Kompas.com - 24/10/2020, 15:50 WIB

NUNUKAN, KOMPAS.com - Pemerintah RI telah menetapkan hari santri nasional pada 22 Oktober, hari tersebut menjadi sebuah hari yang mengistimewakan insan religius karena Negara mengakui jasa para ulama dan satri dalam merebut kemerdekaan RI.

Dalam suasana perayaan hari santri, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Nunukan Kalimantan Utara mengajukan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) inisiatif untuk mengukuhkan pengakuan pulau Sebatik sebagai pulau santri dan memberi payung hukum atas pengakuan tersebut.

Wakil ketua DPRD Nunukan Burhanuddin menegaskan, keberadaan pulau santri di pulau yang merupakan perbatasan RI – Malaysia akan memberikan efek domino cukup luas, baik dari aspek moral, religius, dan keamanan RI di perbatasan.

Baca juga: Patroli Perbatasan RI–Malaysia Selesai, 203 Patok Batas Negara Hilang

‘’Sebagai akses masuk dari negara Negara tetangga seperti halnya Malaysia dan Pilipina, Sebatik dengan penetapan pulau santrinya memiliki beban moral untuk mengokohkan pondasi keagamaan sehingga menjauhkan desintegrasi dari faham radikalisme juga terorisme,’’ujarnya, dihubungi Sabtu (24/10/2020).

Wacana tersebut dikatakan sudah melalui kajian akedemis, Pulau Sebatik yang selama ini dikenal sebagai transit Calon Tenaga Kerja Indonesia (CTKI) butuh penjagaan ekstra yang bukan hanya melalui kehadiran para aparat keamanan.

Pulau Sebatik juga dikenal sebagai jalur sutra narkoba, yang tentu akan merusak generasi bangsa, tak bisa dipungkiri peran ulama dan santri menjadi sebuah hal yang mutlak untuk mereparasi pola pikir para pelaku narkotika.

Baca juga: Nelayan Kepergok Jemput 6 Kg Sabu dalam Ban di Perbatasan RI–Malaysia

Burhan menegaskan, pembinaan mindset bela Negara dengan cinta NKRI sebagai pondasi utama harus memberikan kesadaran bahwa warga di perbatasan RI adalah tameng yang dibutuhkan sebagai penjaga perbatasan, butuh usaha intens, terpadu, sistematis dan berkelanjutan, dalam mensosialisasikan hal tersebut.

‘’Perda pulau santri Sebatik akan memberi aturan jelas, memberi payung hukum sehingga pendidikan lembaga keagamaan menjadi sentral penting dalam membangun pertahanan kokoh dengan menyingkirkan faham yang dilarang Negara,’’jelasnya.

Jalur sutera narkoba

Wacana Raperda pulau santri mendapat apresiasi kepala kantor Kementrian Agama Nunukan H.M.Soleh. Menurut dia, ada lebih 4.000 santri di pulau Sebatik yang tersebar di beberapa pondok pesantren, sehingga Perda Pulau Santri memang menjadi kebutuhan.

Soleh menegaskan, santri dengan latar pendidikan agama yang mumpuni menjadi salah satu pilar untuk menangkal paham menyimpang dan bisa diberdayakan untuk melakukan pendidikan karakter dengan dasar kuat dari bimbingan ulama.

‘’Tentunya akan menjadikan perbatasan RI perlahan membaik, mengurangi stigma negatif dari label jalur sutra narkoba atau jalur tikus untuk tindak pidana,’’ katanya.

Baca juga: Patok Batas Negara di Sebatik Bergeser, ke Kantor Camat Harus Lewati Wilayah Malaysia

Halaman Selanjutnya
Halaman:
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Awasi Perkembangan Inflasi, Maidi Pilih 'Ngantor' di Pasar Besar Madiun

Awasi Perkembangan Inflasi, Maidi Pilih "Ngantor" di Pasar Besar Madiun

Regional
Bobby Berikan Subsidi Ongkos Angkot untuk Masyarakat Medan

Bobby Berikan Subsidi Ongkos Angkot untuk Masyarakat Medan

Regional
Luncurkan JSDDD, Jembrana Jadi Kebupaten Pertama yang Gunakan Data Desa untuk Pembangunan

Luncurkan JSDDD, Jembrana Jadi Kebupaten Pertama yang Gunakan Data Desa untuk Pembangunan

Regional
Di Masa Depan, Orang Papua Harus Mengelola 'Emas' Sendiri

Di Masa Depan, Orang Papua Harus Mengelola "Emas" Sendiri

Regional
Tekan Inflasi, Siswa SD dan SMP di Kota Madiun Tanam Cabai di Sekolah

Tekan Inflasi, Siswa SD dan SMP di Kota Madiun Tanam Cabai di Sekolah

Regional
BERITA FOTO: Tanah Bergerak, Akses Jalan Kampung Curug Rusak Parah

BERITA FOTO: Tanah Bergerak, Akses Jalan Kampung Curug Rusak Parah

Regional
Yogyakarta Mengembalikan 'Remiten' dari Mahasiswa

Yogyakarta Mengembalikan "Remiten" dari Mahasiswa

Regional
Temui Dubes RI di Mesir, Gubernur Syamsuar: Kami Sedang Bangun Pariwisata Syariah

Temui Dubes RI di Mesir, Gubernur Syamsuar: Kami Sedang Bangun Pariwisata Syariah

Regional
Kunjungi Al-Azhar Kairo Mesir, Gubernur Syamsuar: Kita Coba Jalin Kerja Sama Antar-perguruan Tinggi

Kunjungi Al-Azhar Kairo Mesir, Gubernur Syamsuar: Kita Coba Jalin Kerja Sama Antar-perguruan Tinggi

Regional
Di Balik Misteri Terbunuhnya PNS Saksi Kunci Kasus Korupsi

Di Balik Misteri Terbunuhnya PNS Saksi Kunci Kasus Korupsi

Regional
Walkot Bobby Kenalkan UMKM dan Musisi Medan di M Bloc Space

Walkot Bobby Kenalkan UMKM dan Musisi Medan di M Bloc Space

Regional
Tingkatkan Efektifitas Perjalanan Warga, Wali Kota Bobby Resmikan Kehadiran Aplikasi Moovit di Medan

Tingkatkan Efektifitas Perjalanan Warga, Wali Kota Bobby Resmikan Kehadiran Aplikasi Moovit di Medan

Regional
Cegah Dampak Inflasi dan Kenaikan BBM, Khofifah Pastikan Jatim Siapkan Anggaran Perlindungan Sosial Rp 257 Miliar

Cegah Dampak Inflasi dan Kenaikan BBM, Khofifah Pastikan Jatim Siapkan Anggaran Perlindungan Sosial Rp 257 Miliar

Regional
Wadahi dan Latih Para Pelaku UMKM, Pemkot Medan Akan Bangun Plaza UMKM

Wadahi dan Latih Para Pelaku UMKM, Pemkot Medan Akan Bangun Plaza UMKM

Regional
Jateng Catatkan Inflasi Terendah Ketiga Se-Indonesia

Jateng Catatkan Inflasi Terendah Ketiga Se-Indonesia

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.