4.414 Pelanggar Terjaring Operasi Protokol Kesehatan di Riau

Kompas.com - 03/10/2020, 13:18 WIB
Salah seorang pelanggar protokol kesehatan diberikan teguran tertulis oleh petugas yustisi yang melakukan operasi gabungan di Riau, Jumat (2/10/2020). KOMPAS.COM/IDONSalah seorang pelanggar protokol kesehatan diberikan teguran tertulis oleh petugas yustisi yang melakukan operasi gabungan di Riau, Jumat (2/10/2020).

PEKANBARU, KOMPAS.com - Sebanyak 4.414 pelanggar terjaring operasi yustisi 2020 yang digelar petugas gabungan dari TNI, Polri, Satpol PP dan dinas perhubungan.

"Selama dua pekan operasi di kabupaten dan kota di Riau, Satgas Pemburu Teking Covid-19 menjaring 4.414 pelanggar protokol kesehatan," sebut Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Sunarto kepada Kompas.com melalui pesan WhatsApps, Sabtu (3/10/2020).

Dari jumlah tersebut, sebanyak 3.385 orang diberikan teguran lisan dan 1.029 orang teguran tertulis.

Lalu, ada 697 orang pelanggar diberikan sanksi untuk membersihkan fasilitas umum dan jalan.

Baca juga: Kasus Covid-19 di Riau Mencapai 7.662

Setelah melaksanakan sanksi sosial tersebut, para pelanggar diminta menulis ikrar atau janji untuk tidak mengulang kembali perbuatannya.

Selain itu, untuk memberikan efek jera, petugas juga memberikan sanksi berupa hukuman denda uang.

"Jumlah total denda sampai dengan akhir September 2020 yang terkumpul dari pelanggar protokol kesehatan Rp 6,5 juta. Hukuman denda diberikan bagi warga yang sudah sering kedapatan melanggar protokol kesehatan," jelas Sunarto.

Baca juga: Dalam Sehari 8 Warga Riau Meninggal Dunia akibat Covid-19

Sunarto menambahkan, dalam pelaksanaan tugas di lapangan, petugas dilengkapi dengan mobil yang memiliki perangkat teknologi berupa android tablet yang disematkan aplikasi Police Patrol Car.

Alat tersebut berfungsi untuk mengecek identitas melalui E-KTP, identifikasi plat nomor kendaraan bermotor, dan face recognition.

"Dengan adanya kecanggihan teknologi tersebut, dapat memudahkan petugas dalam mengidentifikasi serta mendata para pelanggar protokol kesehatan," pungkas Sunarto.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Relawan PMI Gunungkidul Hampir Setiap Hari Makamkan Korban Covid-19

Relawan PMI Gunungkidul Hampir Setiap Hari Makamkan Korban Covid-19

Regional
Misteri Mayat Anak Perempuan di Subang, Ada Lelaki yang Letakkan Karung Sehari Sebelum Penemuan

Misteri Mayat Anak Perempuan di Subang, Ada Lelaki yang Letakkan Karung Sehari Sebelum Penemuan

Regional
Ahli Waris Korban Sriwijaya Air SJ 182 Terima Santunan Rp 50 Juta

Ahli Waris Korban Sriwijaya Air SJ 182 Terima Santunan Rp 50 Juta

Regional
Pengakuan Pelaku Usai Bunuh Wanita Teman Kencan di Hotel: Saya Takut Dipenjara

Pengakuan Pelaku Usai Bunuh Wanita Teman Kencan di Hotel: Saya Takut Dipenjara

Regional
Bupati Pati Buka Masker Saat Sesi Foto Kondangan, Ganjar: Mau Foto, Mau Enggak, Tidak Boleh

Bupati Pati Buka Masker Saat Sesi Foto Kondangan, Ganjar: Mau Foto, Mau Enggak, Tidak Boleh

Regional
Kristen Gray Bakal Diperiksa soal Twit Ajak Warga Asing ke Bali Saat Pandemi Covid-19

Kristen Gray Bakal Diperiksa soal Twit Ajak Warga Asing ke Bali Saat Pandemi Covid-19

Regional
Kristen Gray Gunakan Visa Kunjungan untuk Masuk Bali Awal 2020, Alamatnya Kini Terdeteksi

Kristen Gray Gunakan Visa Kunjungan untuk Masuk Bali Awal 2020, Alamatnya Kini Terdeteksi

Regional
Kebun dan Tambang Ilegal 17 Juta Hektar, Dedi Mulyadi: Negara Rugi Dua Kali

Kebun dan Tambang Ilegal 17 Juta Hektar, Dedi Mulyadi: Negara Rugi Dua Kali

Regional
Gunung Merapi Luncurkan Awan Panas Sejauh 1.800 Meter ke Arah Kali Krasak dan Boyong

Gunung Merapi Luncurkan Awan Panas Sejauh 1.800 Meter ke Arah Kali Krasak dan Boyong

Regional
Puting Beliung Terjang Rote Ndao, 17 Rumah Warga Rusak

Puting Beliung Terjang Rote Ndao, 17 Rumah Warga Rusak

Regional
Gubernur Bengkulu Diperiksa KPK Terkait Kasus Suap Edhy Prabowo, Ini Komentar Pengacaranya

Gubernur Bengkulu Diperiksa KPK Terkait Kasus Suap Edhy Prabowo, Ini Komentar Pengacaranya

Regional
48 Lansia di Banyumas Positif Covid-19 Usai Jalani Tes Cepat Antigen

48 Lansia di Banyumas Positif Covid-19 Usai Jalani Tes Cepat Antigen

Regional
Komisi IV Ungkap Kebun dan Tambang Ilegal di Indonesia 17 Juta Hektar

Komisi IV Ungkap Kebun dan Tambang Ilegal di Indonesia 17 Juta Hektar

Regional
Penyebab Kasus Covid-19 di Solo Masih Tinggi meski Sudah Terapkan PPKM

Penyebab Kasus Covid-19 di Solo Masih Tinggi meski Sudah Terapkan PPKM

Regional
Walkot Solo Sebut Kasus Covid-19 Masih Tinggi karena Imbas Libur Natal dan Tahun Baru

Walkot Solo Sebut Kasus Covid-19 Masih Tinggi karena Imbas Libur Natal dan Tahun Baru

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X