Belasan Polisi dan Pegawai Positif Covid-19, Kantor Samsat Kobar Sempat Tutup 2 Hari

Kompas.com - 27/07/2020, 08:06 WIB
Ilustrasi corona virus (Covid-19) shutterstockIlustrasi corona virus (Covid-19)

PANGKALAN BUN, KOMPAS.com - Sejumlah anggota kepolisian dan pegawai harian lepas (PHL) yang di Satuan Administrasi Manunggal Satu Atap ( Samsat) Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah, terkonfirmasi positif Covid-19.

Berdasarkan data yang berhasil dihimpun Kompas.com, kasus terkonfirmasi terdiri dari sembilan anggota Kepolisian Resor Kotawaringin Barat, lima pegawai harian lepas (PHL), dan satu orang pegawai Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pengelolaan Pendapatan Daerah (PPD) Badan Pendapatan Daerah Kalimantan Tengah yang bertugas di Samsat Kotawaringin Barat.

Menyikapi hal ini, Samsat Kobar telah menghentikan layanan di dalam kantor dan mengalihkannya ke layanan Samsat Keliling (Samling).

Baca juga: Tak Perlu ke Samsat, Bayar Pajak Kendaraan Bisa via Bukalapak

"Layanan dalam ruangan kantor kami hentikan dulu. Setiap hari kami sterilkan agar segera bisa digunakan untuk pelayanan lagi," ujar Kepala UPT PPD Badan Pendapatan Daerah Kalimantan Tengah Muhammad Rahman, Sabtu (25/7/2020).

Selama dua hari, 24 dan 25 Juli 2020, pelayanan dialihkan di luar ruangan dengan memanfaatkan fasilitas di bus Layanan Samsat Keliling.

Bus ini ditempatkan di halaman belakang kantor Samsat Kobar yang menghadap ke Jalan Sultan Imanuddin, Pangkalan Bun.

Rahman menambahkan, semua petugas kepolisian dan pegawai yang dinyatakan terkonfirmasi tersebut menjalani tes usap tenggorokan (swab) setelah sebelumnya dinyatakan rapid reaktif.

Semuanya diduga terpapar Covid-19 dari salah seorang petugas kepolisian yang menjadi kontak erat salah seorang tenaga kesehatan di Puskesmas Madurejo.

Baca juga: Bekanjur Banyu, Keceriaan Warga Kobar di Tengah Kepungan Banjir

Itu diungkapkan Kepala Bidang Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit (P2) Dinas Kesehatan Kotawaringin Barat Jhonferi Sidabalok saat dimintai konfirmasi.

"Dari hasil tracing terhadap kontak erat tenaga kesehatan di Puskesmas Madurejo itu, satu di antaranya bekerja di Samsat Kobar," terang Jhonferi.

Lalu, pihaknya melanjutkan pelacakan sehingga didapati sejumlah kontak erat lagi. Setelah screening melalui rapid test dan dinyatakan reaktif, mereka kemudian diikutsertakan dalam tes usap tenggorokan rutin yang digelar Gugus Tugas Covid-19 di Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Kotawaringin Barat pada 21 Juli lalu.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bayi Nadine Akhirnya Meninggal, Keluarga Berterima Kasih untuk Pembaca Kompas.com

Bayi Nadine Akhirnya Meninggal, Keluarga Berterima Kasih untuk Pembaca Kompas.com

Regional
Jelang Muktamar, Waketum PPP: Kami Berupaya Keluar dari Krisis di Pemilu 2019

Jelang Muktamar, Waketum PPP: Kami Berupaya Keluar dari Krisis di Pemilu 2019

Regional
Libur Panjang, Pengunjung 'Rest Area' Tol Trans Jateng Wajib Ikut Test Cepat

Libur Panjang, Pengunjung "Rest Area" Tol Trans Jateng Wajib Ikut Test Cepat

Regional
Gempa M 5,7 Guncang Bolaang Mongondow Selatan Sulut, Tak Berpotensi Tsunami

Gempa M 5,7 Guncang Bolaang Mongondow Selatan Sulut, Tak Berpotensi Tsunami

Regional
Mayat dengan Tangan Terikat Ditemukan di TPA Punggur Batam

Mayat dengan Tangan Terikat Ditemukan di TPA Punggur Batam

Regional
Digugat IRT yang Tak Terima Dinyatakan Positif Covid-19, Ini Kata Gugus Tugas

Digugat IRT yang Tak Terima Dinyatakan Positif Covid-19, Ini Kata Gugus Tugas

Regional
Hidup Berdampingan dengan Bencana di Lereng Gunung Merapi

Hidup Berdampingan dengan Bencana di Lereng Gunung Merapi

Regional
Terjadi Kepadatan di Tol Japek, Contra Flow Mulai dari Kilometer 47 sampai 61

Terjadi Kepadatan di Tol Japek, Contra Flow Mulai dari Kilometer 47 sampai 61

Regional
Curi Relief di Makam Tionghoa dan Dijual Rp 400.000 Per Potong, 4 Warga Kediri Ditangkap Polisi

Curi Relief di Makam Tionghoa dan Dijual Rp 400.000 Per Potong, 4 Warga Kediri Ditangkap Polisi

Regional
AWK, Anggota DPD Didemo karena Dianggap Lecehkan Kepercayaan Warga Bali

AWK, Anggota DPD Didemo karena Dianggap Lecehkan Kepercayaan Warga Bali

Regional
Ini Penampakan RS Karantina Covid-19 yang Sedang Dibangun di Bangka

Ini Penampakan RS Karantina Covid-19 yang Sedang Dibangun di Bangka

Regional
Langgar Aturan Kampanye, Ribuan Spanduk dan Baliho di Kabupaten Semarang Dicopot

Langgar Aturan Kampanye, Ribuan Spanduk dan Baliho di Kabupaten Semarang Dicopot

Regional
Perampok Bersenjata Ini Gunakan Emas Hasil Rampasan untuk Investasi

Perampok Bersenjata Ini Gunakan Emas Hasil Rampasan untuk Investasi

Regional
Sandiaga Uno dan Khofifah Digadang-gadang Jadi Ketum PPP, Waketum: Ikhtiar Membesarkan Partai

Sandiaga Uno dan Khofifah Digadang-gadang Jadi Ketum PPP, Waketum: Ikhtiar Membesarkan Partai

Regional
Merasa Dikucilkan Saat Dinyatakan Positif Covid-19, Seorang Ibu Gugat RS dan Gugus Tugas, Ini Ceritanya

Merasa Dikucilkan Saat Dinyatakan Positif Covid-19, Seorang Ibu Gugat RS dan Gugus Tugas, Ini Ceritanya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X