Terekam Joget Dangdut Tanpa Masker, Bupati Blora Minta Maaf

Kompas.com - 15/10/2020, 19:55 WIB
Bupati Blora, Djoko Nugroho mengenakan masker saat datang di sebuah hajatan di wilayah Kecamatan Randublatung, Blora, Senin (12/10/2020). Hanya saja, masker tersebut kemudian dilepasnya saat bernyanyi diiringi organ tunggal. DOKUMEN WARGABupati Blora, Djoko Nugroho mengenakan masker saat datang di sebuah hajatan di wilayah Kecamatan Randublatung, Blora, Senin (12/10/2020). Hanya saja, masker tersebut kemudian dilepasnya saat bernyanyi diiringi organ tunggal.

BLORA, KOMPAS.com - Bupati Blora, Djoko Nugroho, meminta maaf terkait aksinya yang melepas masker saat bernyanyi dalam sebuah hajatan di wilayah Kecamatan Randublatung, Blora, Senin (15/10/2020).

Video berdurasi pendek yang mendokumentasikan hal tersebut viral di jagat maya lantaran dianggap telah mengabaikan protokol kesehatan Covid-19.

"Silakan disimpulkan. Saya tidak membenarkan dan menyalahkan. Bahwa saya salah, ya mohon maaf," kata Kokok sapaan akrab Djoko Nugroho saat dikonfirmasi wartawan, Kamis (15/10/2020).

Baca juga: Satpol PP Dalami Dugaan Pelanggaran Protokol Kesehatan Bupati Blora

Menurut Kokok, saat itu ia datang memenuhi undangan acara pernikahan di wilayah Kecamatan Randublatung, Senin (15/10/2020) sekitar 10.30 WIB.

Kokok yang mengenakan masker kemudian dipersilahkan untuk duduk.

"Saat itu saya melihat beberapa orang tak pakai masker. Kemudian saya minta ajudan untuk ambil masker dan dibagikan. Terus terang saya juga ingin mengecek protokol kesehatan di sana," ungkap Kokok.

Tak berselang lama, saat sesi hiburan organ tunggal, Kokok kemudian diminta untuk menyanyikan sebuah lagu.

"Akhirnya saya nyanyi. Lepas masker. Setiap saya nyanyi di undangan ya lepas masker. Habis nyanyi, ya pakai masker lagi," tutur Kokok.

Baca juga: Ganjar soal Bupati Blora Joget Dangdut Tanpa Masker: Tim Operasi Yustisi Bisa Menindak

Sekda Kabupaten Blora, Komang Gede Irawadi, mengaku akan berkoordinasi dengan Satpol PP untuk mengkaji lebih dalam apakah yang dilakukan Bupati Blora termasuk kategori pelanggaran protokol kesehatan Covid-19.

"Apakah salah atau tidak, kami akan berkoordinasi dengan Satpol PP. Jika memang dianggap salah ya sesuai perbup ada sanksi sosial dan denda. Kami dalami dulu," kata Komang saat dihubungi Kompas.com melalui ponsel, Rabu (14/10/2020).

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bawaslu Rekomendasikan Pilkada Boven Digoel Ditunda, Faktor Keamanan dan Logistik Belum Siap

Bawaslu Rekomendasikan Pilkada Boven Digoel Ditunda, Faktor Keamanan dan Logistik Belum Siap

Regional
36 Pelajar SMP di Surabaya Positif Covid-19

36 Pelajar SMP di Surabaya Positif Covid-19

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 2 Desember 2020

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 2 Desember 2020

Regional
Rizieq Minta Maaf soal Acara di Bogor, Bagaimana dengan Kasus Hukumnya?

Rizieq Minta Maaf soal Acara di Bogor, Bagaimana dengan Kasus Hukumnya?

Regional
Bupati Pati Larang Kerumunan Saat Perayaan Natal dan Tahun Baru 2021

Bupati Pati Larang Kerumunan Saat Perayaan Natal dan Tahun Baru 2021

Regional
Buru Kelompok MIT Pimpinan Ali Kalora, Kapolda Sulteng Berkantor di Poso

Buru Kelompok MIT Pimpinan Ali Kalora, Kapolda Sulteng Berkantor di Poso

Regional
Polisi Tembak Mati Kurir Sabu 30 Kg yang Punya 7 Identitas

Polisi Tembak Mati Kurir Sabu 30 Kg yang Punya 7 Identitas

Regional
Gudang Sekolah di Samarinda Jadi Pabrik Narkoba, Bahan Bakunya dari Jakarta

Gudang Sekolah di Samarinda Jadi Pabrik Narkoba, Bahan Bakunya dari Jakarta

Regional
Ibu Mahfud MD Batal Diungsikan Setelah Ada Jaminan Keamanan

Ibu Mahfud MD Batal Diungsikan Setelah Ada Jaminan Keamanan

Regional
Meski Tak Diwajibkan, Bawaslu Bali Berharap Saksi Paslon di Pilkada Jalani Rapid Test

Meski Tak Diwajibkan, Bawaslu Bali Berharap Saksi Paslon di Pilkada Jalani Rapid Test

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 2 Desember 2020

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 2 Desember 2020

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 2 Desember 2020

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 2 Desember 2020

Regional
Bisa Tampung Ribuan Pasien Covid-19, Asrama Haji di Solo Diusulkan Jadi Tempat Isolasi

Bisa Tampung Ribuan Pasien Covid-19, Asrama Haji di Solo Diusulkan Jadi Tempat Isolasi

Regional
Sopir Truk Penyebab Kecelakaan Maut di Sumedang Jadi Tersangka

Sopir Truk Penyebab Kecelakaan Maut di Sumedang Jadi Tersangka

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 2 Desember 2020

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 2 Desember 2020

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X