Diduga Kampanye Terselubung, Calon Bupati Petahana di Ogan Ilir Dilaporkan ke Bawaslu

Kompas.com - 26/09/2020, 07:37 WIB
Tim Advokasi Panca-Ardani menunjukkan surat tanda terima laporan mereka ke Bawaslu Ogan Ilir. Mereka  menuntut KPU menganulir Bupati Petahana Ilyas Panji Alam sebagai salah satu calon di Pilkada Ogan Ilir karena dugaan pelanggaran pilkada. KOMPAS.com/AMRIZA NURSATRIA HUTAGALUNGTim Advokasi Panca-Ardani menunjukkan surat tanda terima laporan mereka ke Bawaslu Ogan Ilir. Mereka menuntut KPU menganulir Bupati Petahana Ilyas Panji Alam sebagai salah satu calon di Pilkada Ogan Ilir karena dugaan pelanggaran pilkada.
Editor Rachmawati

KOMPAS.com - Calon bupati petahana Ogan Ilir, Ilyas Panji Alam dilaporkan tim advokasi salah satu tim paslon Pilkada Ogan Ilir ke Bawasalu karena dugaan melakukan pelanggaran.

Menurut Ketua Tim Adokasi Panca-Ardani Dhabi K Gumarya ada beberap bukti pelanggaran yang bawa ke Bawaslu salah satunya adalah sebuah rekaman video.

"Kami punya bukti diantaranya rekaman videonya," jelas Dhabi kepada wartawan, Jumat (25/9/2020) malam.

Baca juga: Salah Satu Tim Paslon Pilkada Ogan Ilir Laporkan Petahana, Ini Penjelasan Bawaslu

Ia pun merinci beberapa pelanggaran yang dilakukan oleh petahana.

Pelanggaran petahana seharusnya petahana tidak melantik pejabat enam bulan sebelum pendaftaran.

"Pelanggaran itu pertama melantik pejabat enam bulan sebelum pendaftaran yang seharusnya tidak boleh dilakukan," jelas Dhabi

Pelanggaran kedua adalah memanfaatkan bantuan Covid-19 untuk kepentingan politik pribadinya.

Baca juga: Pengunjuk Rasa Membawa Karung Beras Bansos Bergambar Bupati Ogan Ilir

Pelanggaran ketiga yakni pelantikan pengurus organisasi karang taruna dengan mengajak calon wakil bupatinya. Sehingga acara tersebut terkesan sebagai kampanye terselubung.

Dengan membawa bukti tersebut, tim Paslon nomor urut 1 ini menuntut KPU Ogan Ilir menarik penetapan paslon petahana Ilyas-Endang pada Pilkada 9 Desember 2020.

Pertemuan tim advokasi paslon nomor urut 1 dengan Bawaslu Ogan Ilir pada Jumat (25/9/2020) berlangsung tertutup.

Baca juga: Bupati Ogan Ilir Diminta Jawab Rekomendasi Pembatalan Pemecatan 109 Tenaga Medis

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 16 Januari 2021

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 16 Januari 2021

Regional
Tiba di Lampung, Jenazah Korban Sriwijaya Air SJ 182 Diserahkan ke Keluarga

Tiba di Lampung, Jenazah Korban Sriwijaya Air SJ 182 Diserahkan ke Keluarga

Regional
Update Banjir Kalsel, Ribuan Jiwa Penuhi Posko Pengungsian di Banjarbaru

Update Banjir Kalsel, Ribuan Jiwa Penuhi Posko Pengungsian di Banjarbaru

Regional
Aturan Baru, Penumpang Masuk Kepri Tak Boleh Sakit, Gubernur: Harus Jujur

Aturan Baru, Penumpang Masuk Kepri Tak Boleh Sakit, Gubernur: Harus Jujur

Regional
Rasakan Gempa Susulan di Mamuju, Mensos Risma Ingatkan Hal Ini

Rasakan Gempa Susulan di Mamuju, Mensos Risma Ingatkan Hal Ini

Regional
Sempat Kabur Setelah Jadi Tersangka, Terduga Mafia Tanah di Labuan Bajo Ditangkap

Sempat Kabur Setelah Jadi Tersangka, Terduga Mafia Tanah di Labuan Bajo Ditangkap

Regional
Guguran Awan Panas Merapi Meluncur 1,5 Km, Terjauh Selama Fase Erupsi

Guguran Awan Panas Merapi Meluncur 1,5 Km, Terjauh Selama Fase Erupsi

Regional
Satgas Covid-19 Sumbar: Ini Program Pemerintah, Ditunda karena Alasan yang Tidak Masuk Akal

Satgas Covid-19 Sumbar: Ini Program Pemerintah, Ditunda karena Alasan yang Tidak Masuk Akal

Regional
Antisipasi Adanya Penjarahan Bantuan Korban Gempa, Polisi dan TNI Akan Lakukan Pengawalan

Antisipasi Adanya Penjarahan Bantuan Korban Gempa, Polisi dan TNI Akan Lakukan Pengawalan

Regional
Fakta Video Viral Pengungsi Gempa Sulbar Diduga Jarah Bantuan, Polisi: Masih Diselidiki

Fakta Video Viral Pengungsi Gempa Sulbar Diduga Jarah Bantuan, Polisi: Masih Diselidiki

Regional
Berani Jambret Handphone Anak Pejabat Polda Riau, 1 Pelaku Ditembak, 1 Lainnya DPO

Berani Jambret Handphone Anak Pejabat Polda Riau, 1 Pelaku Ditembak, 1 Lainnya DPO

Regional
Ini Penyebab Cuaca Ekstrem di Sulut, Warga Diminta Waspada Bencana

Ini Penyebab Cuaca Ekstrem di Sulut, Warga Diminta Waspada Bencana

Regional
Pengungsi Gempa di Majene Kesulitan Air Bersih dan Listrik Masih Padam

Pengungsi Gempa di Majene Kesulitan Air Bersih dan Listrik Masih Padam

Regional
Vaksinasi Ditunda gara-gara Bupati Tak di Lokasi, Satgas Covid-19 Sumbar: Tak Masuk Akal

Vaksinasi Ditunda gara-gara Bupati Tak di Lokasi, Satgas Covid-19 Sumbar: Tak Masuk Akal

Regional
Update: 46 Orang Meninggal akibat Gempa Mamuju dan Majene

Update: 46 Orang Meninggal akibat Gempa Mamuju dan Majene

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X