Bunuh Mantan Pacar hingga Prostitusi Threesome, Ini 5 Kasus Kriminal yang Melibatkan Sepasang Kekasih

Kompas.com - 18/11/2020, 08:38 WIB
ilustrasi kekasih ilustrasi kekasih
Editor Rachmawati

KOMPAS.com - Sepasang kekasih di Langkat, RA (18) dan SB (19) diamankan polisi karena membunuh seorang mahasiswi, YL (17) hanya gara-gara ingin mengambil sebuah ponsel.

Ironisnya, korban adalah mantan kekasih YL. Ia dibantu kekasih barunya, SB menjerat leher korban dengan kabel lampu hingga gadis 17 tahun itu tewas.

Mayat YL lalu dibonceng tiga oleh mereka sebelum akhirnya ditemukan oleh warga saat akan dipindahkan ke becak motor.

Kasus krimininal yang melibatkan sepasang kekasih juga terjadi di Kabupaten Pasuruan. JS (38) warga Karanganyar, Jawa Tengah  diamankan karena menawarkan kekasihnya untuk melayani jasa prostitusi threesome.

Saat diamankan, JS dan kekasihnya bersama satu pria di dalam salah satu kamar hotel di Pasuruan saat melakukan hubungan badan.

Dan berikut lima kasus kriminal yang melibatkan sepasang kekasih di beberapa wilayah di Tanah Air.

1. Sepasang kekasih digrebek saat threesome

Ilustrasi prostitusi onlineZULLA Ilustrasi prostitusi online
JS (38) dan kekasihnya serta satu pelanggan digerebek saat berhubungan threesome di sebuah hotel di Kabupaten Pasuruan pada Sabtu (4/1/2020).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Menurut Kasatreskrim Polres Pasuruan, AKP Adrian Wimbarda kasus tersebut terungkap dari hasik penelurusan di media sosial Facebook.

Saat itu pelaku, JS warga Desa Ualan, Colomadu, Karanganyar menawarkan kekasihnya untuk laanan prostitusi threesome.

“Itu patroli cyber Polres Pasuruan mendapatkan ada percakapan yang janggal. Dia menawarkan pacarnya ini untuk melayani jasa prostitusi dengan cara threesome,” kata Adrian, saat dihubungi Kompas.com, Kamis (16/1/2020).

Melalui percakapan yang janggal tersebut, polisi melakukan penyelidikan.

Baca juga: Suami Jual Istri untuk Layanan Threesome, Tarifnya Rp 600.000 Sekali Kencan

“Dari hasil itu kami lakukan penyelidikan, dapatlah TKP. Lokasi di hotel,” ujar dia.

“Kami menemukan tiga orang. Dua laki-laki dan satu perempuan. Pada saat melakukan hubungan badan,” ujar dia.

JS ditetapkan sebagai tersangka karena memperdagangkan kekasihnya untuk layanan seksual. Sebelum di Pasuruan, ia juga melakukan aksi yang sama di Yogyakarta.

“Yang kami kenakan, yang mengambil keuntungan dari transaksi ini. Yang menawarkan di Facebook. Yang perempuan korban,” kata dia.

Baca juga: Polisi Gerebek Sepasang Kekasih dan Pelanggannya Saat Threesome

2. Sepasang kekasih curi motor untuk nikah

Ilustrasi penangkapan.KOMPAS.COM/FIRMAN TAUFIQURRAHMAN Ilustrasi penangkapan.
Sepasang kekasih, CP (21) dan ASI (20) di Padang, Sumatera Barat, mencuri sepeda motor untuk biaya pernikahan.

Keduanya ditangkap di daerah Kota Tengah, Rabu (12/2/2020) sekitar pukul 01.30 WIB.

Kapolsek Koto Tangah Rico Fernanda mengatakan tersangka awalnya berpura-pura meminjam moto kepada rekannya, Fatih Rabbani (20) untuk membeli makanan.

Namun saat ditunggu, tersangka tidak juga kembali. Fatih pun melaporkan kasus tersebut ke polisi.

CP dan ASI kemudian diamankan di salah satu warnet di Kota Tengah. Selain itu polisi juga mennyita barang bukti yakni dua sepeda motor yang telah dijual ke seseorang.

"Tersangka mengaku mau menikah. Karena tidak ada biaya makanya nekat melakukan penggelapan sepeda motor," kata Rico.

Sepasang kekasih tersebut akhirnya ditetapkan sebagai tersangka dan dijerat pasal 372 KUHP dengan ancaman empat tahun penjara.

