Kompas.com - 01/11/2020, 20:37 WIB
Gunung Merapi. KOMPAS.com/ANGGARA WIKAN PRASETYAGunung Merapi.

 

BOYOLALI, KOMPAS.com - Pemerintah Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah telah melakukan persiapan dini untuk mengantisipasi kemungkinan Gunung Merapi meletus.

Berdasarkan data Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Yogyakarta status Gunung Merapi saat ini masih di level 2 yaitu waspada.

Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Boyolali Bambang Sinungharjo mengatakan, persiapan itu sudah dimulai sejak Juli 2020 lalu dengan melakukan rapat koordinasi bersama stakeholder.

Baca juga: Intensitas Gempa Gunung Merapi Kembali Dilaporkan Meningkat

Rapat koordinasi ini berkaitan dengan persiapan tempat pengungsian warga dengan menerapkan protokol kesehatan (prokes) mengingat kondisi sekarang ini masih pandemi Covid-19.

"Untuk pengungsian nanti tetap mengedepankan prokes," kata Bambang saat dikonfirmasi Kompas.com, Sabtu (31/10/2020).

Kemudian, persiapan yang lain adalah ketersediaan masker dan logistik. Menurut Bambang masker dan logistik semuanya dalam kondisi cukup.

"Kalai nanti terjadi letusan yang signifikan, pemda dalam hal ini bisa mengeluarkan surat pernyataan siaga darurat untuk persiapannya tanggap darurat. SK Bupati nanti bisa untuk mengeluarkan BTT (bantuan tak terduga). Prinsip kita nanti seperti itu," ungkap dia.

Bambang menambahkan dalam waktu dekat akan melakukan sosialisasi dan gladi posko di kawasan rawan bencana (KRB) 3 yakni Tlogolel, Jrakah dan Klakah.

"Tanggal 4-5 November 2020 kita adakan simulasi pengungsian dengan alat sister village atau desa persaudaraan untuk wilayah KRB 3," terang dia.

Baca juga: Sering Masuk Zona Bahaya, Pencari Rumput di Lereng Merapi Akan Diedukasi

"Nanti yang Desa Klakah ke Desa Gantang, Kecamatan Sawangan, Magelang. Sedang yang Tlogolele dengan Desa Mertoyudan, Kecamatan Mertoyudan, Magelang dan Desa Jrakah ke Desa Karanggeneng. Itu nanti kita simulasikan untuk kesiapan-kesiapan mengantisipasi apabila terjadi erupsi Merapi," sambung Bambang.

Di samping itu, pihaknya juga sudah menyiapkan pos pengungsian sementara di Desa Tlogolele. Pengungsian sementara ini untuk warga dari Dusun Stabelan.

Namun, jika terjadi perkembangan signifikan terhadap Merapi warga yang berada di pengungsian sementara dipindahkan ke desa persaudaraan di Mertoyudan.

"Selama ini warga selalu mengadakan jaga malam. Karena di Merapi itu kearifan lokalnya kalau mau ada erupsi Merapi warga membuat api unggun," kata Bambang.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Regional
Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Regional
Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Regional
Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Regional
Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Regional
Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Regional
Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Regional
Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Regional
Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Regional
Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Regional
Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Regional
Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Regional
Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Regional
Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Regional
Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X