Kompas.com - 08/08/2020, 17:08 WIB
PT KAI Daerah Operasional 9 Jember kembai mengoperasikan kereta api Pandanwangi, penumpang tak perlu rapid test Kompas.com/Dokumentasi PT KAI Daops 9 JemberPT KAI Daerah Operasional 9 Jember kembai mengoperasikan kereta api Pandanwangi, penumpang tak perlu rapid test

JEMBER, KOMPAS.com – PT KAI Daerah Operasional 9 Jember kembai mengoperasikan kereta api Pandanwangi relasi perjalanan Jember-Ketapang.

Kereta tersebut akan beroperasi pada Minggu 9 Agustus 2020. Calon penumpang kereta tak perlu menggunakan dokumen kesehatan atau keterangan rapid test Covid-19.

Baca juga: Tanam Sayur di Pekarangan Selama Pandemi, Ibu-ibu Ini Raup Belasan Juta Rupiah

“Karena KA Pandanwangi ini merupakan KA lokal, maka tidak diperlukan dokumen kesehatan sebagai persyaratan melakukan perjalanan,” kata Vice President PT KAI Daop 9 Jember Agus Barkah dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Sabtu (8/8/2020).

Meski begitu, PT KAI tetap menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Seperti pemeriksaan suhu tubuh, calon penumpang yang memiliki suhu lebih 37,3 derajat celcius tak diizinkan berangkat.

Penumpang juga diwajibkan memakai masker dan diimbau mengenakan pakaian lengan panjang.

“Kapasitas tempat duduk maksimal 70 persen yang kami terapkan,” tutur dia.

Ada empat KA Pandanwangi yang beroperasi setiap hari melayani masyarakat. Hal itu seiring dengan animo warga yang tinggi agar KA lokal ini beroperasi kembali.

Dengan beroperasinya kembali KA pandanwangi, maka pada bulan Agustus ini, Daop 9 mengoperasikan lima KA dengan 12 perjalanan KA setiap hari.

Untuk perjalanan jarak jauh, masyarakat tetap diminta membawa dokumen kesehatan, seperti keterangan rapid test.

Baca juga: Perjalanan Terduga Pelaku Fetish Kain Jarik, Ditangkap Tanpa Perlawanan di Kampung Halaman

“Kami menyediakan layanan rapid test Covid-19 Rp 85.000 di stasiun Daop 9,” jelas Agus.

Untuk itu, warga yang hendak melakukan perjalanan jauh, bisa memanfaatkan rapid test yang disediakan oleh PT KAI Daops 9. Dengan syarat, penumpang harus memiliki kode pemesanan atau tiket KA terlebih dahulu.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Resmikan Alun-alun Majalengka, Kang Emil: Silakan Berekspresi di Sini

Resmikan Alun-alun Majalengka, Kang Emil: Silakan Berekspresi di Sini

Regional
798 Tempat Penyokong Wisata Tersertifikasi CHSE, Jabar Siap Sambut Wisatawan Libur Lebaran

798 Tempat Penyokong Wisata Tersertifikasi CHSE, Jabar Siap Sambut Wisatawan Libur Lebaran

Regional
Peringati Hari Kartini, Wali Kota Madiun Minta Perempuan di Pemerintahan Berjiwa Melayani

Peringati Hari Kartini, Wali Kota Madiun Minta Perempuan di Pemerintahan Berjiwa Melayani

Regional
PPKM Diperpanjang, Wali Kota Medan Nyatakan Siap Ikuti Aturan

PPKM Diperpanjang, Wali Kota Medan Nyatakan Siap Ikuti Aturan

Regional
Tinjau Pengolahan Sampah Plastik, Kang Emil Imbau Masyarakat Gunakan “Octopus”

Tinjau Pengolahan Sampah Plastik, Kang Emil Imbau Masyarakat Gunakan “Octopus”

Regional
Selama Larangan Mudik, Wagub Uu Optimis Dapat Tekan Mobilitas Warga Jabar

Selama Larangan Mudik, Wagub Uu Optimis Dapat Tekan Mobilitas Warga Jabar

Regional
Terapkan Prokes dan PPKM di Kesawan City Walk, Pemkot Medan Lakukan Ini

Terapkan Prokes dan PPKM di Kesawan City Walk, Pemkot Medan Lakukan Ini

Regional
Ganjar Nilai Sistem Resi Gudang Grobogan Jadi Teladan Nasional, Mengapa?

Ganjar Nilai Sistem Resi Gudang Grobogan Jadi Teladan Nasional, Mengapa?

Regional
Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Regional
Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Regional
Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Regional
Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Regional
Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Regional
Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Regional
Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X