Terungkap, Pembuang Bayi di Prambanan Sepasang Kekasih Berstatus Mahasiswa

Kompas.com - 22/06/2020, 20:00 WIB
Dua tersangka pembuang bayi di Jalan Prambanan Piyungan Km 2 Dusun, Gunungharjo, Desa Bokoharjo, Kecamatan Prambanan, berinisial A dan M saat di Mapolres Sleman. (Foto dokumentasi Humas Polres Sleman) KOMPAS.COM/YUSTINUS WIJAYA KUSUMADua tersangka pembuang bayi di Jalan Prambanan Piyungan Km 2 Dusun, Gunungharjo, Desa Bokoharjo, Kecamatan Prambanan, berinisial A dan M saat di Mapolres Sleman. (Foto dokumentasi Humas Polres Sleman)

YOGYAKARTA,KOMPAS.com - Misteri pelaku pembuang bayi di Jalan Prambanan Piyungan Km 2 Dusun, Gunungharjo, Desa Bokoharjo, Kecamatan Prambanan akhirnya terkuak.

Pelaku pembuang bayi merupakan sepasang kekasih yang masih berstatus sebagai mahasiswa di Jawa Tengah.

Kasat Reskrim Polres Sleman AKP Deni Irwansyah mengatakan, ada dua orang tersangka yang berhasil diamankan terkait temuan bayi perempuan di Jalan Prambanan Piyungan  Dusun, Gunungharjo, Desa Bokoharjo, Kecamatan Prambanan pada Minggu (14/06/2020) lalu.

"Dua tersangka ini ayah dan ibu bayi yang ditemukan di sekitar wilayah Prambanan," ujar Kasat Reskrim Polres Sleman, AKP Deni Irwansyah, Senin (22/6/2020).

Baca juga: Bayi Perempuan Ditemukan di Pinggir Jalan Prambanan Yogyakarta

Dua orang tersangka yang berhasil diamankan berinisial A (laki-laki usia 21 tahun) dan M (perempuan usia 20 tahun).

Awalnya, tanggal 12 Juni 2020 sekitar pukul 04.00 WIB tersangka M melahirkan bayi perempuan di rumah sakit wilayah Jawa Tengah.

Kemudian, pada tanggal 14 Juni 2020, M bersama tersangka A mengambil bayi tersebut.

Keduanya sepakat akan menitipkan bayi perempuan tersebut di rumah saudaranya di wilayah Yogyakarta.

Kemudian, dengan menggunakan mobil keduanya berangkat dari Jawa Tengah menuju Yogyakarta.

Saat di perjalanan, A dan M terlibat cekcok. Kemudian keduanya mengurungkan niatnya menitipkan bayi tersebut ke saudaranya dan memilih untuk meletakkan di wilayah Prambanan.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Juru Masak yang Dirumahkan Saat Pandemi, Ikut Jadi Koki Relawan

Kisah Juru Masak yang Dirumahkan Saat Pandemi, Ikut Jadi Koki Relawan

Regional
Fakta Lengkap Pembunuhan Sadis di Sukoharjo, Jasad Dibakar di Mobil dan ATM Dikuras

Fakta Lengkap Pembunuhan Sadis di Sukoharjo, Jasad Dibakar di Mobil dan ATM Dikuras

Regional
Kronologi Pemuda di Kalsel Tewas Diduga akibat Disengat Tawon

Kronologi Pemuda di Kalsel Tewas Diduga akibat Disengat Tawon

Regional
Beredar Video Diduga 2 Pendaki yang Foto Bugil di Gunung Gede Pangrango Minta Maaf

Beredar Video Diduga 2 Pendaki yang Foto Bugil di Gunung Gede Pangrango Minta Maaf

Regional
Kisah 4 Bocah Gizi Buruk dan Kuper, Hidup Terasing dengan Ibu ODGJ dan Ayah Pemarah

Kisah 4 Bocah Gizi Buruk dan Kuper, Hidup Terasing dengan Ibu ODGJ dan Ayah Pemarah

Regional
Seorang Polisi Ditangkap Warga Usai Diduga Menggunakan Narkoba

Seorang Polisi Ditangkap Warga Usai Diduga Menggunakan Narkoba

Regional
Kronologi Petani Adang Truk Pupuk Bersubsidi di Tuban, Berawal Hoaks Pupuk Langka

Kronologi Petani Adang Truk Pupuk Bersubsidi di Tuban, Berawal Hoaks Pupuk Langka

Regional
Tutup Dolly lalu Dijadikan Pasar Burung, Risma: Saya Mohon Maaf...

Tutup Dolly lalu Dijadikan Pasar Burung, Risma: Saya Mohon Maaf...

Regional
6 Pemerkosa Remaja 15 Tahun hingga Hamil Ditangkap, 1 Pelaku Masih Buron

6 Pemerkosa Remaja 15 Tahun hingga Hamil Ditangkap, 1 Pelaku Masih Buron

Regional
Tarik-menarik dengan Buaya, Titus Selamatkan Nyawa Sang Adik yang Diterkam

Tarik-menarik dengan Buaya, Titus Selamatkan Nyawa Sang Adik yang Diterkam

Regional
Ramai-ramai Kepala Daerah Bermedia Sosial, dari Emil hingga Ganjar Pranowo, Ini Analisis Drone Emprit

Ramai-ramai Kepala Daerah Bermedia Sosial, dari Emil hingga Ganjar Pranowo, Ini Analisis Drone Emprit

Regional
Video Viral Seorang Nenek Dipukul Saat Berteduh, Polisi Lakukan Penyelidikan

Video Viral Seorang Nenek Dipukul Saat Berteduh, Polisi Lakukan Penyelidikan

Regional
Rekor Tertinggi di Garut, Pasien Corona Bertambah 110 Orang

Rekor Tertinggi di Garut, Pasien Corona Bertambah 110 Orang

Regional
5 Fakta Tewasnya Yulia, Dibunuh di Kandang Ayam, Ditemukan Dalam Mobil Terbakar

5 Fakta Tewasnya Yulia, Dibunuh di Kandang Ayam, Ditemukan Dalam Mobil Terbakar

Regional
[POPULER NUSANTARA] Pendaki Berfoto Bugil, Dilaporkan ke Polisi | Pedagang Mainan Bayar Pajak Pakai Uang Koin

[POPULER NUSANTARA] Pendaki Berfoto Bugil, Dilaporkan ke Polisi | Pedagang Mainan Bayar Pajak Pakai Uang Koin

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X