Tanam Sayur di Pekarangan Selama Pandemi, Ibu-ibu Ini Raup Belasan Juta Rupiah

Kompas.com - 08/08/2020, 15:59 WIB
Bertanam sayur di pekaragan rumah, ibu ibu di Magetan ini mampu meraup keuntungan hingga belasan juta rupiah. Mereka memanfaatkan pekarangan rumah dimasa pandemi virus corona KOMPAS.COM/SUKOCOBertanam sayur di pekaragan rumah, ibu ibu di Magetan ini mampu meraup keuntungan hingga belasan juta rupiah. Mereka memanfaatkan pekarangan rumah dimasa pandemi virus corona

MAGETAN, KOMPAS.com – Pekarangan rumah Lasmini (40) yang terletak di Desa Geni Langit Kabupaten Magetan, Jawa Timur, hijau dipenuhi sayuran yang ditanam di dalam plastik hitam berdiameter 30 centimeter.

Sayuran seperti sawi, tomat, daun bawang, cabai, bunga kol, kubis, ditanam dalam ratusan polybag.

“Semuanya ada 100-an polybag, yang ditanam ya sayur-sayuran. Menanamnya di sekitar rumah saja, pokoknya ada tempat buat polybag,” kata Lasmini ditemui di rumahnya, Sabtu (8/8/2020).

Lasmini mulai menanam sayur sejak pandemi Covid-19, sekitar tiga bulan lalu.

Aktivitas yang dibatasi karena pandemi Covid-19 membuat dirinya bingung. Ia pun menanam sayuran di dalam polybag untuk mengisi kegiatan bersama puluhan warga lain.

Baca juga: Kasus Fetish Kain Jarik, Pelaku Ditetapkan sebagai Tersangka UU ITE

"Mulainya sejak virus corona itu, karena kemarin banyak desa yang lockdown sehinga tidak bisa kemana mana,” kata dia.

Hampir setiap minggu warga Lasmini memanen sayuran tersebut. Ia pun menjual hasil kebunnya kepada warga sekitar.

“Yang paling mahal itu daun bawang karena satu kilogram bisa Rp 8.000. Kalau sayur yang paling cepat dipanen selada karena 20 hari sudah dipetik,” kata Lasmini.

Raup belasan juta rupiah

Lasmini tak sendiri, sekitar 35 ibu rumah tangga di lingkungannya juga ikut menanam sayuran di pekarangan rumah mereka.

Awalnya, Lasmini menanam sayuran itu hanya untuk konsumsi pribadi.

“Kalau mau masak kapan saja kan tinggal petik, segar dan enggak beli,” kata dia.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

'Acara KAMI Dibubarkan karena Dianggap Tak Ada Izin, padahal Acara Internal, Hanya Ramah Tamah'

"Acara KAMI Dibubarkan karena Dianggap Tak Ada Izin, padahal Acara Internal, Hanya Ramah Tamah"

Regional
Anak 8 Tahun Diduga Dianiaya Orangtua, Mengaku Disiksa Pakai Tang

Anak 8 Tahun Diduga Dianiaya Orangtua, Mengaku Disiksa Pakai Tang

Regional
Fakta Acara Silaturahim KAMI Batal Digelar di Surabaya, Diblokade Massa hingga Dibubarkan Polisi

Fakta Acara Silaturahim KAMI Batal Digelar di Surabaya, Diblokade Massa hingga Dibubarkan Polisi

Regional
11 Napi yang Dipindahkan dari Cipinang ke Lapas Garut Positif Covid-19

11 Napi yang Dipindahkan dari Cipinang ke Lapas Garut Positif Covid-19

Regional
Sejumlah Artis Bakal Turun Gunung Bantu Adly Fayruz Kampanye di Karawang

Sejumlah Artis Bakal Turun Gunung Bantu Adly Fayruz Kampanye di Karawang

Regional
Melebihi Batas Kecepatan di Tol Pekanbaru-Dumai Akan Ditilang

Melebihi Batas Kecepatan di Tol Pekanbaru-Dumai Akan Ditilang

Regional
Detik-detik Seorang Nenek Tewas akibat Kebakaran, Sempat Menolak Diselamatkan Warga

Detik-detik Seorang Nenek Tewas akibat Kebakaran, Sempat Menolak Diselamatkan Warga

Regional
5 Fakta Buntut Konser Dangdut di Tegal, Kapolsek Dicopot, Wakil Ketua DPRD Jadi Tersangka

5 Fakta Buntut Konser Dangdut di Tegal, Kapolsek Dicopot, Wakil Ketua DPRD Jadi Tersangka

Regional
Viral Bocah 8 Tahun Dianiaya dan Dibuang, Orangtua Sebut Anaknya Nakal dan Sering Mencuri

Viral Bocah 8 Tahun Dianiaya dan Dibuang, Orangtua Sebut Anaknya Nakal dan Sering Mencuri

Regional
Pencatutan Kiai di Pilkada Kabupaten Semarang, Bawaslu: Ranah Nahdlatul Ulama

Pencatutan Kiai di Pilkada Kabupaten Semarang, Bawaslu: Ranah Nahdlatul Ulama

Regional
Jadi Tersangka Usai Gelar Dangdut, Wakil Ketua DPRD Tegal: Ikuti Saja

Jadi Tersangka Usai Gelar Dangdut, Wakil Ketua DPRD Tegal: Ikuti Saja

Regional
3 Kartu Ini Wajib Dipromosikan Calon Kepala Daerah yang Diusung PKB

3 Kartu Ini Wajib Dipromosikan Calon Kepala Daerah yang Diusung PKB

Regional
Waqirin, Difabel Pembuat Layangan Besar, Untung Berlimpah Selama Musim Kemarau

Waqirin, Difabel Pembuat Layangan Besar, Untung Berlimpah Selama Musim Kemarau

Regional
Foto Viral Anak Dibuang dengan Wajah Terluka di Riau, Polisi Panggil Orangtuanya

Foto Viral Anak Dibuang dengan Wajah Terluka di Riau, Polisi Panggil Orangtuanya

Regional
Foto Viral Anak Laki-laki Dibuang Orangtuanya, di Wajahnya Ada Luka dan Disertai Selembar Surat

Foto Viral Anak Laki-laki Dibuang Orangtuanya, di Wajahnya Ada Luka dan Disertai Selembar Surat

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X