Pengusaha Tambang di DIY Wajib Miliki 5 Rekomendasi dari OPD

Kompas.com - 28/09/2020, 19:23 WIB
Ilustrasi tambang KOMPAS/ADHITYA RAMADHANIlustrasi tambang

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Anggota DPD RI, Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Hemas beberapa waktu lalu melakukan kunjungan ke daerah terdampak tambang di Desa Hargobinangun Selatan, Kecamatan Pakem, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Masyarakat mengeluh lantaran tempat tinggalnya terdampak adanya penambangan pasir.

Hemas kemudian menyoroti soal proses perizinan tambang di DIY.

Menanggapi hal tersebut, Kasi Pertambangan Mineral, Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Energi Sumber Daya Mineral (PUP ESDM) DIY Puja Krisnanto menjelaskan, badan usaha yang akan mengajukan perizinan tambang harus mendapatkan rekomendasi dari beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

“Jadi untuk mengurus izin ada beberapa tahap. Pintunya ada di dinas penanaman modal DIY. melalui satu pintu di sana. DPPM DIY meminta rekomendasi ke OPD terkait seperti ESDM, balai besar yang berkaitan dengan pengelolaan sungai, kementerian PUPR, dan Dinas Tata Ruang juga,” kata Puja kepada Kompas.com, Senin (14/9/2020).

Baca juga: Lihat Langsung Dampak Tambang di Sleman, GKR Hemas: Rasane Kaya Diapusi

Tahap pertama, kata Puja, permohonan pengajuan Izin Usaha Pertambangan (IUP).

Setelah pengajuan pertama perusahaan tidak bisa langsung melakukan kegiatan pertambangan tetapi harus meningkatkan izin menjadi IUP eksplorasi.

“Untuk tahap pertama itu permohonan IUP. Setelah oke, dapat ditingkatkan IUP eksplorasi (tahap 2) nanti ada syarat-syarat juga selain wilayah sudah clear, membayar kewajiban keuangan seperti jaminan kesungguhan. Nah untuk meningkatkan tahap terakhir pemilik IUP eksplorasi melibatkan masyarakat setempat atau sosialisasi terkait kegiatannya. Sebenarnya saat izin awal juga harus melakukan sosialisasi kepada warga,” katanya.

Dalam izin tersebut, lanjutnya, terdapat kajian terhadap potensi tambang di lokasi seperti kepemilikan status lahan, dan kajian terhadap dampak tambang terhadap air, tanah.

Dia menambahkan, dalam melakukan eksplorasi ada sebuah studi kelayakan.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mulai 6 Desember, Tarif Tol Simpang Susun Waru-Bandara Juanda Surabaya Naik

Mulai 6 Desember, Tarif Tol Simpang Susun Waru-Bandara Juanda Surabaya Naik

Regional
Soal RS Ummi, Polisi Berencana Minta Keterangan IDI dan Sejumlah Ahli

Soal RS Ummi, Polisi Berencana Minta Keterangan IDI dan Sejumlah Ahli

Regional
Bawaslu Gunungkidul Telusuri Video Viral Bagi-bagi Uang

Bawaslu Gunungkidul Telusuri Video Viral Bagi-bagi Uang

Regional
Kota Bandung Zona Merah Covid-19, Dugaan Pemicu hingga Kata Ridwan Kamil

Kota Bandung Zona Merah Covid-19, Dugaan Pemicu hingga Kata Ridwan Kamil

Regional
Kendarai Motor Saat Mabuk, 3 Remaja Kecelakaan di Tanjakan, 1 di Antaranya Tewas

Kendarai Motor Saat Mabuk, 3 Remaja Kecelakaan di Tanjakan, 1 di Antaranya Tewas

Regional
1.553 Petugas KPPS Lampung Reaktif Covid-19, Bukannya Langsung Swab Malah 'Rapid Test' Ulang

1.553 Petugas KPPS Lampung Reaktif Covid-19, Bukannya Langsung Swab Malah "Rapid Test" Ulang

Regional
Medan Dilanda Banjir, Banyak Kendaraan Mogok di Kampung Lalang

Medan Dilanda Banjir, Banyak Kendaraan Mogok di Kampung Lalang

Regional
Parahnya Banjir di Medan, 7 Kecamatan Terdampak, 6 Orang Hilang, 2 Ditemukan Tewas

Parahnya Banjir di Medan, 7 Kecamatan Terdampak, 6 Orang Hilang, 2 Ditemukan Tewas

Regional
Terkait Polemik Kapal Isap Produksi di Babel, Gubernur Erzaldi Dukung Putusan RDP

Terkait Polemik Kapal Isap Produksi di Babel, Gubernur Erzaldi Dukung Putusan RDP

Regional
Banjir Bandang di Medan, 3 Orang Tewas hingga Imbauan Gubernur Edy

Banjir Bandang di Medan, 3 Orang Tewas hingga Imbauan Gubernur Edy

Regional
Permintaan Risma ke Warga Surabaya: Tolong Tidak Usah ke Mana-mana Dulu...

Permintaan Risma ke Warga Surabaya: Tolong Tidak Usah ke Mana-mana Dulu...

Regional
Jadi Zona Merah, Kota Bandung Terapkan PSBB

Jadi Zona Merah, Kota Bandung Terapkan PSBB

Regional
Guru MAN 22 Palmerah Positif Covid-19 Usai ke Yogya, PHRI: Jangan Kambing Hitamkan Pariwisata DIY

Guru MAN 22 Palmerah Positif Covid-19 Usai ke Yogya, PHRI: Jangan Kambing Hitamkan Pariwisata DIY

Regional
Ketinggian Banjir di Tanjung Selamat Medan hingga 6 Meter, Tim SAR Sulit Evakuasi Korban

Ketinggian Banjir di Tanjung Selamat Medan hingga 6 Meter, Tim SAR Sulit Evakuasi Korban

Regional
Erupsi Gunung Ile Lewotolok Masih Terjadi, Total 7.991 Warga Lembata Mengungsi

Erupsi Gunung Ile Lewotolok Masih Terjadi, Total 7.991 Warga Lembata Mengungsi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X