Sering Masuk Zona Bahaya, Pencari Rumput di Lereng Merapi Akan Diedukasi

Kompas.com - 28/10/2020, 19:39 WIB
Gunung Merapi. KOMPAS.com/ANGGARA WIKAN PRASETYAGunung Merapi.

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah ( BPBD) Kabupaten Sleman akan menggelar sosialisasi untuk mengedukasi para pencari rumput di lereng Gunung Merapi.

Edukasi ini terkait dengan perkembangan aktivitas Gunung Merapi saat ini.

"Rencananya yang pelatihan untuk pencari rumput mungkin minggu depan, setelah libur besok. Nanti untuk Turgo sama Glagaharjo dulu, kemarin baru dihubungi untuk rapat koordinasi," ujar Kasi Mitigasi Bencana BPBD Sleman, Joko Lelono, saat dihubungi Kompas.com, Rabu (28/10/2020).

Baca juga: Hidup Berdampingan dengan Bencana di Lereng Gunung Merapi

Joko mengatakan saat ini BPPTKG Yogyakarta menetapkan status Gunung Merapi pada waspada (level II).

Rekomendasi BPPTKG, ancaman bahaya ada di radius 3 kilometer dari puncak Gunung Merapi, sehingga dalam jarak tersebut tidak boleh ada aktivitas.

"Di wilayah 3 kilometer itu sebenarnya sudah kosong, yang ada (aktivitas) itu setelah 5 kilometer. Ada Srunen, Kalitengah Lor, Kalitengah Kidul, termasuk Turgo," ucapnya.

Namun demikian, masih banyak warga masyarakat yang mencari rumput untuk kebutuhan memberi makan ternak.

Baca juga: Erupsi Merapi 10 Tahun Lalu, Pandu Kenang Saat Terobos Hujan Abu untuk Antarkan Oksigen

Mereka mencari rumput hingga ke wilayah Taman Nasional Gunung Merapi (TNGM). Para pencari rumput ini berasal dari Turgo, Glagaharjo dan Kepuharjo.

"Kalau kemarin itu ada yang mencari rumput sampai di Petit Opak itu masih banyak, itu sekitar 2 kilometer dari puncak (Gunung Merapi)," bebernya.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rumah dan 2 Mobil Milik Pejabat Daerah Terbakar, Sebulan Sebelumnya Diancam Akan Dicelakai

Rumah dan 2 Mobil Milik Pejabat Daerah Terbakar, Sebulan Sebelumnya Diancam Akan Dicelakai

Regional
Banjir di Purbalingga Capai 1 Meter, 250 Keluarga Bertahan di Rumah

Banjir di Purbalingga Capai 1 Meter, 250 Keluarga Bertahan di Rumah

Regional
Bali Catatkan Rekor Kasus Covid-19 Harian Tertinggi, Didominasi Klaster Politeknik

Bali Catatkan Rekor Kasus Covid-19 Harian Tertinggi, Didominasi Klaster Politeknik

Regional
Soal Isu Mundur Jika Terpilih Bupati Tanah Bumbu, Zairullah: Ini Fitnah

Soal Isu Mundur Jika Terpilih Bupati Tanah Bumbu, Zairullah: Ini Fitnah

Regional
Pemda DIY Minta NIK Guru MAN 22 Palmerah yang Positif Covid-19 Usai ke Yogya

Pemda DIY Minta NIK Guru MAN 22 Palmerah yang Positif Covid-19 Usai ke Yogya

Regional
Polisi Sebut Motif Pelaku Penembakan Mobil Alphard di Solo karena Masalah Bisnis

Polisi Sebut Motif Pelaku Penembakan Mobil Alphard di Solo karena Masalah Bisnis

Regional
Gunung Ile Lewotolok Terus Keluarkan Erupsi Disertai Suara Gemuruh

Gunung Ile Lewotolok Terus Keluarkan Erupsi Disertai Suara Gemuruh

Regional
'Jangan Sampai Rumah Sakit Sibuk Merawat, Masyarakat Tetap Berkumpul, Ini Bom Waktu'

"Jangan Sampai Rumah Sakit Sibuk Merawat, Masyarakat Tetap Berkumpul, Ini Bom Waktu"

Regional
Satu Lagi Guru SMPN 3 Jekulo Kudus Meninggal karena Corona, Total Jadi 4

Satu Lagi Guru SMPN 3 Jekulo Kudus Meninggal karena Corona, Total Jadi 4

Regional
Polisi Geledah Rumah Pelaku Penembakan Mobil Alphard, Amankan Satu Senpi Laras Panjang

Polisi Geledah Rumah Pelaku Penembakan Mobil Alphard, Amankan Satu Senpi Laras Panjang

Regional
Pemuda Ini Tewas Tersambar Petir Saat Berada di Kebun

Pemuda Ini Tewas Tersambar Petir Saat Berada di Kebun

Regional
Jadi Misteri 7 Tahun, Kasus Mayat Perempuan di Kebun Salak Terungkap dari Motor Sport

Jadi Misteri 7 Tahun, Kasus Mayat Perempuan di Kebun Salak Terungkap dari Motor Sport

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 3 Desember 2020

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 3 Desember 2020

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 3 Desember 2020

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 3 Desember 2020

Regional
42 Pasien Covid-19 Tanpa Gejala di Gunungkidul Jalani Isolasi Mandiri di Rumah

42 Pasien Covid-19 Tanpa Gejala di Gunungkidul Jalani Isolasi Mandiri di Rumah

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X