Baca juga: Curi Sepeda Motor untuk Modal Nikah, Sepasang Kekasih di Padang Ditangkap

3. Sepasang kekasih buang bayi yang dilahirkan

Dua tersangka pembuang bayi di Jalan Prambanan Piyungan Km 2 Dusun, Gunungharjo, Desa Bokoharjo, Kecamatan Prambanan, berinisial A dan M saat di Mapolres Sleman. (Foto dokumentasi Humas Polres Sleman)KOMPAS.COM/YUSTINUS WIJAYA KUSUMA Dua tersangka pembuang bayi di Jalan Prambanan Piyungan Km 2 Dusun, Gunungharjo, Desa Bokoharjo, Kecamatan Prambanan, berinisial A dan M saat di Mapolres Sleman. (Foto dokumentasi Humas Polres Sleman)
Di Sleman, sepasang kekasih M (20) dan A kekasihnya yang berstatus mahasiswa diamankan polisi karena membuang bayi di Jalan Prambanan-Piyungan, Sleman.

M melahirkan bayi perempuannya di salah satu rumah sakit di Jawa Tengah pada 12 Juni 2020 sekitar pukul 04.00 WIB.

Rencananya pada Minggu (14/6/2020) mereka akan menitipkan bayi tersebut ke salah satu rumah kerabat mereka di wilayah Yogyakarta.

Namun di tengah jalan mereka cekcok dan akhirnya meletakkan bayi tersebut di pinggir jalan agar bayi tersebut terlihat dan dirawat orang.

Mereka membuang bayi tersebut karena akan menikah. Sementara keluarga mereka tak mengetahui jika M telah hamil dan melahirkan bayi.

Kasat Reskrim Polres Sleman AKP Deni Irwansyah mengatakan bayi tersebut kemudian ditemyukan dua remaja yang sedang berolahraga.

Identitas bayi tersebut diketahui dari gelang dari rumah sakit yang terpasang di tangan bayi.

"Dua tersangka ini ayah dan ibu bayi yang ditemukan di sekitar wilayah Prambanan," ujar Deni Irwansyah.

Baca juga: Terungkap, Pembuang Bayi di Prambanan Sepasang Kekasih Berstatus Mahasiswa

4. Sepasang kekasih jadi kurir narkoba

Petugas BNNP Riau melakukan penangkapan terhadap pasangan kekasih yang menjadi kurir narkoba di sebuah hotel berbintang di Pekanbaru, Dok BNNP RiauCITRA INDRIANI Petugas BNNP Riau melakukan penangkapan terhadap pasangan kekasih yang menjadi kurir narkoba di sebuah hotel berbintang di Pekanbaru, Dok BNNP Riau
Sepasang kekasih yang masih berstatus mahasiswa diamankan di Pekanbaru karena menjadi kurir narkoba.

Mereka adalah SP (29) mahasiswa asal Kalimantan Timur dan VI (24) mahasiswi asal Jawa Barat.

Dari tangan mereka, petugas mengamankan satu kilogram dan bu dan 484 butir ekstasi.

Kepala Bidang Pemberantasan Narkotika BNNP Riau Kombes Berliando mengatakan sepasang kekasih tersebut diupah Rp 45 juta.

Mereka melakukan perintah dari seseorang yang berinisial W yang berada di Lapas Pekanbaru.

Baca juga: Kronologi Ditemukannya Dua Anak Tewas dan Ibu Tergantung di Pekanbaru

SP dan VI diamankan di salah satu hotel berbintang di Kota Pekanbaru pada Sabtu (26/9/2020).

Dari keterangan pelaku, narkoba tersebut hendak dibawa ke wilayah Kalimantan Timur.

"Setelah kami lakukan penggeledahan, barang bukti sabu ditemukan dililitkan di pinggang pelaku SP, sedangkan ekstasi disimpan di kemaluannya pelaku VI," kata Berliando.

Kedua pelaku juga mengaku sudah dua kali berhasil mengantarkan narkoba ke Kaltim.

"Yang pertama mereka membawa satu kilogram sabu dan 500 butir pil ekstasi. Dan yang kedua 1,5 kilogram sabu dan 700 butir pil ekstasi. Namun, yang ketiga mereka berhasil kami gagalkan," kata Berliando.

Baca juga: Sepasang Kekasih Jadi Kurir Narkoba, Sabu Diikat di Pinggang dan Ekstasi di Kemaluan

5. Sepasang kekasih bunuh mahasiswi

Sepasang kekasih RA (18) dan SB (19) ditangkap karena membawa mayat perempuan berinisial YL (17) yang dibunuhnya dengan cara dicekik. Pelaku membawa mayat korban mengendarai becak motor melintas di Dusun Batu Burbar, Desa Pekan Sawah, Kecamatan Sei Bingai, Langkat pada Sabtu (14/11/2020) siang.Dok. Polres Binjai Sepasang kekasih RA (18) dan SB (19) ditangkap karena membawa mayat perempuan berinisial YL (17) yang dibunuhnya dengan cara dicekik. Pelaku membawa mayat korban mengendarai becak motor melintas di Dusun Batu Burbar, Desa Pekan Sawah, Kecamatan Sei Bingai, Langkat pada Sabtu (14/11/2020) siang.
Di Langkat, sepasang kekasih RA (18) dan SAB (19) diamankan polisi karena membunuh YL (17) seorang mahasiswi di kos korban di Binjai Timur.

