati Situbondo cuti hingga awal Desember 2020.

Baca juga: Kenang Bupati Dadang, Sekda Situbondo: Kalau Tegur Bawahan, Dia Tanya, Aku Barusan Ngomongnya Kasar Tidak

"Nantinya akan menunjuk Plh, cuti wakil bupati berakhir tanggal 6-7 Desember," terang dia.

Sementara itu Plt Kepala Dinas Kesehatan Situbondo Akhmad Yulianto mengatakan Satgas Covid-19 Situbondo telah melakukan tracing ke di pendopo dan kediaman bupati.

“Setelah itu, melakukan pengambilan tes swab pada yang kontak erat,” tambah dia.

Dinas Kesehatan juga memantau kondisi setiap warga yang melakukan kontak erat dengan bupati per hari. Pendopo dan Kantor Pemkab Situbondo pun telah disterilisasi.

Sementara itu hasil tes swab istri Dadang, Umi Kuslum dinyatakan negatif Covid-19.

Baca juga: Sederet Fakta Bupati Situbondo Meninggal karena Covid-19, Disebut Terserang Virus yang Tergolong Ganas

Hendak dirujuk ke Surabaya

Syaifullah mengatakan saat Dadang masuk rumah sakit,  ia mencoba mencari obat untuk meningkatkan imunitas. Saat mencari obat itu, ia dibantu dengan sejumlah pihak.

"Obat tersebut baru didapatkan Rabu siang sekitar pukul 13.00 WIB. Saya pun bergegas menuju rumah sakit. Sesampainya di rumah sakit, saya menyapa Pak Dadang sembari menunjukkan obat yang saya bawa. Kemudian beliau mengacungkan dua jempol untuk saya," ungkapnya.

Dengan obat itu, ia berharap supaya kondisi Dadang kembali membaik. Tetapi karena berbagai hal obat tersebut tak diinjeksikan kepada Dadang oleh tim dokter.

"Karena obat itu ada efek sampingnya. Saya percayakan perawatan Pak Dadang kepada tim dokter," ujarnya.

Baca juga: Meninggal karena Covid-19, Bupati Situbondo Miliki Penyakit Bawan Hipertensi

Saifullah terus memantau kondisi Dadang. Pada Rabu malam sekitar pukul 21.00 WIB, oksigen dalam darah Dadang kembali meningkat diangka 97 persen.

Kondisi baik tersebut tak berlangsung lama. Kamis (26/11) pukul 01.00 WIB kondisi Dadang kembali menurun. Oksigen dalam darah turun menjadi 86 persen.

"Saya memutuskan untuk menggelar rapat bersama tim dokter, Kamis pagi pukul 07.00 WIB. Saya meminta tim dokter untuk memutuskan penanganan selanjutnya, yakni merujuk Pak Dadang. Tim dokter bilang, karena kondisinya naik-turun maka harus dipikirkan terlebih dahulu untuk dirujuk," urainya.

Tak lama, Tim dokter bersama keluarga menggelar rapat. Dari hasil rapat bersama keluarga, diputuskan bila Dadang dirujuk ke RSUD Dr Soetomo, Surabaya.

Baca juga: 3 Hari Dirawat karena Positif Covid-19, Bupati Situbondo Meninggal di RSD Abdoer Rahem

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kata Melissa Wanita Perancis yang Menikah dengan Pria Lombok: I Love Him, Dia Ramah...

Kata Melissa Wanita Perancis yang Menikah dengan Pria Lombok: I Love Him, Dia Ramah...

Regional
Berawal dari Panjat Pohon Kelapa, Indra Mampu Luluhkan Hati Melissa Wanita Perancis, Ini Ceritanya

Berawal dari Panjat Pohon Kelapa, Indra Mampu Luluhkan Hati Melissa Wanita Perancis, Ini Ceritanya

Regional
Cerita Bayi Kembar Siam Adam dan Aris, Setahun Dirawat di RS, Sempat Jalani 10 Jam Operasi Pemisahan

Cerita Bayi Kembar Siam Adam dan Aris, Setahun Dirawat di RS, Sempat Jalani 10 Jam Operasi Pemisahan

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 3 Maret 2021

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 3 Maret 2021

Regional
Tembak Satwa Liar Dilindungi, Pria di NTT Terima Sanksi Adat, Serahkan 5 Ayam hingga Beras 20 Kg

Tembak Satwa Liar Dilindungi, Pria di NTT Terima Sanksi Adat, Serahkan 5 Ayam hingga Beras 20 Kg

Regional
Jadi Penambang karena Pandemi, Suami Istri Ini Tewas Tertimbun Longsor di Tambang Emas Ilegal,

Jadi Penambang karena Pandemi, Suami Istri Ini Tewas Tertimbun Longsor di Tambang Emas Ilegal,

Regional
Memburu Mujahidin Indonesia Timur Pimpinan Ali Kalora di Poso, Polisi Sebut Kelompok Sudah Melemah

Memburu Mujahidin Indonesia Timur Pimpinan Ali Kalora di Poso, Polisi Sebut Kelompok Sudah Melemah

Regional
Cerita Indra Luluhkan Hati Melissa Wanita Asal Perancis, Awalnya Diabaikan, Tetap Chat via Facebook sampai Baper

Cerita Indra Luluhkan Hati Melissa Wanita Asal Perancis, Awalnya Diabaikan, Tetap Chat via Facebook sampai Baper

Regional
Bupati Luwu Utara Minta ASN Jadi Garda Terdepan Sukseskan Vaksinasi Covid-19

Bupati Luwu Utara Minta ASN Jadi Garda Terdepan Sukseskan Vaksinasi Covid-19

Regional
Belasan Ton Ikan di Danau Batur Mati, Ini Penyebabnya

Belasan Ton Ikan di Danau Batur Mati, Ini Penyebabnya

Regional
Terduga Pembunuh Pemilik Toko di Blitar Ditangkap, Pelaku Sempat Pura-pura Jadi Pembeli

Terduga Pembunuh Pemilik Toko di Blitar Ditangkap, Pelaku Sempat Pura-pura Jadi Pembeli

Regional
Cerita Ketua RT Saat Densus 88 Tangkap Terduga Teroris, Senapan Angin Disita

Cerita Ketua RT Saat Densus 88 Tangkap Terduga Teroris, Senapan Angin Disita

Regional
Polisi Akan Panggil Saksi Dugaan Rekayasa Kasus Narkoba Wakil Wali Kota Tegal

Polisi Akan Panggil Saksi Dugaan Rekayasa Kasus Narkoba Wakil Wali Kota Tegal

Regional
Demokrat Jambi Ancam Pecat Kader yang Terlibat GPK-PD, 2 Anggota Terindikasi

Demokrat Jambi Ancam Pecat Kader yang Terlibat GPK-PD, 2 Anggota Terindikasi

Regional
[POPULER NUSANTARA] Mantan Bupati Jember Faida Diperiksa Kejari | Warga Suriname Cari Keluarganya di Sleman

[POPULER NUSANTARA] Mantan Bupati Jember Faida Diperiksa Kejari | Warga Suriname Cari Keluarganya di Sleman

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X