Kompas.com - 11/11/2020, 13:09 WIB
Agus Trikoyopari Suda (51) yang baru saja tiba di lokasi rekonstruksi pembakaran pada Pedukuhan Tawang, Kalurahan Banyuroto, Kapanewon Nanggulan, Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta. KOMPAS.COM/DANI JULIUSAgus Trikoyopari Suda (51) yang baru saja tiba di lokasi rekonstruksi pembakaran pada Pedukuhan Tawang, Kalurahan Banyuroto, Kapanewon Nanggulan, Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta.

KULON PROGO, KOMPAS.com– Kepolisian Resor Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, rekonstruksi aksi pembakaran pada seorang perempuan bernama Catur Atminingsih (54) asal Pedukuhan Tawang, Kalurahan (desa) Banyuroto, Kapanewon (kecamatan) Nanggulan.

Rekonstruksi berlangsung di jalan kecil RT 34, Pedukuhan Tawang, diperagakan langsung oleh Agus Trikoyopari Suda (51) pelaku pembakaran Ningsih, panggilan Catur.

“Penyidikan harus disertai pembuktian yang tidak asal-asalan, apalagi korban sampai meninggal dunia. Rekonstruksi sekarang melengkapi pasal tindak pidana dan menggali hal yang belum tergali. (Setelah ini) masih ada penambahan adegan di TKP lain,” kata Kasat Reskrim AKP Munarso, Rabu (11/11/2020).

Baca juga: Setelah 6 Pekan Dirawat, Perempuan yang Dibakar karena Masalah Asmara Meninggal

Rekonstruksi di RT 34 berlangsung tidak jauh dari simpang tiga jalan menuju Pedukuhan Gayam. Di sini menjadi salah satu lokasi dari beberapa lokasi rekonstruksi.

Warga datang menonton sejak 09.00 WIB

Agus memperagakan sekitar 25 adegan. Berawal dari datang dengan sepeda motor dan menunggu di pinggir jalan. Kanan kiri jalan ini berupa kebun dengan pohon jati hingga akasia yang lebat.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Agus sudah membawa sebotol bahan bakar minyak jenis Pertalite diletakkan pada motor dan dua korek gas dalam kantong celana.

Ningsih dan Agus bertemu di jalan itu. Keributan keduanya terjadi dalam pertemuan mereka.

Agus menyiram Ningsih dengan Pertalite saat korbannya turun dari motor dan membelakangi dirinya.

Baca juga: Buron Pembakar Perempuan Ditangkap Setelah Kehabisan Uang dalam Pelarian

Semua berlangsung cepat sejak itu. Agus mengambil korek gas. Korek gas pertama tidak menyala.

Korek gas kedua menyala lantas disulitkan ke jilbab korban yang sudah basah Pertalite. Agus lalu langsung melarikan diri pakai motor.

"Saya langsung pergi begitu saja pakai motor," kata Agus, cukup tenang.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Persentase BOR di Semarang Tinggi, Wali Kota Hendi Tambah 390 Tempat Tidur Pasien Covid-19

Persentase BOR di Semarang Tinggi, Wali Kota Hendi Tambah 390 Tempat Tidur Pasien Covid-19

Regional
Mobilitas Jadi Penyebab Kerumunan, Ganjar Ajak Masyarakat Tetap di Rumah

Mobilitas Jadi Penyebab Kerumunan, Ganjar Ajak Masyarakat Tetap di Rumah

Regional
BERITA FOTO: Tenaga Pikul Beristirahat di Atas Makam Usai Kuburkan Jenazah Pasien Covid-19

BERITA FOTO: Tenaga Pikul Beristirahat di Atas Makam Usai Kuburkan Jenazah Pasien Covid-19

Berita Foto
Kasus Covid-19 di Semarang Naik 700 Persen, Walkot Hendi Berlakukan PKM

Kasus Covid-19 di Semarang Naik 700 Persen, Walkot Hendi Berlakukan PKM

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Naik, Walkot Hendi Resmikan RS Darurat

Kasus Covid-19 di Semarang Naik, Walkot Hendi Resmikan RS Darurat

Regional
Akses ke Faskes Sulit, Dompet Dhuafa Sumbangkan Ambulans untuk Warga Desa Tanjung Raya

Akses ke Faskes Sulit, Dompet Dhuafa Sumbangkan Ambulans untuk Warga Desa Tanjung Raya

Regional
Peringati HUT Ke-103 Kota Madiun, Wali Kota Maidi Fokus Stop Covid-19 dan Genjot Ekonomi

Peringati HUT Ke-103 Kota Madiun, Wali Kota Maidi Fokus Stop Covid-19 dan Genjot Ekonomi

Regional
Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Regional
Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Regional
Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Regional
Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Regional
25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Regional
Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

Regional
Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X