Sebanyak 1.910 Peserta Lolos Tes Kesehatan Calon Praja IPDN

Kompas.com - 12/09/2020, 15:25 WIB
Calon praja IPDN mengikuti tes kesehatan di Polda asal pendaftaran. Dok. Humas IPDN/KOMPAS.com KOMPAS.COM/AAM AMINULLAHCalon praja IPDN mengikuti tes kesehatan di Polda asal pendaftaran. Dok. Humas IPDN/KOMPAS.com

SUMEDANG, KOMPAS.com - Sebanyak 1.910 peserta lolos tes kesehatan tahap I seleksi penerimaan calon praja (Capra) Institut Pemerintahan Dalam Negeri ( IPDN).

Sebelumnya, jumlah peserta yang mengikuti tes kesehatan tahap I ini sebanyak 3.022 orang, sesuai dengan jumlah peserta yang telah lolos tes seleksi kompetensi dasar (SKD).

Rektor IPDN Hadi Prabowo mengatakan, seluruh peserta yang lolos berhak mengikuti rangkaian tes selanjutnya.

"Hasil tes kesehatan tahap I ini disampaikan oleh Pusat Kedokteran dan Kesehatan (Pudokkes) Mabes Polri pada rapat pleno di Kampus IPDN Jakarta," ujar Hadi kepada Kompas.com melalui pesan instan WhatsApp, Sabtu (12/9/2020).

Baca juga: Tes SKD IPDN, Total Pendaftar 59.392 Sementara Kuota Tahun Ini Hanya 3.022

Hadi menuturkan, dari total 3.022 peserta yang berhak mengikuti tes kesehatan ini, peserta yang hadir hanya sebanyak 2.929 orang. Sisanya, 93 orang tidak hadir.

"Dari jumlah peserta yang hadir pada tes kesehatan tersebut, hanya 1.910 peserta yang lolos. Nama peserta yang lolos hasil tes ini telah diumumkan secara resmi oleh IPDN melalui situs SPCP IPDN https://spcp. ipdn.ac.id/2020," tutur Hadi.

Hadi menyebutkan, seluruh peserta yang telah lolos tes kesehatan tahap I ini akan mempersiapkan diri untuk melalui rangkaian tes selanjutnya. Yaitu tes psikologi, integritas dan lejujuran.

"Tes ini akan dilaksanakan oleh Mabes Polri dan dijadwalkan akan dilaksanakan pada tanggal 15 sampai dengan 16 September 2020 di Polda masing-masing provinsi asal pendaftaran," sebut Hadi.

Baca juga: Jokowi Minta Lulusan IPDN Lebih Inovatif dalam Bekerja

Hadi menambahkan, seluruh rangkaian tes psikologi, integritas dan kejujuran ini mengacu kepada MoU antara Mendagri dengan Kapolri Nomor 119/4349/SJ, dan Nomor NK/23/VII/2020.

"Untuk materi aspek psikologi pada tes ini meliputi kecerdasan, kepribadian dan sikap kerja. Sedangkan, materi pada aspek integritas dan kejujuran meliputi  integritas, inovasi, kepemimpinan,  transparansi, produktivitas, profesionalisme, dan religiositas," kata Hadi. 



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Seorang Kakek Hilang Tersesat di Hutan Serang, Banten

Seorang Kakek Hilang Tersesat di Hutan Serang, Banten

Regional
Soal Foto Komodo 'Adang' Truk, Pemprov NTT: Jangan Ditafsirkan Seolah Komodo Tidak Suka...

Soal Foto Komodo "Adang" Truk, Pemprov NTT: Jangan Ditafsirkan Seolah Komodo Tidak Suka...

Regional
Cerita Anya Membuat Perhiasan Cantik dari ASI, Produknya sampai ke Singapura

Cerita Anya Membuat Perhiasan Cantik dari ASI, Produknya sampai ke Singapura

Regional
Sederet Kisah Pernikahan Dini di NTB, Mulai Umur 12 Tahun hingga Menikahi 2 Gadis dalam Sebulan

Sederet Kisah Pernikahan Dini di NTB, Mulai Umur 12 Tahun hingga Menikahi 2 Gadis dalam Sebulan

Regional
Libur Panjang, Khofifah Minta Warga Waspadai Covid-19 dan Bencana Hidrometeorologi

Libur Panjang, Khofifah Minta Warga Waspadai Covid-19 dan Bencana Hidrometeorologi

Regional
Video Viral Belasan Remaja Saling Jambak dan Pukul hingga Tersungkur, Ini Penjelasan Polisi

Video Viral Belasan Remaja Saling Jambak dan Pukul hingga Tersungkur, Ini Penjelasan Polisi

Regional
Kamar Hotel Tempat Pedagang Pakaian Tewas Dibunuh Dipesan Seorang Pria Mabuk

Kamar Hotel Tempat Pedagang Pakaian Tewas Dibunuh Dipesan Seorang Pria Mabuk

Regional
Namanya Teratas dalam Survei Capres 2024, Ganjar: 'Ngurusi Mudik Disik Wae'

Namanya Teratas dalam Survei Capres 2024, Ganjar: "Ngurusi Mudik Disik Wae"

Regional
Pasien Rawat Jalan Tak Perlu Datang ke RSUD Sumedang, Ini Kegunaan Aplikasi Koncibumi

Pasien Rawat Jalan Tak Perlu Datang ke RSUD Sumedang, Ini Kegunaan Aplikasi Koncibumi

Regional
Kronologi Kakek 60 Tahun Dianiaya Tetangganya hingga Tewas

Kronologi Kakek 60 Tahun Dianiaya Tetangganya hingga Tewas

Regional
Antisipasi Lonjakan, Penumpang Kereta Api Diminta Lakukan Rapid Test Lebih Awal

Antisipasi Lonjakan, Penumpang Kereta Api Diminta Lakukan Rapid Test Lebih Awal

Regional
Hadapi Debat Pertama Lawan Gibran-Teguh, Pasangan Bajo Lakukan 3 Kali Simulasi

Hadapi Debat Pertama Lawan Gibran-Teguh, Pasangan Bajo Lakukan 3 Kali Simulasi

Regional
KPU Ternate Larang Paslon dan Pendukung Lakukan Arak-arakan Saat Hadiri Debat Pilkada

KPU Ternate Larang Paslon dan Pendukung Lakukan Arak-arakan Saat Hadiri Debat Pilkada

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 26 Oktober 2020

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 26 Oktober 2020

Regional
Hanya karena Sering Ngompol, Bocah Balita Dianiaya hingga Alami Trauma

Hanya karena Sering Ngompol, Bocah Balita Dianiaya hingga Alami Trauma

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X