Sekda DIY Sebut Tambang Liar Rugikan Daerah karena Tak Terkontrol

Kompas.com - 28/09/2020, 23:55 WIB
Sekda DIY Kadarmanta Baskara Aji, saat ditemui di kantor Gubernur kompleks Kepatihan, Yogyakarta. Kompas.com/Wisang Seto PangaribowoSekda DIY Kadarmanta Baskara Aji, saat ditemui di kantor Gubernur kompleks Kepatihan, Yogyakarta.

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Anggota DPD RI, GKR Hemas mempertanyakan soal perizinan pertambangan yang dikeluarkan Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta ( DIY).

Pasalnya, pelaku usaha tambang melakukan praktik penambangan dengan sembrono yang merugikan kelompok masyarakat lain.

Menanggapi hal itu, Sekretaris Daerah DIY Kadarmanta Baskara Aji mengatakan, proses pengurusan izin berada di Dinas Perizinan dan Penanaman Modal (DPPM) DIY dengan menyertakan dokumen-dokumen seperti rekomendasi dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) teknis.

“Menyertakan dokumen kajian teknis dari OPD teknis seperti PU ESDM dari BBWS (Balai Besar Wilayah Serayu Opak), jika memenuhi persyaratan dan belum ada usaha tambang di daerah yang dituju biasanya akan mendapatkan izin,” katanya belum lama ini Senin (14/9/2020).

Baca juga: Pengusaha Tambang di DIY Wajib Miliki 5 Rekomendasi dari OPD

Dia mengimbau kepada para penambang liar untuk segera nenghentikan operasionalnya.

“Kalau ada izinkan masuk pemantauan pemda misalnya wilayahnya seberapa luas, yang ditambang jenis apa, dan apa saja yang boleh dilakukan kemudian kontribusi dia terhadap kerusakan bagaimana,” ucapnya.

Sebab, penambang liar akan sangat merugikan lantaran merusak lingkungan karena tidak terkontrol.

“Itu nanti akan menjadi wewenang teman-teman di Kabupaten untuk penegakan aturan terkait penambang liarm” ujarnya.

Namun, hingga saat ini pihaknya belum mendapatkan data jumlah penambang liar di DIY.

“Sebenarnya ada tim khusus yang akan melakukan pemantauan dan setiap saat lapor,” ujarnya.

Baca juga: Lihat Langsung Dampak Tambang di Sleman, GKR Hemas: Rasane Kaya Diapusi

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Terpapar Covid-19, Dokter Sahabat Ganjar Ini Kondisinya Membaik Selepas Terapi Plasma Konvalesen

Terpapar Covid-19, Dokter Sahabat Ganjar Ini Kondisinya Membaik Selepas Terapi Plasma Konvalesen

Regional
Siswa Tak Punya Ponsel dan Internet untuk Belajar, Ini Solusinya

Siswa Tak Punya Ponsel dan Internet untuk Belajar, Ini Solusinya

Regional
[POPULER NUSANTARA] 'Aksi di Rumah Mahfud MD Bukan Tanggung Jawab Saya' | Tukang Bakso Ditendang Pembeli

[POPULER NUSANTARA] "Aksi di Rumah Mahfud MD Bukan Tanggung Jawab Saya" | Tukang Bakso Ditendang Pembeli

Regional
Soal Demo di Rumah Mahfud MD, Korlap Mengaku Aksi Susulan dan Inisiatif Massa: Bukan Tanggung Jawab Saya

Soal Demo di Rumah Mahfud MD, Korlap Mengaku Aksi Susulan dan Inisiatif Massa: Bukan Tanggung Jawab Saya

Regional
Bermula 8 Siswa SMK Batuk dan Anosmia, Terbongkar 179 Siswa Positif Covid-19

Bermula 8 Siswa SMK Batuk dan Anosmia, Terbongkar 179 Siswa Positif Covid-19

Regional
4 Nelayan Diselamatkan Kapal Asing Setelah 12 Jam Karam di Tengah Laut

4 Nelayan Diselamatkan Kapal Asing Setelah 12 Jam Karam di Tengah Laut

Regional
Cerita Kemisan Berjalan Kaki 400 Km dari Kulon Progo, Setahun Hilang dan Dirazia Satpol PP di Surabaya

Cerita Kemisan Berjalan Kaki 400 Km dari Kulon Progo, Setahun Hilang dan Dirazia Satpol PP di Surabaya

Regional
Cerita FR yang Hilang di Tambang Pasir, Tidur di 'Backhoe' Saat Awan Panas Gunung Semeru Menerjang

Cerita FR yang Hilang di Tambang Pasir, Tidur di "Backhoe" Saat Awan Panas Gunung Semeru Menerjang

Regional
Cerita Losmen Puri, Penginapan Tua di Denpasar yang Masih Bertahan

Cerita Losmen Puri, Penginapan Tua di Denpasar yang Masih Bertahan

Regional
6 Bupati yang Terinfeksi Covid-19 dalam Sebulan Terakhir

6 Bupati yang Terinfeksi Covid-19 dalam Sebulan Terakhir

Regional
Fakta Terbaru Pengepungan Rumah Mahfud MD, Korlap Tak Mau Tanggung Jawab, Tak Tahu Ada yang Diperiksa Polisi

Fakta Terbaru Pengepungan Rumah Mahfud MD, Korlap Tak Mau Tanggung Jawab, Tak Tahu Ada yang Diperiksa Polisi

Regional
Sleman dan Klaten Siap Terima Pengungsi Gunung Merapi Lintas Wilayah

Sleman dan Klaten Siap Terima Pengungsi Gunung Merapi Lintas Wilayah

Regional
179 Siswa SMK Negeri Jateng Terpapar Covid-19, Uji Coba Belajar Tatap Muka Dihentikan

179 Siswa SMK Negeri Jateng Terpapar Covid-19, Uji Coba Belajar Tatap Muka Dihentikan

Regional
Ganjar Minta Penyintas yang Sembuh dari Covid-19 Donorkan Plasma Darah

Ganjar Minta Penyintas yang Sembuh dari Covid-19 Donorkan Plasma Darah

Regional
3 Dokter Kandungan RSD dr Soebandi Positif Covid-19, Berstatus Tanpa Gejala

3 Dokter Kandungan RSD dr Soebandi Positif Covid-19, Berstatus Tanpa Gejala

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X