Jam Malam di Banyumas Berlaku Mulai 20.00 WIB, Sejumlah Ruas Jalan Ditutup

Kompas.com - 11/11/2020, 13:18 WIB
Kapolresta Banyumas Kombes Whisnu Caraka di Mapolresta Banyumas, Jawa Tengah, Rabu (11/11/2020). KOMPAS.COM/HANDOUTKapolresta Banyumas Kombes Whisnu Caraka di Mapolresta Banyumas, Jawa Tengah, Rabu (11/11/2020).

PURWOKERTO, KOMPAS.com - Sejumlah ruas jalan di wilayah Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, akan ditutup kembali pada malam hari.

Hal itu menyusul rencana pengetatan kegiatan masyarakat, termasuk jam malam akibat peningkatan kasus virus corona (Covid-19).

Kapolresta Banyumas Kombes Whisnu Caraka mengatakan, penerapan jam malam akan diajukan mulai pukul 20.00 WIB dari sebelumnya pukul 22.00 WIB.

"Penerapan jam malam akan diajukan mulai pukul 20.00 WIB, ada kekhawatiran karena ada peningkatan kasus Covid-19 saat pelonggaran," kata Whisnu kepada wartawan di Mapolresta Banyumas, Rabu (11/11/2020).

Baca juga: Kasus Covid-19 di Purbalingga Meningkat, Pemberlakukan Jam Malam Dipertimbangkan

Whisnu mengatakan, pihaknya juga akan kembali menutup sejumlah ruas jalan yang banyak terdapat titik keramaian pada malam hari.

"Penutupan akan kami lakukan berdasarkan situasi, kalau ramai maka di ujung jalan menuju lokasi tersebut akan ditutup," ujar Whisnu.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Menurut Whisnu, kebijakan tersebut rencananya akan dilakukan dalam dua hari ke depan.

Setiap malam polisi juga akan kembali melakukan patroli di sejumlah titik keramaian.

"Kalau ada kerumunan orang kami sarankan untuk kembali ke rumah masing-masing. Kami akan wara-wara," ujar Whisnu.

Baca juga: Kesadaran Masyarakat Rendah, Bupati Tuban Perpanjang Pemberlakuan Jam Malam

Pihaknya juga memerintahkan bhabinkamtibmas untuk membatasi kegiatan masyarakat di wilayah pedesaan pada malam hari.

Diberitakan sebelumnya, stelah sempat dilonggarkan, Pemerintah Kabupaten Banyumas (Pemkab) Banyumas akan kembali memperketat kegiatan masyarakat.

"Melihat perkembangan terakhir, maka kami harus mengambil kebijakan, inilah saatnya mulai pengetatan kembali, protokol kesehatan harus dijalankan," kata Bupati Achmad Husein melalui keterangan resmi, Selasa (10/11/2020).



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Putus Mata Rantai Penularan Covid-19, Bupati Jekek: Harus Ada Kebijakan Terintegrasi

Putus Mata Rantai Penularan Covid-19, Bupati Jekek: Harus Ada Kebijakan Terintegrasi

Regional
Antisipasi Penyebaran Hoaks, Pemprov Papua Perkuat Peran Bakohumas

Antisipasi Penyebaran Hoaks, Pemprov Papua Perkuat Peran Bakohumas

Regional
Persentase BOR di Semarang Tinggi, Wali Kota Hendi Tambah 390 Tempat Tidur Pasien Covid-19

Persentase BOR di Semarang Tinggi, Wali Kota Hendi Tambah 390 Tempat Tidur Pasien Covid-19

Regional
Mobilitas Jadi Penyebab Kerumunan, Ganjar Ajak Masyarakat Tetap di Rumah

Mobilitas Jadi Penyebab Kerumunan, Ganjar Ajak Masyarakat Tetap di Rumah

Regional
BERITA FOTO: Tenaga Pikul Beristirahat di Atas Makam Usai Kuburkan Jenazah Pasien Covid-19

BERITA FOTO: Tenaga Pikul Beristirahat di Atas Makam Usai Kuburkan Jenazah Pasien Covid-19

Berita Foto
Kasus Covid-19 di Semarang Naik 700 Persen, Walkot Hendi Berlakukan PKM

Kasus Covid-19 di Semarang Naik 700 Persen, Walkot Hendi Berlakukan PKM

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Naik, Walkot Hendi Resmikan RS Darurat

Kasus Covid-19 di Semarang Naik, Walkot Hendi Resmikan RS Darurat

Regional
Akses ke Faskes Sulit, Dompet Dhuafa Sumbangkan Ambulans untuk Warga Desa Tanjung Raya

Akses ke Faskes Sulit, Dompet Dhuafa Sumbangkan Ambulans untuk Warga Desa Tanjung Raya

Regional
Peringati HUT Ke-103 Kota Madiun, Wali Kota Maidi Fokus Stop Covid-19 dan Genjot Ekonomi

Peringati HUT Ke-103 Kota Madiun, Wali Kota Maidi Fokus Stop Covid-19 dan Genjot Ekonomi

Regional
Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Regional
Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Regional
Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Regional
Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Regional
25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X