Paslon Positif Corona, KPU Nunukan Hanya Tetapkan Satu Calon Bupati

Kompas.com - 23/09/2020, 16:22 WIB
Lima komisioner KPU Nunukan saat melakukan rapat pleno tertutup penetapan Paslon Kada 2020. Dok KPU NunukanLima komisioner KPU Nunukan saat melakukan rapat pleno tertutup penetapan Paslon Kada 2020.

NUNUKAN, KOMPAS.com –Komisi Pemilihan Umum (KPU) Nunukan hanya menetapkan satu pasangan calon ( paslon) Bupati Nunukan 2020–2024 dan menunda penetapan paslon lainnya.

Hal ini dikarenakan bacalon wakil bupati dari penantang petahana terkonfirmasi positif Covid-19.

"KPU Nunukan hari ini hanya menetapkan pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Nunukan 2020 Hj Asmin Laura Hafid dan Hanafiah. Hal ini tertuang dalam Surat Keputusan KPU Nunukan Nomor : 265/pl.02.1-Kpt/6503/KPU-Kab/IX/2020 tentang Penetapan Pasangan Calon Peserta Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Nunukan tahun 2020,"ujar ketua KPU Nunukan Rahman, Rabu (23/9/2020).

Baca juga: KPU Tetapkan Gibran-Teguh dan Bajo sebagai Calon Wali Kota Solo

Di Kabupaten Nunukan, ada dua Paslon yang akan bertarung di Pilkada Nunukan 2020, masing masing adalah paslon dari petahana Asmin Laura Hafid–Hanafiah.

Mereka didukung Partai Hanura (7 kursi), Golkar (2 kursi), PDI-P (2 kursi), Gerindra, Nasdem, Perindo, masing masing 1 kursi dan partai non parlemen di Nunukan, masing masing PKB dan Gelora.

Paslon penantang petahana adalah Danni Iskandar–Muhammad Nasir yang merupakan calon dari legislatif.

Selain masih aktif sebagai anggota DPRD Nunukan dari Partai Demokrat, Danni Iskandar merupakan eks ketua DPRD periode 2014–2019, sedangkan calon wakilnya, merupakan anggota DPRD Provinsi Kalimantan Utara yang juga masih aktif.

Keduanya didukung oleh Demokrat (5 kursi), PKS (4 kursi), PBB dan PPP, masing masing 1 kursi, partai pendukung non parlemen adalah PKPI dan PAN.

Jatah kampanye bagi paslon yang positif Covid-19 lebih sedikit.

Rahman menjelaskan, penetapan paslon Danni–Nasir masih menunggu hasil swab yang menyatakan kesembuhan Nasir.

Nanti, ketika hasil swab-nya dua kali berturut turut dinyatakan negatif, KPU akan segera mengeluarkan rekomendasi pemeriksaan kesehatan lalu menetapkan pencalonan.

"Positif Covid-19, tidak menggugurkan paslon, namun ada ketentuan dengan mengacu pada surat dinas KPU Nomor 788/PL.02.2-SD/06/KPU/IX/2020 perihal Pengundian Nomor Urut Pasangan Calon, point 2 huruf a menyebutkan, bakal calon yang positif Covid-19 diberi waktu paling lama 14 hari sejak persiapan pasangan calon untuk melakukan penanganan sesuai ketentuan perundangan yang mengatur mengenai pencegahan dan pengendalian Covid-19," jelasnya.

Baca juga: Penetapan Paslon dalam Pilkada Solo Tak Dihadiri Gibran dan Lawannya

Ia melanjutkan, dalam hal calon masih dinyatakan positif Covid-19 sampai dengan batas waktu sebagaimana dimaksud pada huruf a, maka dapat dilakukan penggantian bakal calon atau bakal pasangan calon.

"Yang perlu digarisbawahi adalah kata ‘dapat’, artinya boleh diganti, boleh juga tidak, tapi terlalu jauh kalau bicara masalah itu, kan PKPU masih ada yang dirubah, kita menunggu regulasi itu juga,"katanya.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pembuangan Limbah Pabrik di Jalanan Cianjur Berpotensi Mencemari DAS Citarum

Pembuangan Limbah Pabrik di Jalanan Cianjur Berpotensi Mencemari DAS Citarum

Regional
Wali Kota Hendi Pastikan Jokowi Akan Tinjau Vaksinasi Tahap 2 di Kota Semarang

Wali Kota Hendi Pastikan Jokowi Akan Tinjau Vaksinasi Tahap 2 di Kota Semarang

Regional
Kasus Covid-19 di Jateng Melandai, Ganjar Minta Upaya 3T Terus Digenjot

Kasus Covid-19 di Jateng Melandai, Ganjar Minta Upaya 3T Terus Digenjot

Regional
Resmikan Tempat Fisioterapi, Wali Kota Hendi Motivasi Penderita Cerebral Palsy

Resmikan Tempat Fisioterapi, Wali Kota Hendi Motivasi Penderita Cerebral Palsy

Regional
KM Fajar Baru 8 Terbakar Saat Bersandar di Pelabuhan Rakyat Sorong, Korban Jiwa Nihil

KM Fajar Baru 8 Terbakar Saat Bersandar di Pelabuhan Rakyat Sorong, Korban Jiwa Nihil

Regional
Kacang Tak Lupa Kulit, Ganjar Sempatkan Diri Sowan ke Rumah Indekos Semasa Kuliah

Kacang Tak Lupa Kulit, Ganjar Sempatkan Diri Sowan ke Rumah Indekos Semasa Kuliah

Regional
'Herlis Memang Pulang Kampung, Tapi Sudah Jadi Mayat'

"Herlis Memang Pulang Kampung, Tapi Sudah Jadi Mayat"

Regional
Kebijakan Wali Kota Hendi Antar Semarang Jadi Pilot Project Pendataan Keluarga

Kebijakan Wali Kota Hendi Antar Semarang Jadi Pilot Project Pendataan Keluarga

Regional
Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Regional
Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Regional
Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Regional
Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Regional
Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah 'Siap, Pak'

Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah "Siap, Pak"

Regional
Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Regional
[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X