Strategi Kampanye Calon Petahana Lawan Kotak Kosong di Pilkada Kota Semarang

Kompas.com - 26/09/2020, 18:17 WIB
Deklarasi Kampanye Damai yang digelar KPU Kota Semarang, Sabtu (26/9/2020). KOMPAS.com/RISKA FARASONALIADeklarasi Kampanye Damai yang digelar KPU Kota Semarang, Sabtu (26/9/2020).

SEMARANG, KOMPAS.com - Pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi dan Hevearita Gunaryanti Rahayu mulai berkampanye door to door pada Sabtu (26/9/2020).

Pasangan petahana tersebut langsung bersilahturahmi ke beberapa tokoh masyarakat dan pimpinan redaksi media di Kota Semarang.

"Setelah deklarasi kampanye damai ini kita kunjungan ke beberapa sesepuh dan pimred media. Hari ini masih cukup longgar, besok baru kita gas pol," ujarnya usai Deklarasi Kampanye Damai yang digelar KPU Kota Semarang, Sabtu (26/9/2020).

Hendi mengatakan ada pembagian tugas dengan pasangannya dalam masa kampanye tersebut.

"Kita perbanyak blusukan, door to door dan virtual. Kalau mbak Ita nanti lebih banyak virtual. Saya kepengennya nanti blusukan-blusukan ke masyarakat, juga tempat sekiranya jadi aspirasi kita," ucapnya.

Baca juga: Calon Petahana Resmi Lawan Kotak Kosong di Pilkada Kota Semarang

Dalam situasi pandemi, Hendi berjanji kampanye yang dilakukannya tetap menerapkan protokol kesehatan ketat.

"Kita sudah pelajari PKPU yang baru, memang banyak keterbatasan. Namun sebagai paslon kita siap mematuhi peraturan itu," ujarnya.

Kendati ada pembatasan dalam kampanye pihaknya berusaha menciptakan kegiatan tatap muka yang menyentuh hati masyarakat agar datang ke TPS dan memilih.

"Kita sudah tandatangani pakta integritas dan kesepakatan kampanye damai, jadi akan kita patuhi PKPU dan juga keinginan kami agar Pilwalkot Semarang berlangsung sehat," ujarnya.

Model kampanye

Ketua KPU Kota Semarang, Henry Casandra Gultom mengatakan deklarasi kampanye damai yang digelar dalam rangka kesepakatan paslon untuk mematuhi protokol kesehatan.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cerita Rohani Ketika Suaminya Disebut Mirip Jokowi dan Viral

Cerita Rohani Ketika Suaminya Disebut Mirip Jokowi dan Viral

Regional
Sepatu dan Helm Klub Moge Jadi Barang Bukti Pengeroyokan 2 Anggota TNI di Bukittinggi

Sepatu dan Helm Klub Moge Jadi Barang Bukti Pengeroyokan 2 Anggota TNI di Bukittinggi

Regional
Diduga Sedang Tertidur Pulas, Satu Keluarga Tewas Terbakar

Diduga Sedang Tertidur Pulas, Satu Keluarga Tewas Terbakar

Regional
Terungkap Penyebab Kematian Karyawati SPBU di Kupang, Bukan Kecelakaan

Terungkap Penyebab Kematian Karyawati SPBU di Kupang, Bukan Kecelakaan

Regional
Disebut Covid-19 Usai 'Rapid Test', Pasien Melahirkan Merasa Dipingpong Rumah Sakit

Disebut Covid-19 Usai "Rapid Test", Pasien Melahirkan Merasa Dipingpong Rumah Sakit

Regional
Kasus Pengeroyokan Anggota TNI di Bukittinggi, 14 Motor Gede Diamankan Polisi

Kasus Pengeroyokan Anggota TNI di Bukittinggi, 14 Motor Gede Diamankan Polisi

Regional
Anggota Klub Moge Diduga Menganiaya dan Mengancam 2 Prajurit TNI

Anggota Klub Moge Diduga Menganiaya dan Mengancam 2 Prajurit TNI

Regional
Cemburu Buta Berujung Pembunuhan Berencana

Cemburu Buta Berujung Pembunuhan Berencana

Regional
Buruh di DIY Kecewa walaupun UMP Ditetapkan Naik, Apa Sebabnya?

Buruh di DIY Kecewa walaupun UMP Ditetapkan Naik, Apa Sebabnya?

Regional
Pemprov Jabar Tetapkan UMP 2021, Berapa Besarnya?

Pemprov Jabar Tetapkan UMP 2021, Berapa Besarnya?

Regional
Bawa Kabur Biaya Pernikahan Rp 10 Juta, Makcomblang di Lampung Ditangkap Polisi

Bawa Kabur Biaya Pernikahan Rp 10 Juta, Makcomblang di Lampung Ditangkap Polisi

Regional
Mendapat Berkah dari Hidroponik Barokah

Mendapat Berkah dari Hidroponik Barokah

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 31 Oktober 2020

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 31 Oktober 2020

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 31 Oktober 2020

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 31 Oktober 2020

Regional
Polisi Masih Dalami Motif Penumpang Perempuan yang Tusuk Sopir Taksi Online

Polisi Masih Dalami Motif Penumpang Perempuan yang Tusuk Sopir Taksi Online

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X