Sepasang kekasih itu membunuh YL yang juga mantan pacar RA dengan menjerat leher korban dengan kabel lampu pada Sabtu (14/11/2020) sekitar pukul 11.00 WIB.

Pembunuhan terjadi karena kedua pelaku dipergoki korban saat hendak mengambil ponsel.

Ironisnya, setelah melakukan pembunuhan, mereka membonceng tiga mayat YL.

Saat melintas di Dusun Batu Burbars, Desa Pekan Sawah, kecamatan Sei Bingat, mereka memindahkan mayat ke becak motor.

Baca juga: Terungkap, Ini Motif Sepasang Kekasih Bunuh Seorang Mahasiswi di Sumut

Rencananya akan dibawa ke klinik dengan alasan sakit. Namun warga yang dimintai tolong oleh sepasang kekasih untuk memindahkan YL curiga.

Ia pun memanggil warga dan sepasang kekasih itu diamankan ke kantor polisi.

"Keduanya langsung diamankan ke Polsek Sei Bingai dan membawa korban ke Puskesmas Pasar IV Namo Terasi Kecamatan Sei Bingai, Langkat dan diteruskan ke RSU. Zoelham Binjai," kata Kapolsek Sei Bingai IPTU Rismanto J Purba.

Baca juga: Sepasang Kekasih Tertangkap Bawa Mayat di Becak Motor, Korban Ternyata Mahasiswi

SUMBER: KOMPAS.com (Penulis: Andi Hartik, Perdana Putra, Wijaya Kusuma, Citra Indriani, Dewantoro | Editor: Robertus Belarminus, Dony Aprian, Khairina, Farid Assifa, Aprillia Ika)



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Regional
Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Regional
Upaya Berau Coal Sinarmas Atasi Pandemi, dari Bakti Sosial hingga Dukung Vaksinasi

Upaya Berau Coal Sinarmas Atasi Pandemi, dari Bakti Sosial hingga Dukung Vaksinasi

Regional
Selain Dana Sponsor Rp 5 Miliar, PLN Investasi Rp 300 Miliar untuk Dukung PON XX Papua

Selain Dana Sponsor Rp 5 Miliar, PLN Investasi Rp 300 Miliar untuk Dukung PON XX Papua

Regional
Gerakkan Masyarakat untuk Tangani Pandemi, BNPB Gelar Pelatihan 1.000 Relawan Covid-19 di DIY

Gerakkan Masyarakat untuk Tangani Pandemi, BNPB Gelar Pelatihan 1.000 Relawan Covid-19 di DIY

Regional
Entaskan Pandemi di Samarinda, Satgas Covid-19 Gelar Pelatihan 1.000 Relawan

Entaskan Pandemi di Samarinda, Satgas Covid-19 Gelar Pelatihan 1.000 Relawan

Regional
Kendalikan Pandemi di Riau, Gubernur Syamsuar Harap Relawan Covid-19 Lakukan Ini

Kendalikan Pandemi di Riau, Gubernur Syamsuar Harap Relawan Covid-19 Lakukan Ini

Regional
Pemkab Dharmasraya Targetkan Vaksinasi Pelajar Selesai September, Jokowi Berikan Apresiasi

Pemkab Dharmasraya Targetkan Vaksinasi Pelajar Selesai September, Jokowi Berikan Apresiasi

Regional
Ekspor Pertanian Meningkat Rp 8,3 Triliun, Jateng Raih Penghargaan Abdi Bakti Tani

Ekspor Pertanian Meningkat Rp 8,3 Triliun, Jateng Raih Penghargaan Abdi Bakti Tani

Regional
TNI, Polri, dan IPDN Gelar Vaksinasi Massal Jelang PON XX 2021 di Papua

TNI, Polri, dan IPDN Gelar Vaksinasi Massal Jelang PON XX 2021 di Papua

Regional
Mendadak Jadi Penyiar Radio, Gubernur Ganjar Dapat Curhatan dari Pendengar

Mendadak Jadi Penyiar Radio, Gubernur Ganjar Dapat Curhatan dari Pendengar

Regional
Gelar Tes Rapid Antigen Gratis, Pemkot Madiun Targetkan PPKM Level 1

Gelar Tes Rapid Antigen Gratis, Pemkot Madiun Targetkan PPKM Level 1

Regional
Dapat Kejutan, Ganjar Pranowo Terima Baju Adat dari Masyarakat Tobelo

Dapat Kejutan, Ganjar Pranowo Terima Baju Adat dari Masyarakat Tobelo

Regional
Antusiasme Warga Pulau Parang Sambut Ganjar Pranowo

Antusiasme Warga Pulau Parang Sambut Ganjar Pranowo

Regional
Persiapan Matang, Kontingen Papua Optimistis Bisa Masuk 5 Besar PON XX

Persiapan Matang, Kontingen Papua Optimistis Bisa Masuk 5 Besar PON XX

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.