Pengunjuk Rasa Membawa Karung Beras Bansos Bergambar Bupati Ogan Ilir

Kompas.com - 16/09/2020, 18:52 WIB
Koordinator Aksi Yongki Ariansyah menyerahkan barang bukti berupa kemasan karung beras bergambar bupati petahana Ilyas Panji Alam ke Ketua Bawaslu Ogan Ilir Dermawan Iskandar AMRIZA NURSATRIA HUTAGALUNGKoordinator Aksi Yongki Ariansyah menyerahkan barang bukti berupa kemasan karung beras bergambar bupati petahana Ilyas Panji Alam ke Ketua Bawaslu Ogan Ilir Dermawan Iskandar

INDRALAYA, KOMPAS.com - Sekelompok orang yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Ogan Ilir, Sumatera Selatan, menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Ogan Ilir, Rabu (16/9/2020).

Dalam aksinya, pengunjuk rasa meminta Bawaslu Ogan Ilir tidak mengesahkan pendaftaran bakal calon bupati dari petahana, yakni Ilyas Panji Alam.

Adapun, Ilyas Panji merupakan Bupati Ogan Ilir yang kembali mencalonkan diri pada Pilkada 2020.

Baca juga: Fakta Baru, Penusuk Syekh Ali Jaber Tidak Mengalami Gangguan Jiwa

Para pengunjuk rasa membawa karung beras yang pada bagian depannya terpampang foto Bupati Ogan Ilir Ilyas Panji Alam.

Koordinator aksi Yongki Ariansyah menemui Ketua Bawaslu Ogan Ilir dan menyerahkan karung beras tersebut.

"Dalam aksi ini kita menuntut Bawaslu Ogan Ilir tidak menetapkan Ilyas Panji Alam sebagai calon petahana yang maju sebagai calon bupati Ogan Ilir dalam Pilkada 9 Desember 2020. Kita menduga ada pelanggaran PKPU Nomor 1 Tahun 2020, Pasal 80 huruf a dan b," kata Yongki.

Baca juga: Video Viral TikTok, Melihat Ibu Saat Masih Hidup di Google Maps

Mereka juga menyerahkan flash disk berisi rekamam video seorang camat yang membagikan beras bansos bergambar Ilyas Panji Alam itu kepada warga di salah satu desa di kecamatan tersebut.

Yongki juga mengancam akan membawa persoalan ini ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) jika Bawaslu Ogan Ilir mengabaikan tuntutan mereka.

Menurut Yongki, bentuk pelanggaran yang diduga dilakukan adalah kampanye melalui foto di karung beras.

Ketua Bawaslu Ogan Ilir Dermawan Iskandar mengatakan, pihaknya akan mengkaji laporan pengunjuk rasa dan memproses sesuai aturan.

"Terhadap laporan pengunjuk rasa akan kami proses. Yakinlah bahwa Bawaslu Ogan Ilir akan bekerja profesional, tegak lurus dan tidak akan tunduk pada intervensi pihak manapun," kata Dermawan Iskandar

Saat coba dikonfirmasi, beberapa orang pengurus partai pengusung Ilyas Panji Alam belum memberikan tanggapan terkait unjuk rasa dan tuduhan pelanggaran pemilu yang dilaporkan ke Bawaslu.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Prajurit TNI Masuk Gorong-gorong di Sumedang, Angkut 5 Kuintal Sampah, Ini Faktanya

Prajurit TNI Masuk Gorong-gorong di Sumedang, Angkut 5 Kuintal Sampah, Ini Faktanya

Regional
Kisah Perempuan Asal Sorong yang Tidak Bisa Bangun Gara-gara Vertigo

Kisah Perempuan Asal Sorong yang Tidak Bisa Bangun Gara-gara Vertigo

Regional
Kisah Ibu Tunanetra Dampingi Anak Sekolah Daring Saat Pandemi: Ada Perasaan Waswas...

Kisah Ibu Tunanetra Dampingi Anak Sekolah Daring Saat Pandemi: Ada Perasaan Waswas...

Regional
Libur Panjang di Puncak, Kendaraan yang Abai Protokol Kesehatan Diminta Putar Balik

Libur Panjang di Puncak, Kendaraan yang Abai Protokol Kesehatan Diminta Putar Balik

Regional
Dinilai Merugikan, Puluhan Warga di Luwu Hentikan Paksa Aktivitas Galian C

Dinilai Merugikan, Puluhan Warga di Luwu Hentikan Paksa Aktivitas Galian C

Regional
IPB: Dana Riset Dasar Minim hingga Kurang Diminati, Indonesia Terancam Impor Riset Negara Lain

IPB: Dana Riset Dasar Minim hingga Kurang Diminati, Indonesia Terancam Impor Riset Negara Lain

Regional
Detik-detik 2 Santri Terseret Air Bah karena Ingin Tolong Teman, 1 Tewas, 1 Hilang

Detik-detik 2 Santri Terseret Air Bah karena Ingin Tolong Teman, 1 Tewas, 1 Hilang

Regional
Digugat IRT yang Tak Terima Dinyatakan Terpapar Covid-19, Gugus Tugas: Sudah Sesuai Prosedur

Digugat IRT yang Tak Terima Dinyatakan Terpapar Covid-19, Gugus Tugas: Sudah Sesuai Prosedur

Regional
Tak Lagi Zona Merah Covid-19, Banjarmasin Berencana Buka Objek Wisata

Tak Lagi Zona Merah Covid-19, Banjarmasin Berencana Buka Objek Wisata

Regional
3 Hari Keluar Kota, Warga Wajib Tunjukkan Hasil Tes Swab Negatif Covid-19 Saat Kembali ke Surabaya

3 Hari Keluar Kota, Warga Wajib Tunjukkan Hasil Tes Swab Negatif Covid-19 Saat Kembali ke Surabaya

Regional
4 Pria Tertangkap Bawa Sabu 6 Kg, Pelaku Diupah Rp 180 Juta

4 Pria Tertangkap Bawa Sabu 6 Kg, Pelaku Diupah Rp 180 Juta

Regional
'Warga Terdaftar Sebagai Penerima tapi Tidak Mendapat Bantuan'

"Warga Terdaftar Sebagai Penerima tapi Tidak Mendapat Bantuan"

Regional
[POPULER NUSANTARA] Bahar bin Smith Jadi Tersangka | Bocah Balita Kerap Minta Maaf karena Trauma

[POPULER NUSANTARA] Bahar bin Smith Jadi Tersangka | Bocah Balita Kerap Minta Maaf karena Trauma

Regional
Mereka yang Merawat Ikrar Sumpah Pemuda di Maluku, Kalbar, dan Sumbar

Mereka yang Merawat Ikrar Sumpah Pemuda di Maluku, Kalbar, dan Sumbar

Regional
Tak Terima Dinyatakan Positif Covid-19, IRT Gugat Gugus Tugas dan RS ke Pengadilan

Tak Terima Dinyatakan Positif Covid-19, IRT Gugat Gugus Tugas dan RS ke Pengadilan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X