Satpol PP Dalami Dugaan Pelanggaran Protokol Kesehatan Bupati Blora

Kompas.com - 14/10/2020, 20:12 WIB
Bupati Blora, Djoko Nugroho mengenakan masker saat datang di sebuah hajatan di wilayah Kecamatan Randublatung, Blora, Senin (12/10/2020). Hanya saja, masker tersebut kemudian dilepasnya saat bernyanyi diiringi organ tunggal. DOKUMEN WARGABupati Blora, Djoko Nugroho mengenakan masker saat datang di sebuah hajatan di wilayah Kecamatan Randublatung, Blora, Senin (12/10/2020). Hanya saja, masker tersebut kemudian dilepasnya saat bernyanyi diiringi organ tunggal.

BLORA, KOMPAS.com - Video Bupati Blora, Djoko Nugroho, dan seorang aparatur sipil negara (ASN) perempuan yang bernyanyi serta berjoget di hajatan tanpa mengenakan masker saat pandemi Covid-19 viral di jagat maya.

Sekda Kabupaten Blora, Komang Gede Irawadi, mengaku akan berkoordinasi dengan Satpol PP untuk mengkaji lebih dalam apakah yang dilakukan Bupati Blora termasuk kategori pelanggaran protokol kesehatan Covid-19.

"Apakah salah atau tidak, kami akan berkoordinasi dengan Satpol PP. Jika memang dianggap salah ya sesuai perbup ada sanksi sosial dan denda. Kami dalami dulu," kata Komang saat dihubungi Kompas.com melalui ponsel, Rabu (14/10/2020).

Baca juga: Ganjar soal Bupati Blora Joget Dangdut Tanpa Masker: Tim Operasi Yustisi Bisa Menindak

Sementara itu dihubungi terpisah Kepala Inspektorat Kabupaten Blora, Kunto Aji menilai apa yang dilakukan Bupati Blora bukanlah sebuah bentuk pelanggaran protokol kesehatan Covid-19.

Sebab, kata dia, saat datang ke hajatan warga di Kecamatan Randublatung itu, Bupati Blora memang mengenakan masker.

Hanya saja, masker tersebut harus dilepasnya sejenak saat bernyanyi.

"Jadi Bupati Blora saat datang ke acara mengenakan masker kok, Jadi tidak melanggar, itu kan saat nyanyi sehingga maskernya dilepas. Adapun acara hajatan itu digelar pada siang yang memang sudah sesuai kesepakatan dengan seniman di Blora," terang Kunto.

Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo pun juga angkat bicara mengenai video viral Bupati Blora, Djoko Nugroho tersebut.

Baca juga: Sikap Bupati Blora Joget Tanpa Masker di Hajatan Disayangkan

Menurut Ganjar, Tim Operasi Yustisi yang mengawal penerapan protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran virus corona bisa menindak dugaan pelanggaran Djoko Nugroho.

Ganjar pun mengimbau kepada seluruh pejabat ataupun Kepala Daerah supaya bisa menjadi suri tauladan bagi masyarakat.

"Kita ini butuh contoh, butuh teladan, butuh narasi-narasi positif. Kalau para elite tidak berikan contoh ya rusak semua. Tim operasi Yustisi bisa menindak. Karena Bupati suruh sanksi diri sendiri saja. Kalau saya sudah malu," jelas Ganjar.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

KPK Geledah Ruang Kerja Anggota DPRD Jabar Abdul Rozaq Muslim

KPK Geledah Ruang Kerja Anggota DPRD Jabar Abdul Rozaq Muslim

Regional
Banjir di Cilegon, 6 Kecamatan dan 1.700 KK Terdampak

Banjir di Cilegon, 6 Kecamatan dan 1.700 KK Terdampak

Regional
Cara Pengelola Dusun Semilir Urai Kerumunan agar Tak Lagi Langgar Protokol Kesehatan

Cara Pengelola Dusun Semilir Urai Kerumunan agar Tak Lagi Langgar Protokol Kesehatan

Regional
Puskesmas Teja Ditutup Setelah Tiga Tenaga Medis Positif Covid-19

Puskesmas Teja Ditutup Setelah Tiga Tenaga Medis Positif Covid-19

Regional
Direktur RSUD Soekarno Ungkap Penyebab Banyak Dokter Meninggal Saat Pandemi

Direktur RSUD Soekarno Ungkap Penyebab Banyak Dokter Meninggal Saat Pandemi

Regional
Wali Kota Malang dan Keluarganya Membaik, Sekda Masih Dirawat

Wali Kota Malang dan Keluarganya Membaik, Sekda Masih Dirawat

Regional
Warga Positif Covid-19 Tetap Bisa Gunakan Hak Pilih di Pilkada, Begini Mekanismenya...

Warga Positif Covid-19 Tetap Bisa Gunakan Hak Pilih di Pilkada, Begini Mekanismenya...

Regional
Pengemudi Speedboat yang Tabrakan Hilang Tenggelam

Pengemudi Speedboat yang Tabrakan Hilang Tenggelam

Regional
Ruang Isolasi Darurat Covid-19 di Purbalingga Terendam Air, 36 Pasien Dipindah

Ruang Isolasi Darurat Covid-19 di Purbalingga Terendam Air, 36 Pasien Dipindah

Regional
Kasus Meningkat, RSUD Jombang Over Kapasitas Pasien Covid-19

Kasus Meningkat, RSUD Jombang Over Kapasitas Pasien Covid-19

Regional
Dipecat karena Korupsi, Mantan PNS Dalangi Penipuan Pembangunan Rumah Duafa dari Penjara, Ini Ceritanya

Dipecat karena Korupsi, Mantan PNS Dalangi Penipuan Pembangunan Rumah Duafa dari Penjara, Ini Ceritanya

Regional
Diduga Keracunan AC Mobil, Seorang Ibu Tewas dan 2 Anaknya Kritis

Diduga Keracunan AC Mobil, Seorang Ibu Tewas dan 2 Anaknya Kritis

Regional
Ridwan Kamil Sebut Jabar Diprediksi Mengalami Krisis Pangan pada 2021

Ridwan Kamil Sebut Jabar Diprediksi Mengalami Krisis Pangan pada 2021

Regional
Kronologi Ditemukan 238 Kasus Positif di Politeknik Transportasi Darat, Berkumpul untuk Kegiatan Pengenalan Kampus

Kronologi Ditemukan 238 Kasus Positif di Politeknik Transportasi Darat, Berkumpul untuk Kegiatan Pengenalan Kampus

Regional
Terjadi Kerumunan Pertandingan Sepak Bola, Polda Banten Evaluasi Bawahan

Terjadi Kerumunan Pertandingan Sepak Bola, Polda Banten Evaluasi Bawahan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X