Kompas.com - 18/07/2020, 20:19 WIB
Wali Kota Ambon Richard Louhenapessy memberikan keterangan kepada waratwan terkait persiapan pelaksanaan PSBB di Kota Ambon, Sabtu sore (20/6/2020) KOMPAS.COM/RAHMAT RAHMAN PATTYWali Kota Ambon Richard Louhenapessy memberikan keterangan kepada waratwan terkait persiapan pelaksanaan PSBB di Kota Ambon, Sabtu sore (20/6/2020)

AMBON, KOMPAS.com - Penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) tahap kedua di Kota Ambon akan segera berakhir pada Minggu (19/7/2020) besok.

Setelah dua kali PSBB diberlakukan, Pemerintah Kota Ambon akan kembali memberlakukan PSBB transisi pada Senin (20/7/2020) pekan depan.

Kepastian itu disampaikan Wali Kota Ambon Richard Louhenapessy usai menggelar rapat koordinasi bersama gugus tugas percepatan dan penanganan Covid-19 Provinsi Maluku dan Kota Ambon, Sabtu (18/07/2020).

“Mulai senin pekan depan PSBB transisi di Ambon akan diberlakukan,” kata Richard kepada wartawan.

Baca juga: Seorang Kepala Dinas di Maluku Positif Covid-19, Dirawat di RSUP Ambon

Dia menjelaskan, dalam penerapan PSBB transisi aktivitas perekonomian yang sebelumnya ditutup total akan kembali dibuka seperti toko, mal dan plaza.

Meski demikian, pemilik usaha hanya diperbolehkan beraktivitas hingga Pukul 18.00 WIT.

Kelonggaran juga berlaku untuk kafe, rumah makan dan restoran.

Pengunjung diperbolehkan makan dan diminum di tempat.

 

“Bisa makan di tempat tapi tetap dibatasi misalnya di restoran itu ada 20 meja kita batasi hanya 10 meja, protokol kesehatan juga tetap dijalankan,” ujarnya.

Baca juga: Kasus Pengambilan Paksa Jenazah Covid-19 di Ambon, Seluruh Keluarga Dinyatakan Negatif

Khusus untuk salon kecantikan, pusat kebugaran dan pusat olahraga, Richard mengaku belum diizinkan beroperasi.

Menurutnya, para karyawan yang terkena imbas akibat PSBB transisi tetap akan mendapat bantuan dari Pemerintah Kota Ambon.

“Nanti para karyawan yang terkena dampak ini bisa melapor ke gugus tugas dan kita akan berikan bantuan sembako selama dua pekan,” ujarnya.

Selain itu, kata Richard, pembatasan juga masih akan dilakukan terhadap penyelenggaraan acara sosial budaya termasuk resepsi pernikahan.

”Nikah boleh tapi tidak boleh ada acara pesta, nanti diawasi secara ketat,” katanya.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Regional
Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Regional
Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Regional
Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Regional
Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Regional
Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Regional
Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Regional
Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Regional
Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Regional
Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Regional
Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Regional
Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Regional
Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Regional
Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Regional
Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X